Pemkab Natuna Siapkan Lahan 12 Hektare untuk Rumah Layak Huni Masyarakat Berpenghasilan Rendah

- Publisher

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan program Penanganan dan Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) pada 2025 di Perumahan Puak, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna. Foto: ANTARA/M. Nurman

Bantuan program Penanganan dan Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) pada 2025 di Perumahan Puak, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna. Foto: ANTARA/M. Nurman

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna menyiapkan lahan seluas 12 hektare di kawasan Puak sebagai lokasi pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah, warga kurang mampu, hingga masyarakat yang harus direlokasi dari kawasan permukiman kumuh.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mengatakan pemerintah daerah sengaja mencadangkan lahan tersebut sebagai bentuk kesiapan mendukung program perumahan, baik yang bersumber dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Sebagian dari lahan itu telah dimanfaatkan untuk pembangunan 57 unit rumah melalui Program Penanganan dan Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) tahun 2025. Rumah-rumah tersebut diperuntukkan bagi warga yang direlokasi dari kawasan Batu Kapal.

BACA JUGA:  Pemkab Natuna Bahas Implementasi Sekolah Rakyat Usai Rakornas Bersama Kemensos RI

“Pemerintah Kabupaten Natuna telah menyiapkan lahan sekitar 12 hektare di kawasan Puak. Lahan ini kami siapkan untuk mendukung pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan, baik bagi warga berpenghasilan rendah maupun masyarakat yang harus direlokasi dari kawasan permukiman yang tidak lagi layak huni,” ujar Cen Sui Lan, Senin (29/6/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan 57 rumah tersebut menggunakan lahan sekitar 1,8 hektare karena tidak hanya membangun hunian, tetapi juga melengkapi kawasan dengan sarana dan prasarana pendukung.

Relokasi warga dari Batu Kapal dilakukan karena kawasan tersebut masuk kategori permukiman kumuh yang memerlukan penataan demi menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan tertata.

BACA JUGA:  Bupati Natuna Ajak Lansia Terapkan Pola Makan Sehat, Soroti Bahaya Gula Berlebih

Menurut Cen Sui Lan, persoalan kawasan kumuh masih menjadi tantangan di Natuna. Selain kawasan padat penduduk, masih terdapat masyarakat yang bermukim di bantaran sungai sehingga membutuhkan solusi penanganan secara bertahap.

“Masih ada beberapa kawasan yang memerlukan penataan, termasuk permukiman yang berada di bantaran sungai. Relokasi menjadi salah satu solusi agar masyarakat dapat tinggal di lingkungan yang lebih aman, sehat, dan memiliki kualitas hunian yang lebih baik,” katanya.

Meski demikian, Cen Sui Lan mengakui kemampuan keuangan daerah belum memungkinkan untuk membangun rumah layak huni dalam jumlah besar tanpa dukungan pemerintah pusat.

BACA JUGA:  Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir

Karena itu, keberadaan lahan yang telah disiapkan diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan program apabila pemerintah pusat kembali mengalokasikan anggaran pembangunan perumahan maupun relokasi masyarakat dari kawasan kumuh.

“Apabila pemerintah pusat kembali menghadirkan program pembangunan rumah atau relokasi kawasan kumuh, kami sudah siap dari sisi lahannya. Dengan begitu, pelaksanaannya bisa lebih cepat dan masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” tutur Cen Sui Lan.

Pemkab Natuna berharap kesiapan lahan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung program pengentasan kawasan kumuh sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, aman, dan berkelanjutan.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

KPDN Turun ke Perkebunan, Berburu Hama Tupai Sekaligus Pererat Silaturahmi dengan Warga Batu Gajah
Sekolah Rakyat Natuna Buka Pendaftaran 90 Siswa Baru, Cen Sui Lan Ajak Anak Putus Sekolah Segera Mendaftar
Bupati Natuna Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berikan Data yang Jujur
Pemkab Natuna Sediakan Rumah Tunggu Kelahiran, Permudah Akses Persalinan bagi Warga Kepulauan
Lanjutkan Kunjungan Kerja, Bupati Natuna Hadirkan Pasar Murah dan Layanan Publik di Pulau Tiga Barat
Blusukan ke Pulau Tiga, Cen Sui Lan Bawa Pasar Murah, Bantuan Sosial, hingga Layanan Kesehatan
Cen Sui Lan Pimpin High Level Meeting TP2DD, Natuna Matangkan Roadmap Digitalisasi Transaksi Daerah
Di Hadapan DPRD, Cen Sui Lan Beberkan Realisasi APBD 2025 dan Kemajuan Pengelolaan Keuangan Natuna

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:03 WIB

Pemkab Natuna Siapkan Lahan 12 Hektare untuk Rumah Layak Huni Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Senin, 29 Juni 2026 - 12:00 WIB

Sekolah Rakyat Natuna Buka Pendaftaran 90 Siswa Baru, Cen Sui Lan Ajak Anak Putus Sekolah Segera Mendaftar

Senin, 29 Juni 2026 - 11:42 WIB

Bupati Natuna Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berikan Data yang Jujur

Senin, 29 Juni 2026 - 08:50 WIB

Pemkab Natuna Sediakan Rumah Tunggu Kelahiran, Permudah Akses Persalinan bagi Warga Kepulauan

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:13 WIB

Lanjutkan Kunjungan Kerja, Bupati Natuna Hadirkan Pasar Murah dan Layanan Publik di Pulau Tiga Barat

Berita Terbaru