Turnamen ini bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Natuna dan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
INIKEPRI.COM – Pantai Piwang, Ranai, mendadak menjadi pusat berkumpulnya para pecinta domino dari berbagai penjuru Kabupaten Natuna. Sebanyak 2.048 tim ambil bagian dalam Open Turnamen Akbar Domino Se-Kabupaten Natuna yang berlangsung selama sebulan penuh.
Turnamen tersebut resmi dibuka Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik di Alun-Alun Pantai Piwang, Jumat (2/10/2026) malam.
Ajang yang digelar Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) bersama Komunitas Pecinta Domino Natuna (KPDN) itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Natuna dan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Besarnya jumlah peserta membuat turnamen ini bukan sekadar pertandingan domino. Ribuan peserta dan masyarakat akan berinteraksi di satu kawasan selama hampir satu bulan, menjadikan Pantai Piwang sebagai ruang olahraga sekaligus ruang silaturahmi masyarakat.
Dukungan Raja Mustakim
Di balik terselenggaranya turnamen akbar tersebut, dukungan H. Raja Mustakim turut menjadi bagian penting. Raja Mustakim hadir sebagai sponsor utama kegiatan.
Dukungan tersebut mendapat apresiasi dari panitia karena membantu menghadirkan kompetisi yang melibatkan ribuan peserta sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi dan berkompetisi dalam suasana sportif.
Bagi panitia, turnamen ini juga menjadi momentum memperkenalkan PORDI sebagai organisasi olahraga domino yang telah hadir secara resmi di Kabupaten Natuna.
Ketua Pengda PORDI Kabupaten Natuna, Riswandi, mengatakan kegiatan tersebut memiliki dua tujuan sekaligus, yakni memeriahkan HUT Kabupaten Natuna dan HUT TNI serta memperkenalkan keberadaan organisasi PORDI kepada masyarakat.
“Selain memperingati HUT Kabupaten Natuna dan HUT TNI, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi keberadaan organisasi PORDI Natuna yang telah mendapatkan rekomendasi KONI dan MUI,” ujar Riswandi.
Ia menjelaskan, Pengda PORDI Natuna telah memperoleh surat keputusan pembentukan dan kepengurusan dari Pengprov PORDI Provinsi Kepulauan Riau pada awal September 2026.
Jarmin: Jangan Hanya Cari Juara
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik menyampaikan apresiasi kepada PORDI, KPDN, panitia penyelenggara serta seluruh pihak yang ikut menyemarakkan peringatan HUT Kabupaten Natuna dan HUT TNI melalui turnamen tersebut.
Jarmin berharap seluruh pertandingan berlangsung dengan menjunjung sportivitas dan kebersamaan.
Menurutnya, turnamen domino tidak hanya menjadi arena untuk menentukan pemenang, tetapi juga kesempatan bagi masyarakat untuk bertemu, berinteraksi dan mempererat hubungan silaturahmi.
Pesan serupa disampaikan perwakilan Danlanud Raden Sadjad, Kadister Lanud RSA Letkol Sus Edo Hartono. Ia menilai kegiatan olahraga masyarakat seperti turnamen domino dapat menjadi sarana memperkuat kebersamaan antara masyarakat dengan berbagai unsur di Kabupaten Natuna.
Pembukaan turnamen turut dihadiri sejumlah unsur pemerintah dan instansi, di antaranya Kadister Lanud Raden Sadjad Letkol Sus Edo Hartono, Kasubbagbin Kejaksaan Negeri Natuna Gimpassae Simbolon, S.H., M.H., Kasat Intel Polres Natuna Iptu Suranta Subakti, S.H., Kepala BPJS Kesehatan Ira Triwahyuni, Kepala RRI Ranai Vespa Krisnawathy, Camat Bunguran Timur Syuparman, para lurah se-Kecamatan Bunguran Timur, peserta serta masyarakat.
30 Hari, Hadiah Rp51 Juta
Open Turnamen Akbar Domino Se-Kabupaten Natuna dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, mulai 2 Oktober hingga 30 Oktober 2026. Seluruh pertandingan dipusatkan di kawasan Pantai Piwang Ranai.
Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp51 juta.
Juara pertama akan mendapatkan Rp15 juta, juara kedua Rp10 juta, juara ketiga Rp8 juta dan juara keempat Rp6 juta. Sementara peserta yang berhasil masuk 12 besar masing-masing memperoleh hadiah Rp1 juta.
Namun, kemeriahan turnamen tidak berhenti pada pertandingan domino. Panitia juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung, seperti donor darah, lomba karaoke lagu Melayu dan dangdut, apresiasi bagi pelaku UMKM serta senam massal.
Rangkaian kegiatan tersebut membuat turnamen dirancang bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara lebih luas.
Dari Meja Domino Menuju Pembinaan Atlet
Riswandi mengatakan para peserta yang berhasil menunjukkan prestasi dalam turnamen nantinya akan diusulkan kepada Pengurus Pusat PORDI untuk diproses sebagai atlet domino Kabupaten Natuna.
Dengan demikian, kompetisi ini diharapkan menjadi salah satu pintu masuk pembinaan olahraga domino di daerah.
“Kami berharap pertandingan ini berlangsung aman, tertib, lancar dan penuh suasana kekeluargaan. Mudah-mudahan turnamen ini tidak hanya menghasilkan para juara, tetapi juga menghasilkan persahabatan, kebersamaan dan silaturahmi yang semakin kuat,” ujar Riswandi.
Setelah sambutan dan laporan panitia, Jarmin secara resmi membuka turnamen dengan dimulainya pertandingan. Pembukaan tersebut sekaligus menandai dimulainya perjalanan panjang kompetisi yang akan berlangsung hingga akhir Oktober.
Dari 2.048 tim yang bertanding, nantinya akan lahir para juara. Namun jauh lebih besar dari sekadar trofi dan hadiah, turnamen ini membawa pesan bahwa sebuah permainan sederhana dapat menjadi ruang bertemunya banyak orang.
Di Pantai Piwang, domino bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Ada perjumpaan, persahabatan, UMKM yang bergerak, masyarakat yang berkumpul, dan silaturahmi yang terus terjalin.
Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk H. Raja Mustakim sebagai pendukung utama, Open Turnamen Akbar Domino Natuna diharapkan menjadi momentum semakin berkembangnya olahraga domino sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat di daerah kepulauan tersebut.
Penulis : RP
Editor : IZ

















