Kualitas Iman, Ilmu Dan Amal: Momentum Bagi Generasi Muda Islam dalam Mencari Peluang dan Menghadapi Tantangan Masa Depan

- Admin

Selasa, 7 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amirul Khalish Manik. Foto: Istimewa

Amirul Khalish Manik. Foto: Istimewa

Oleh : Amirul Khalish Manik

INIKEPRI.COM – Saat ini tidak ada kata kunci yang begitu populer dan diminati oleh setiap bangsa, selain dari istilah “modernisasi dan industrialisasi”, kedua hal itu memang berhubungan erat dengan kemajuan dan pembangunan.

Di atas kedua kata kunci itu ditumpukan berbagai optimisme bahwa dengan modernisasi umat manusia akan mampu mengatasi kebodohan, kemiskinan dan keterbelakangan serta seterusnya daapat menjelajahi perkembangan dunia serta berkat industrialisasi jua yang dapat mengatasi masalah-masalah sosial-ekonomi. Kedua kata kunci itu memiliki korelasi dengan ilmu pengetahuan dan teknologi atau iptek.

Baca Juga :  Islamophobia Sebagai Psiko-Abnormal

BACA JUGA:

Kepri Terima 10 Ribu Al-Quran dari Yayasan Amirul Ummah Indonesia

Kendati modernisasi maupun industrialisasi pada dasarnya adalah untuk memecahkan masalah-masalah dasar pada hidup dan kehidupan umat manusia, namun yang terjadi malah sebaliknya, bahwa banyak di antara umat manusia yang keliru, menjadikan modernisasi dan industrialisasi sebagai tujuan, bukan sarana untuk mencapai kemaslahatannya. Demikian juga yang terus berkecamuk di alam pikiran generasi muda yang mengaku dirinya beridentitas Muslim, namun apa hendak dikata, mereka ini tersesat ditengah-tengah arus modernisasi dan diterpa kemajuan industrialisasi.

Baca Juga :  Kemerosotan Otak dan Pembatasan Media Sosial pada Anak

Suatu tantangan yang harus dihadapi, bukan hanya berdimensi jangka panjang tetapi dalam hitungan detik. Karena perkembangan perubahan itu yang menyebabkan semacam pergeseran tata nilai. Perubahan adalah sesuatu hal yang mesti terjadi. Akibat dari pandangan “iptek” mesti dikuasai, tetapi tanpa diselaraskan dengan nilai-nilai fundamental “iman dan taqwa” atau “imtaq”.

Baca Juga :  Sibuk Bahas Sindikat Mafia TPPO, Lupa Musuh Besar Bangsa adalah Kemiskinan

Sikap dan Perilaku Generasi Muda

Berita Terkait

Green Sukuk Semakin Populer, Tapi Kenapa Lingkungan Kita Masih Rusak?
Asap, Asa dan Amsakar Achmad
Refleksi Kartini: Emansipasi, Iman, dan Tantangan Perempuan Muslim Hari Ini
Strategi Delegitimasi Aktor Kebijakan dalam Pemerintahan Prabowo – Studi Kasus Tuduhan terhadap Sufmi Dasco Ahmad
Menerobos Rutinitas Birokrasi dengan Adab dan Etika
Kemerosotan Otak dan Pembatasan Media Sosial pada Anak
Haruskah Menderita Atas Nama Indonesia?!
1 Desember, Ditjen Imigrasi Terapkan Penerbitan E-Paspor 100 Persen
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 5 Juli 2025 - 10:52 WIB

Green Sukuk Semakin Populer, Tapi Kenapa Lingkungan Kita Masih Rusak?

Kamis, 29 Mei 2025 - 10:28 WIB

Asap, Asa dan Amsakar Achmad

Senin, 21 April 2025 - 11:02 WIB

Refleksi Kartini: Emansipasi, Iman, dan Tantangan Perempuan Muslim Hari Ini

Selasa, 8 April 2025 - 15:25 WIB

Strategi Delegitimasi Aktor Kebijakan dalam Pemerintahan Prabowo – Studi Kasus Tuduhan terhadap Sufmi Dasco Ahmad

Selasa, 11 Maret 2025 - 02:08 WIB

Menerobos Rutinitas Birokrasi dengan Adab dan Etika

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB