Sadis! Pria Ini Sembelih Anak dan Tebas Kepala Istrinya, Lalu Serang Jamaah Masjid

- Publisher

Senin, 14 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Perbuatan AH (30 tahun), pria yang tega menyembelih bayinya dan menebas kepala istrinya di Dusun Perdau RT 02, Desa Sepaso Barat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, pada Minggu (14/6/2021, benar-benar terkutuk.

Setelah membunuh istri dan bayinya, ia kemudian mengamuk di masjid yang berada tak jauh dari rumahnya, dan menyerang jemaah yang hendak beribadah.

BACA JUGA:  Innalilahi, Calon Bupati Ini Meninggal di Hari Pencoblosan

Ia juga menyerang imam masjid hingga menyebabkan luka di bagian telinga dan tangan.

Awalnya, jemaah masjid yang melihat AH mengamuk, belum mengetahui bahwa AH telah membunuh istri dan anaknya.

Mereka baru tahu saat hendak memberitahukan perbuatannya kepada istrinya di rumahnya.

Saat tiba di rumah, warga mendapati istri dan anak AH yang masih bayi tewas dalam keadaan bersimbah darah.

BACA JUGA:  Viral! Mobil Ayahnya Sering Mogok, Kakak Beradik Patungan Berikan Hadiah Mobil Baru

Istrinya mengalami luka parah di bagian kepala, sementara bayinya yang berada di dalam gendongan, tersayat lehernya.

Terkejut melihat istri dan anak AH meninggal mengenaskan, warga pun melaporkan hal itu ke Polsek Bengalon, yang kemudian meneruskan laporan ke Polres Kutai Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, AH berbuat demikian karena diduga sakit jiwa semenjak menuntut ilmu hitam.

BACA JUGA:  Suami Jual Istri Lewat MiChat, Bantu Istri Menikah Lagi dengan Pelanggannya

Namun, motif sebenarnya saat ini tengah didalami oleh pihak kepolisian.

AH sendiri juga mengalami luka di bagian leher dan telinganya. Diduga, ia sempat melakukan percobaan bunuh diri usai membunuh istri dan anaknya.

“Pelaku sudah diamankan. Ada luka goresan di bagian lehernya,” kata Kapolsek Bengalon Slamet Riyadi. (AFP/INDOZONE)

Berita Terkait

Serahkan 57 Sertifikat Rumah Warga Perumahan Puak, Cen Sui Lan: Bukan Sekadar Dokumen, Tapi Jaminan Masa Depan Keluarga
Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan
Kasus Penganiayaan Bocah 9 Tahun di Batam Bertambah, Ayah Kandung Ikut Jadi Tersangka
Melayat ke Rumah Duka Kuntiu, Cen Sui Lan: Kepergiannya Menjadi Kehilangan bagi Keluarga Besar Natuna
Soal Polemik Pawai Dukungan MBG, Pemko Batam Ajak Masyarakat Cermati Informasi Secara Bijak
Tak Mau Natuna ‘Terisolasi’ Saat Libur Sekolah, Cen Sui Lan Minta Docking KM Bukit Raya Ditunda
Kiriman Video ke Wali Kelas Ungkap Kasus Persetubuhan Anak di Bengkong, Pemuda 20 Tahun Ditangkap
‘Blusukan’ ke Kompleks Perkantoran Bukit Arai, Cen Sui Lan Akui Banyak Gedung Pemkab Natuna Butuh Renovasi, Tapi Anggaran Terbatas
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:15 WIB

Serahkan 57 Sertifikat Rumah Warga Perumahan Puak, Cen Sui Lan: Bukan Sekadar Dokumen, Tapi Jaminan Masa Depan Keluarga

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:01 WIB

Kasus Penganiayaan Bocah 9 Tahun di Batam Bertambah, Ayah Kandung Ikut Jadi Tersangka

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:58 WIB

Melayat ke Rumah Duka Kuntiu, Cen Sui Lan: Kepergiannya Menjadi Kehilangan bagi Keluarga Besar Natuna

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:36 WIB

Soal Polemik Pawai Dukungan MBG, Pemko Batam Ajak Masyarakat Cermati Informasi Secara Bijak

Berita Terbaru