Satgas COVID-19: Kepri Alami Kenaikan Kasus dalam Sebulan

- Publisher

Rabu, 5 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Nasional Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adi Sasmito. Foto: Istimewa

Juru Bicara Nasional Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adi Sasmito. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mengungkap dua provinsi yakni DKI Jakarta dan Kepulauan Riau (Kepri) mengalami kenaikan kasus per pekan dalam satu bulan.

Juru Bicara Nasional Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adi Sasmito dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa 4 Januari 2022, menyebut dua provinsi tersebut menyumbang kenaikan kasus nasional, dari 1.215 menjadi 1.409 kasus perpekan.

“Hal ini dikontribusikan oleh dua provinsi yang telah mengalami kenaikan kasus perpekan selama empat pekan berturut-turut. Provinsi tersebut adalah DKI Jakarta dan Kepulauan Riau,” ujar Wiku, dilansir dari ANTARA.

BACA JUGA:  Tinjau KRI Semarang, Bahtiar Berterima Kasih Bantuan TNI AL

Wiku menjelaskan di DKI Jakarta, kasus positif terus meningkat dari 212 menjadi 254, kemudian meningkat lagi menjadi 348 dan terakhir mencapai 526 kasus.

Sedangkan Kepulauan Riau meningkat cukup tajam dari yang awalnya hanya dua kasus, meningkat menjadi 93 kasus, meningkat lagi menjadi 140, dan terakhir mencapai 168 kasus.

Wiku menegaskan kenaikan kasus empat pekan berturut-turut di saat kasus di provinsi lainnya terus mengalami penurunan, serta kasus positif nasional yang rendah, menunjukkan alarm yang perlu untuk segera ditindaklanjuti.

BACA JUGA:  Isdianto Disumpah di Istana, Resmi Jadi Gubernur ke-4 Kepri

Dia mengatakan kunci mencegah lonjakan kasus sesuai yang tertuang dalam rilis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di masa lonjakan kedua di tengah keberadaan varian Delta, salah satunya adalah timing atau waktu yang tepat.

Menurut Wiku, lonjakan kasus hanya dapat dicegah dengan respons pengendalian kasus sedini mungkin.

“Kepada Gubernur DKI Jakarta dan Kepulauan Riau untuk menindaklanjuti hal ini dengan segera dalam dua pekan ke depan,” ujar dia.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Dapat Penghargaan Dari Kemenkeu RI, 12 Tahun Berturut-turut Raih Opini WTP dari BPK

Selain itu Wiku memohon kepada Pemerintah Daerah untuk memastikan Satgas posko di fasilitas umum dan tingkat desa atau kelurahan telah dibentuk dan berfungsi seluruhnya, agar pengawasan protokol kesehatan dapat dilakukan dengan maksimal.

Selanjutnya, mencegah kasus importasi yang sudah terlanjur masuk di suatu wilayah agar tidak menimbulkan lonjakan kasus akibat adanya transmisi, atau penularan di komunitas.

“Hal ini patut menjadi perhatian agar kita dapat memaksimalkan upaya pengendalian sesuai kondisi terkini di lapangan,” ujar Wiku. (DI)

Berita Terkait

KPDN dan Raja Mustakim Hadir untuk Sintia Bella, Bantuan Capai Rp10 Juta
Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam
Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti
Bupati Cen Sui Lan Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah, Perkuat Sinergi dengan BPN
Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani
Amsakar Berangkat Haji 21 Mei 2026, Tabungan 25 Tahun untuk Wujudkan Niat ke Tanah Suci
Kepala BP Batam Jadi Narasumber Kuliah Kerja Pasis Seskoau Tahun 2026
Amsakar dan Li Claudia Lepas Jemaah Haji Batam, Minta Doa untuk Kemajuan Kota

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 18:04 WIB

KPDN dan Raja Mustakim Hadir untuk Sintia Bella, Bantuan Capai Rp10 Juta

Jumat, 17 April 2026 - 14:03 WIB

Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam

Jumat, 17 April 2026 - 12:03 WIB

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti

Jumat, 17 April 2026 - 11:59 WIB

Bupati Cen Sui Lan Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah, Perkuat Sinergi dengan BPN

Jumat, 17 April 2026 - 07:00 WIB

Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani

Berita Terbaru