BMKG Peringatkan Kabut Asap Karhutla di Seluruh Kepri, Jarak Pandang Bisa Menurun

- Publisher

Kamis, 15 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Batam diselimuti kabut asap. Foto: INIKEPRI.COM

Kota Batam diselimuti kabut asap. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi perhatian di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam memperingatkan potensi kabut asap di seluruh wilayah Kepri pada Kamis (15/10/2026), yang dapat mengurangi jarak pandang dan mengganggu kesehatan pernapasan.

Dalam prakiraan cuacanya, BMKG menyebut kondisi cuaca Kepri secara umum didominasi awan dan udara kabur. Masyarakat diminta mewaspadai dampak asap karhutla, terutama ketika jarak pandang menurun dan kualitas udara terganggu.

“Waspada potensi asap karhutla di seluruh wilayah Kepulauan Riau yang dapat menyebabkan penurunan jarak pandang dan gangguan pernapasan,” demikian peringatan BMKG yang dikutip di Batam, Kamis (15/10/2026).

BACA JUGA:  Cuaca Kepri Saat HUT ke-81 RI Dominan Cerah Berawan, Natuna Paling Terik hingga 34 Derajat

BMKG menjelaskan, kondisi lapisan udara atas yang cenderung kering membuat potensi pembentukan awan hujan berkurang secara signifikan. Meski demikian, hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi pada pagi dan siang hari di sejumlah wilayah.

Suhu udara di Kepri diprakirakan berkisar antara 25 hingga 33 derajat Celsius. Sementara itu, kecepatan angin berada pada rentang 2–17 kilometer per jam, dengan arah yang bervariasi di setiap kabupaten dan kota.

Batam hingga Natuna Berpotensi Mengalami Udara Kabur

Berdasarkan prakiraan BMKG untuk 15–16 Oktober 2026, kondisi udara kabur berpotensi terjadi di seluruh kabupaten dan kota di Kepri, mulai dari Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Lingga, Natuna hingga Kepulauan Anambas.

BACA JUGA:  Ansar Menjadi Anggota Dewan SDA Nasional, Sumbang & Saran Masyarakat Dibutuhkan untuk Menentukan Kebijakan Terkait Air

Di Kota Batam, udara kabur diprakirakan terjadi pada pagi, malam, dan dini hari, sedangkan hujan ringan berpeluang turun pada siang hari. Pola serupa juga diprakirakan terjadi di Tanjungpinang, Bintan, dan Natuna.

Sementara itu, Karimun, Lingga, serta Kepulauan Anambas diprakirakan mengalami kondisi udara kabur sepanjang periode prakiraan, meskipun kondisi aktual dapat berubah mengikuti perkembangan cuaca.

Warga Diminta Tetap Waspada

Potensi kabut asap perlu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan dan pengguna jalan. Penurunan jarak pandang dapat meningkatkan risiko perjalanan, sedangkan paparan asap berpotensi memicu gangguan pernapasan.

BACA JUGA:  Berkat Cen Sui Lan, Folder Penanggulangan Banjir di Tanjungpinang dan Sei Pelunggut Dibangun pada 2024

Masyarakat diimbau mengikuti informasi cuaca dan kualitas udara terbaru dari instansi berwenang. Jika asap terasa mengganggu, warga dapat mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker yang sesuai, serta mencari tempat dengan udara lebih bersih.

BMKG mengingatkan bahwa prakiraan cuaca merupakan gambaran kondisi yang berpotensi terjadi. Karena itu, masyarakat tetap perlu memantau perkembangan terbaru di wilayah masing-masing, khususnya di tengah ancaman kabut asap karhutla yang meluas di Kepri.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Listrik Batam Pulih, Amsakar Apresiasi Kerja Keras Semua Pihak dan Dorong Perbaikan Layanan
Turnamen Domino Natuna Berhadiah Rp51 Juta, H. Raja Mustakim Siapkan Jersey Gratis untuk Semua Tim
Pemulihan Listrik PLN Capai 100%, BP Batam Turun Langsung Kawal Layanan dan Dunia Usaha
Natuna Siapkan 50 Gerobak Gratis, Cen Sui Lan Dorong UMKM Olahan Pangan Lokal
BP Batam dan Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik
BMKG Prakirakan Cuaca Kepri Hari Ini, Bintan dan Tanjungpinang Berpotensi Berkabut
Buka TMMD ke-130, Amsakar: Pembangunan Harus Dirasakan Langsung Masyarakat
BP Batam Percepat Pemulihan Air Pasca Pemadaman, 80 Persen Wilayah Batam Kembali Teraliri Air

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Listrik Batam Pulih, Amsakar Apresiasi Kerja Keras Semua Pihak dan Dorong Perbaikan Layanan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:49 WIB

Turnamen Domino Natuna Berhadiah Rp51 Juta, H. Raja Mustakim Siapkan Jersey Gratis untuk Semua Tim

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:32 WIB

BMKG Peringatkan Kabut Asap Karhutla di Seluruh Kepri, Jarak Pandang Bisa Menurun

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Pemulihan Listrik PLN Capai 100%, BP Batam Turun Langsung Kawal Layanan dan Dunia Usaha

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Natuna Siapkan 50 Gerobak Gratis, Cen Sui Lan Dorong UMKM Olahan Pangan Lokal

Berita Terbaru