Diabetes Jadi Penyerta Kematian Tertinggi COVID-19 di Batam

- Publisher

Senin, 11 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penguburan jenazah COVID-19 / Foto: Kompas

Ilustrasi penguburan jenazah COVID-19 / Foto: Kompas

INIKEPRI.COM – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Batam Kepulauan Riau mencatat, Diabetes Melitus merupakan penyakit penyerta tertinggi kasus kematian COVID-19 di daerah setempat, yaitu sebanyak 215 kasus, dari 838 kasus meninggal sejak awal pandemi.

Dalam keterangan yang dibagikan Kepala Dinas Kominfo Kota Batam Azril Apriansyah, Minggu 10 Oktober 2021 disebutkan dari 838 kasus meninggal COVID-19, 407 di antaranya dengan komorbid, dan 431 lainnya tanpa komorbid.

BACA JUGA:  Li Claudia Pastikan Persiapan Pesta Rakyat Batam, Hadirkan Charly Van Houten & Tri Suaka

Setelah diabetes melitus, penyakit komorbid lainya yaitu hipertensi sebanyak 181 kasus, pneumonia 104 kasus, Acute Respiratory Distress Syndrome 49 kasus, congestive heart failure 37 kasus, sepsis 32 kasus, dan hypertensive heart disease 33 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus meninggal COVID-19 di Batam relatif berkurang. Sejak 10 hari terakhir, kasus meninggal tercatat satu kasus.

BACA JUGA:  Premium dan Pertalite di SPBU Batam Kosong, Pengendara Terpaksa Pakai Pertamax

Pada Minggu, tercatat tambahan satu kasus konfirmasi COVID-19, tambahan dua sembuh, dan tidak ada yang meninggal.

Secara kumulatif, total kasus terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 25.806 orang, sebanyak 24.945 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 838 meninggal, dan 23 orang masih dalam aktif COVID-19.

“Tingkat kesembuhan 96,66 persen, tingkat kematian 3,25 persen, dan tingkat kasus aktif 0,09 persen,” demikian keterangan Satgas.

BACA JUGA:  BP Batam Matangkan Renja 2026: Strategi Kota Maju dan Kompetitif

Penyebaran COVID-19 juga sudah relatif dapat dikendalikan. Tiga kecamatan penyangga semuanya zona hijau, nihil kasus aktif COVID-19 yaitu Bulang, Galang, dan Belakangpadang.

Sedangkan di pulau utama, dari sembilan kecamatan, dua kecamatan di antaranya zona hijau yaitu Batuampar dan Sagulung, selebihnya zona kuning yaitu Bengkong, Nongsa, Batam Kota, Sei Beduk, Sekupang, Batuaji dan Lubuk Baja. (RM/ANTARA)

Berita Terkait

PLN Batam Ungkap Kronologi Blackout Batam-Bintan, Ini Empat Temuan Evaluasi
Batam-Penang Resmi Terhubung, Batik Air Malaysia Terbang Tiga Kali Sepekan
Bengkong Smiling Morning ke-16 Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi Warga
Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani
Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan
Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam
BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026
BP Batam Ajak Masyarakat Waspada terhadap Dampak Kabut Asap

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:06 WIB

PLN Batam Ungkap Kronologi Blackout Batam-Bintan, Ini Empat Temuan Evaluasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Bengkong Smiling Morning ke-16 Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi Warga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Amsakar Minta Camat dan Lurah Rajin Turun ke Lapangan, Persoalan Warga Harus Cepat Ditangani

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pansus Dua Ranperda, Ketertiban Umum Jadi Sorotan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Ribuan Botol Miras Diduga Masuk dari Singapura, Polisi Telusuri Jalur ke Batam

Berita Terbaru