INIKEPRI.COM – Deru mesin dan semangat kompetisi menggema di Sirkuit Temenggung Abdul Jamal, Sabtu (5/7/2025), saat Kejuaraan Daerah (Kejurda) Drag Race, Road Race, dan Drag Bike resmi digelar. Ajang otomotif bergengsi ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, turut hadir menyaksikan pembukaan kejuaraan yang diikuti ratusan pembalap dari berbagai daerah. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap dunia olahraga otomotif sekaligus dorongan bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat secara positif.
Dalam kesempatan tersebut, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan. Menurutnya, kejuaraan seperti ini bukan hanya ajang balapan, tapi juga memiliki potensi besar mendongkrak sport tourism Batam.
“Ajang ini menjadi sarana penyaluran bakat, khususnya bagi anak-anak muda. Namun yang lebih penting, ini ruang untuk merajut sportivitas dan menjaga kebersamaan,” ungkap Amsakar.
Ia pun berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi nilai sportif. Menurutnya, semangat meraih kemenangan harus dibarengi dengan sikap saling menghormati di lintasan.
“Kompetisi penting, tapi solidaritas jauh lebih bermakna. Olahraga membentuk karakter dan kebersamaan,” tambahnya.
Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Syafruddin, selaku inisiator kegiatan, juga hadir langsung membuka acara. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, IMI, komunitas otomotif, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun iklim olahraga otomotif yang sehat dan profesional.
Asep mengapresiasi lonjakan peserta yang tahun ini tembus lebih dari 700 orang dari berbagai provinsi seperti Riau, Sumbar, Jambi, Sumut, Aceh, hingga Jawa Barat. Hal ini, katanya, menunjukkan tingginya antusiasme terhadap dunia balap di Kepri.
“Terima kasih kepada IMI Kepri, Barelang Motor Sport, panitia, sponsor, dan semua peserta. Ini bukti energi positif dari otomotif,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya keselamatan dengan penggunaan perlengkapan lengkap seperti helm dan baju balap. Meski perkembangan otomotif Kepri pesat, ia menyoroti belum adanya sirkuit permanen di Batam.
“Kami akan dorong pembangunan sirkuit bersama pemerintah. Ini bisa jadi magnet wisata, termasuk dari Singapura dan Malaysia,” tambahnya.
Selain balapan, Polri juga menggelar kegiatan sosial untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
Ketua IMI Kepri, Rizky Faisal, menyebut kejuaraan ini sebagai salah satu ajang otomotif terbesar di Sumatera yang memperebutkan Trofi Kapolda Kepri 2025. Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai daerah tak hanya menambah semangat kompetisi, tapi juga mempererat silaturahmi antarprovinsi.
Ajang ini digelar selama dua hari dan mempertandingkan berbagai kelas. Selain jadi ajang adu kecepatan, event ini diharapkan ikut mendorong ekonomi kreatif dan menguatkan Batam sebagai destinasi wisata otomotif.
Penulis : RP
Editor : IZ

















