Bahayakan Demokrasi, Relawan Jokowi-Prabowo 2024 Disebut Gerakan Lucu

- Admin

Minggu, 20 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

INIKEPRI.COM – Baru-baru ini, muncul gerakan yang mengatasnamakan gerakan Jokowi-Prabowo atau yang disingkat Jokpro. Mereka membentuk Sekretariat Nasional untuk mendukung Jokowi-Prabowo dalam Pilpres 2024.

Terkait hal tersebut, pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Ujang Komaruddin menilai bahwa munculnya Jokpro itu adalah gerakan lucu yang membahayakan demokrasi.

Baca Juga :  PAN Setuju Pemilu Diundur, Ini Alasannya

Pasalnya, menurut konstitusi negara, seorang presiden hanya boleh menjabat maksimal selama dua periode. Maka, ia menyebut Jokpro adalah gerakan yang memaksakan agar Jokowi menjabat tiga periode.

“Gerakan lucu yang berbahaya bagi demokrasi. Karena ingin memaksakan Jokowi 3 periode. Bisa saja gerakan tersebut sengaja dibuat tuk kelabui rakyat,” ucap Ujang disitat dari Indozone, Sabtu (19/6/2021).

Baca Juga :  Bertemunya Ganjar dan Anies di Mekkah Bawa Momen Kesejukan

“Karena rakyat sudah banyak dibodohi dengan akrobat-akrobat politik yang aneh-aneh. Bisa juga ingin menjerumuskan Jokowi. Karena katanya Jokowi tak ingin 3 periode,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ujang juga mengatakan kalau Jokpro merupakan gerakan yang diatur sedemikian rupa guna melanggengkan kekuasaan. Menurutnya, hal itu akan berimbas pada kepercayaan rakyat terhadap kepemimpinan Jokowi.

Baca Juga :  Bawaslu Mantapkan Persiapan Sidang PHPU

“Gerakan biasa saja agar mereka tetap terus bisa berkuasa. Ini akan berhadapkan dengan gerakan rakyat yang sesungguhnya,” tandas Ujang. (RWH/INDOZONE)

Berita Terkait

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama
Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir
Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam
KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah
Raja Hery Mokhrizal Kembali Nahkodai Hanura Batam, Janji Bangun Kekuatan dari Akar Rumput
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo–Gibran Capai 81 Persen
Pemerintah Persilakan DPR Bahas Draf RUU Perampasan Aset
Ini Alasan Revisi UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaran Ibadah Haji dan Umrah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:39 WIB

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama

Kamis, 20 November 2025 - 12:39 WIB

Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir

Kamis, 13 November 2025 - 10:49 WIB

Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam

Senin, 10 November 2025 - 07:04 WIB

KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah

Jumat, 31 Oktober 2025 - 08:28 WIB

Raja Hery Mokhrizal Kembali Nahkodai Hanura Batam, Janji Bangun Kekuatan dari Akar Rumput

Berita Terbaru