Karantina Dampingi Ekspor Ayam Hidup dari Kepri ke Singapura

- Admin

Rabu, 17 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karantina Pertanian Tanjungpinang, Kepri, memeriksa kesehatan ayam hidup yang diekspor ke negara Singapura, Jumat (12/5/2023). Foto:ANTARA/HO-Karantina Pertanian Tanjungpinang/am.

Karantina Pertanian Tanjungpinang, Kepri, memeriksa kesehatan ayam hidup yang diekspor ke negara Singapura, Jumat (12/5/2023). Foto:ANTARA/HO-Karantina Pertanian Tanjungpinang/am.

INIKEPRI.COM – Karantina Pertanian Tanjungpinang memastikan siap utjuk mendampingi kegiatan ekspor produk ayam broiler hidup asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ke Singapura.

“Pejabat kami baru saja melakukan pemeriksaan karantina terhadap 23.040 ekor ayam hidup yang dikirim ke Singapura,” kata Kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang, Aris Hadiyono, dilansir dari ANTARA, Selasa 16 Mei 2023.

BACA JUGA :

Karantina Pertanian Gencarkan Patroli Pencegahan Penyelundupan Pangan Ilegal

Pemeriksaan karantina meliputi pemeriksaan administrasi untuk memastikan kelengkapan dokumen persyaratan, selanjutnya dilakukan pemeriksaan fisik dan kesehatan untuk memastikan jumlah ayam yang dibawa sesuai dengan yang tertera di dokumen dan dipastikan ayam yang dikirim sehat.

“Sertifikat kesehatan hewan (KH-11) sudah diterbitkan, sehingga ayam itu dapat dikirim ke Singapura,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Lis Darmansyah Hadiri Peresmian Food Court A8 Pinang Harmoni Square, Pusat Kuliner dan Ruang Publik Baru untuk Masyarakat

Ia menjelaskan ekspor ayam sebanyak 23.040 ekor adalah trial ekspor fase kedua yang dilakukan oleh PT JCI melalui anak usahanya PT CA di Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, melalui Pelabuhan Sri Payung Batu Enam, Jumat (12/5).

Sebelum trial ekspor fase ke-dua ini berlangsung, katanya, pemilik telah memenuhi persyaratan sertifikat kompartemen bebas Avian Influenza (AI) dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, hasil uji Laboratorium dari Balai Veteriner Bukittinggi untuk Uji Salmonella.

Kemudian hasil uji laboratorium dari Balai Veteriner Wates untuk uji Salmonella enteriditis, serta Surat Keterangan Kesehatan Hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan.

Baca Juga :  Wawako Endang: Berantas Narkoba Perlu Partisipasi Aktif Seluruh Stakeholder

“Produk ayam broiler asal Bintan ini baru pertama kali diekspor,” ungkapnya.

Ragam baru komoditas ekspor dari Kepri ini, lanjutnya, merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah, sinergi Karantina bersama PKH Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Provinsi Kepri, Dinas Pertanian Kabupaten Bintan dan instansi terkait lainnya dalam menyukseskan program gerakan tiga kali ekspor atau Gratieks.

BACA JUGA :

Hewan Kurban Idul Adha 1444 H di Batam Dikarantina Tiga Hari

Setelah dilakukan dua kali trial ekspor ini, diharapkan ekspor akan berjalan lancar yang akan mulai dilaksanakan pada Juni 2023. “Karantina Pertanian Tanjungpinang mendukung segala upaya investor untuk kelancaran ekspor dengan pendampingan dan sertifikasi,” ujarnya pula.

Baca Juga :  Malam Ini, Disbudpar Tanjungpinang Gelar Pentas Seni Karya Musisi Tradisi

Ia menambahkan ayam hidup yang diekspor ke Singapura menggunakan jalur laut dan dikemas dalam kotak keranjang, setiap kotak berisi 12 ekor ayam. Setiap flat open kontainer memuat 340 kotak. Hal ini sesuai dengan permintaan negara tujuan.

Trial ekspor telah dilakukan dua fase, fase pertama dilakukan trial pengiriman ke Batam hasilnya baik, trial ekspor fase kedua pengiriman ke Singapura juga berhasil dengan baik.

“Trial dilakukan untuk memastikan teknik pengiriman ayam dengan kotak keranjang dan flat open container berjalan lancar dengan jumlah ayam per kotak yang ditetapkan jumlahnya,” tutup Aris Hadiyono. (DI/ANTARA)

Berita Terkait

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru