Banyak Warga Indonesia Tidak Mau Dipimpin Presiden dari Kalangan Militer dan Polisi

- Admin

Senin, 10 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kursi presiden. Foto: Istimewa

Ilustrasi kursi presiden. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kebanyakan warga di Indonesia tidak mau jika Presiden berikutnya memiliki latar belakang militer atau polisi.

Ini merupakan hasil survei nasional yang dilakukan oleh Dinamika Survei Indonesia (DSI) Dari 22 Desember 2021 sampai 6 Januari 2022.

Koordinator Survei Nasional DSI, Permadi Yuswiryanto dilansir dari GALAMEDINEWS.COM mengatakan, dari responden yang disurvei, ditemukan preferensi yang lebih kuat terhadap capres dengan latar belakang sipil, bukan militer.

Baca Juga :  Relawan di Kepri Deklarasikan Dukung Airlangga Hartarto Jadi Capres 2024

“Sebanyak 53,2 persen responden mengaku tidak setuju atau sangat tidak setuju dengan pernyataan ‘Presiden sebaiknya memiliki latar belakang militer/polri’,” ujar Permadi dalam keterangannya, Minggu, 9 Januari 2022.

Disebukan, responden yang setuju jika Presiden berlatar belakang militer atau Polri sebanyak 29,7 persen.

Sementara yang tidak menjawab atau tidak masalah dengan latar belakang sipil atau militer polri sebanyak 17,1 persen.

Baca Juga :  Hadapi Pilpres 2024, Ganjar Pranowo Dinilai Punya Modal Sosial yang Kuat

“Temuan ini tidak terlalu mengejutkan karena pemilih di dua pilpres memang cenderung melihat capres yang kuat bukan hanya mereka yang pernah berkarier di sektor militer,” katanya.

“Capres sipil justru memiliki peluang yang lebih besar untuk menang di alam demokrasi Indonesia saat ini, berkaca dari kesuksesan Joko Widodo di 2014 dah 2019 saat mengalahkan pesaingnya yang memiliki pengalaman di militer, Prabowo Subianto,” tandasnya.

Baca Juga :  Ketua KPU: Hasil Penghitungan Suara Pemilu 2024 Belum Ada

Survei ini dilakukan dengan metode multistage random sampling terhadap 1.988 orang di 34 provinsi secara proporsional dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen dan margin of error sebesar 2,2 persen. (DI/GALAMEDIANEWS)

Berita Terkait

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama
Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir
Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam
KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah
Raja Hery Mokhrizal Kembali Nahkodai Hanura Batam, Janji Bangun Kekuatan dari Akar Rumput
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo–Gibran Capai 81 Persen
Pemerintah Persilakan DPR Bahas Draf RUU Perampasan Aset
Ini Alasan Revisi UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaran Ibadah Haji dan Umrah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:39 WIB

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama

Kamis, 20 November 2025 - 12:39 WIB

Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir

Kamis, 13 November 2025 - 10:49 WIB

Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam

Senin, 10 November 2025 - 07:04 WIB

KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah

Jumat, 31 Oktober 2025 - 08:28 WIB

Raja Hery Mokhrizal Kembali Nahkodai Hanura Batam, Janji Bangun Kekuatan dari Akar Rumput

Berita Terbaru