DLH Tanjungpinang: Masih Banyak Warga Buang Sampah ke Laut

- Admin

Minggu, 21 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang membersihkan sampah yang ada di laut. Foto: Istimewa

Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang membersihkan sampah yang ada di laut. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau, menyatakan masih banyak warga yang tinggal di pesisir membuang sampah ke laut.

“Sampai sekarang masih banyak warga yang tinggal di pelantar yang membuang di laut. Karena sampah di laut kebanyakan dari sampah rumah tangga dan ada juga dari pasar,” kata Kepala DLH Tanjungpinang Riono saat dihubungi, Sabtu (20/11/2021).

Pihaknya, lanjut Riono, sudah sering melakukan sosialisasi kepada warga agar tidak membuang sampah ke laut. Selain itu, pihaknya juga sudah menyediakan tempat sampah di kawasan pesisir.

Baca Juga :  Wali Kota Rahma Ajak Mahasiswa Tangkal Penyebaran Informasi Hoaks

“Tong sampah kalau di luar ada kita sediakan, jumlahnya masih terbatas. Kita juga sudah menetapkan titik tertentu sebagai tempat sampah,” ucap mantan Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang ini.

Riono mengatakan, sampah itu bukan hanya berasal dari warga sekitar, melainkan juga dari kawasan lainnya yang dibawa gelombang laut.

Menurutnya, setiap subuh hingga pagi hari, petugas kebersihan menggunakan empat unit sampan menjaring sampah-sampah di pesisir Tanjungpinang.

Baca Juga :  Sumpah Pemuda ke-94, Rahma Ajak Bersatu Bangun Bangsa

Petugas tidak dapat menjaring sampah yang terbawa gelombang dan arus yang cukup kuat saat air laut pasang.

“Kita membersihkan masih menggunakan manual dengan cara ditangguk. Kita belum punya teknologi seperti diluar negeri dengan cara disedot, sehingga air kembali ke laut dan sampahnya di kapal sedot,” ujarnya.

“Kendala kita juga masih butuh personel untuk menangani masalah sampah pesisir, personel kita ada 20 orang. Sedangkan alat kita, perahu hanya empat. Satu perahu diawaki lima orang sama tekong,” tambahnya.

Baca Juga :  Siswa Tanjungpinang Tampil Gemilang, Sabet Juara Umum FTBI Kepri 2024

Ia menyampaikan, pembersihan laut dari sampah tidak akan berhasil bila warga masih membuang sampah ke laut. Dia pun mengimbau kepada warga untuk berperilaku hidup bersih dengan cara tidak membuang sampah ke laut.

“Kita juga mengimbau kepada warga untuk membentuk bank sampah. Karena di laut itu kebanyakan sampah plastik, sehingga kita minta masyarakat membentuk bank sampah, melakukan pemilahan sampah, kalau yang tidak bisa dipilah baru dibuang ke tempat pembuangan akhir,” tutupnya. (RP)

Berita Terkait

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru