Makan Bergizi Gratis Jadi Sarana Edukasi Pola Hidup Sehat dan Cegah Stunting

- Publisher

Minggu, 12 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamen PPPA Veronica Tan bersama Wamen BKKBN Isyana Bagoes Oka meninjau lokasi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Posyandu Dahlia, Ciracas - Jakarta Timur. Foto : Kemen PPPA

Wamen PPPA Veronica Tan bersama Wamen BKKBN Isyana Bagoes Oka meninjau lokasi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Posyandu Dahlia, Ciracas - Jakarta Timur. Foto : Kemen PPPA

INIKEPRI.COM – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) terus berupaya menjalin kolaborasi yang erat untuk memberikan gizi terbaik bagi perempuan dan anak. Di mana salah satunya melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Program Makan Bergizi Gratis berkaitan erat dengan pencegahan stunting, dimana gizi anak harus diperhatikan sejak dalam kandungan hingga seribu hari pertama,” ujar Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan saat meninjau proses distribusi program Makan Bergizi Gratis bagi ibu hamil, ibu menyusui dan balita di posyandu Dahlia, Ciracas, Jakarta Timur pada Jumat (10/1/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wamen PPPA memberikan edukasi terkait pentingnya pemenuhan gizi bagi para ibu untuk mencegah anak stunting.

“Terkadang ibu hamil dan ibu menyusui itu lupa bahwa mereka perlu makan bergizi untuk memberikan nutrisi bagi janin maupun bayi. Oleh karenanya, pemerintah berupaya memberi perhatian kepada seribu hari kehidupan pertama anak yang dimulai dalam kandungan sampai balita yang dilaksanakan di posyandu,” ucapnya.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi sudah Resmikan 44 Bendungan selama 10 Tahun Kepemimpinannya

Wamen PPPA memaparkan bahwa dalam mencegah stunting pada anak, edukasi perlu diberikan kepada para ibu hamil dan menyusui. Hal tersebut dikarenakan perempuan kerap mendahulukan asupan makanan bagi anggota keluarga lain dibandingkan untuk dirinya sendiri.

Oleh karenanya, program Makan Bergizi Gratis dari pemerintah juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dan mengubah pola hidup masyarakat menjadi lebih sehat.

“Family planning atau perencanaan keluarga itu penting, salah satunya memastikan anak tumbuh dengan sehat. Kita sama-sama mengupayakan anak-anak yang berkualitas dengan memberikan makanan yang bergizi, dan bisa belajar di sekolah dengan kondusif. Kita berharap anak-anak tumbuh berkualitas dan diharapkan mampu bersaing, serta program Presiden menuju Indonesia emas 2045 tercapai,” kata Wamen PPPA.

BACA JUGA:  AKBP Andri Kurniawan, “Macan Barelang” Resmi Jabat Kapolres Pangandaran

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Isyana Bagoes Oka yang turut hadir menyampaikan bahwa jumlah ibu hamil di Indonesia mencapai 1,07 juta, sedangkan ibu menyusui sebanyak 3,7 juta sehingga pemenuhan gizi perlu mendapat perhatian sangat serius.

“Kami dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN terus berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional terkait pendataan, dan juga bersinergi dengan kader-kader tim pendamping keluarga yang jumlahnya hampir 600 ribu kader,” jelasnya.

Saat ini, pembagian makanan bergizi bagi ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak prasekolah dilaksanakan satu minggu sekali terlebih dahulu, dan sudah dilakukan di beberapa titik posyandu. Tapi selanjutnya ke depan, sistem ini akan terus disempurnakan agar nantinya seluruh ibu hamil bisa menerima manfaat.

Sementara itu, Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Prita Laura menjelaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ciracas melayani sejumlah posyandu, di antaranya Posyandu Anyelir dan Dahlia.

BACA JUGA:  Sodomi 25 Santrinya, Ustaz AH: 'Nanti Buah Zakarmu Bisa Besar, Istrimu Senang'

Di Posyandu Dahlia, tercatat 10 ibu hamil, 9 ibu menyusui, dan 26 balita, dengan total 45 paket. Sedangkan di Posyandu Anyelir tercatat sebagai penerima program Makan Bergizi Gratis sebanyak 4 ibu hamil, 3 ibu menyusui dan 23 balita, dengan total 30 paket.

Dalam kesempatan tersebut, Wamen PPPA turut mengunjungi SPPG Susukan, Ciracas untuk melihat proses memasak Makanan Bergizi Gratis yang disebarkan ke tujuh posyandu dengan jumlah 300 paket.

Salah satu penerima manfaat Makan Bergizi Gratis, Indah mengaku, pemberian program ini tidak hanya bermanfaat terhadap pemenuhan gizi ibu menyusui dan anak, melainkan peningkatan edukasi tentang pangan.

Para ibu mulai menyadari mengenai pentingnya kecukupan gizi dan contoh menu yang ideal, serta mendorong mereka untuk saling sharing mengenai gizi seimbang.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

AKBP Nendra Madya Tias Jadi Plt Kapolres Mentawai, Pernah Berkiprah di Kepri
Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam
96 Ribu Liter MinyaKita Tiba di Natuna, Cen Sui Lan Pastikan Harga Tak Melambung
Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Urus Administrasi BBM Nelayan Kini Jemput Bola
BMKG Gelar Sekolah Cuaca, Cen Sui Lan Dorong Nelayan Natuna Aman dan Mampu Bersaing
Erlita Amsakar Bawa Arahan Pusat ke Batam, Tata Kelola PKK hingga Posyandu Diperkuat
DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 08:33 WIB

AKBP Nendra Madya Tias Jadi Plt Kapolres Mentawai, Pernah Berkiprah di Kepri

Kamis, 24 September 2026 - 06:30 WIB

Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam

Kamis, 24 September 2026 - 06:13 WIB

96 Ribu Liter MinyaKita Tiba di Natuna, Cen Sui Lan Pastikan Harga Tak Melambung

Rabu, 23 September 2026 - 08:18 WIB

Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Urus Administrasi BBM Nelayan Kini Jemput Bola

Selasa, 22 September 2026 - 07:13 WIB

Erlita Amsakar Bawa Arahan Pusat ke Batam, Tata Kelola PKK hingga Posyandu Diperkuat

Berita Terbaru