Bupati Natuna Cen Sui Lan akan Lawatan ke Jerman, Tindak Lanjuti Pengadaan Radar Canggih untuk BMKG Natuna

- Publisher

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cen Sui Lan dan Kapus Meterologi Maritim BMKG meninjau gedung BMKG Natuna. Foto: Istimewa

Cen Sui Lan dan Kapus Meterologi Maritim BMKG meninjau gedung BMKG Natuna. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, dijadwalkan akan melawat ke Jerman pada awal November 2025. Namun perjalanan ini bukan sekadar kunjungan kehormatan, melainkan misi penting: menindaklanjuti pembangunan Radar MS-2 di Stasiun Meteorologi Maritim Natuna, yang merupakan hasil kerja sama antara Indonesia dan Jerman.

Radar berteknologi tinggi buatan Jerman itu telah terpasang di BMKG Natuna dan kini memasuki tahap uji coba. Keberadaannya diharapkan tak hanya memperkuat sistem pemantauan cuaca dan keselamatan maritim, tetapi juga memberi dampak ekonomi langsung bagi sektor perikanan dan kelautan Natuna.

“Radar itu sudah terpasang di Natuna dan telah melalui tahap uji coba. Ke Jerman nanti, kami akan meninjau langsung pabrik pembuat radar tersebut sekaligus memantau pelatihan bagi operatornya. Operator radar itu putra-putri Indonesia, mereka sedang dilatih di Jerman,” ujar Cen Sui Lan, Kamis (23/10/2025).

BACA JUGA:  Lewat Aspirasi Cen Sui Lan, Beasiswa PIP Tahun 2023 untuk 6.000 Pelajar Se-Kepri Telah Cair

Buah Perjuangan Panjang Sejak di DPR RI

Radar canggih MS-2 bukan proyek yang muncul tiba-tiba. Gagasan pengadaan radar ini sudah diperjuangkan Cen Sui Lan sejak dirinya masih menjadi Anggota Komisi V DPR RI. Saat itu, ia menilai keberadaan radar berteknologi tinggi sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan, khususnya Natuna.

Dalam berbagai rapat dengar pendapat di DPR, Cen Sui Lan secara konsisten mendorong pemerintah pusat agar menyediakan radar berjenis MS-2 yang mampu menjangkau radius hingga 600 kilometer.

Perjuangan panjang itu akhirnya membuahkan hasil setelah sekitar lima tahun berjalan. Pada tahun 2024, gedung radar di Stasiun Meteorologi Maritim Natuna resmi rampung, dan kini radar buatan Jerman tersebut telah berdiri megah di lokasi.

“Sejak di DPR, saya terus perjuangkan agar Natuna punya radar modern. Ini bukan hanya soal teknologi, tapi soal masa depan ekonomi dan keselamatan warga di daerah perbatasan,” tegas Cen Sui Lan.

BACA JUGA:  Lihat Keadaan Keluarga Suku Laut di Pulau Gare Batam, Cen Sui Lan Teteskan Air Mata

Natuna, Titik Strategis Dunia yang Butuh Teknologi Akurat

Letak geografis Natuna yang berada di jalur pelayaran internasional menjadikannya salah satu kawasan paling strategis di Indonesia. Namun, kondisi cuaca di wilayah ini dikenal cepat berubah dan kerap ekstrem.

Karena itu, keberadaan radar modern menjadi penopang penting sistem deteksi dini cuaca dan keselamatan maritim, baik bagi nelayan, penerbangan, maupun pelayaran.

Melansir metroindonesia.co.id, lawatan Bupati Cen Sui Lan ke Jerman dijadwalkan pada 2 November 2025, tergantung penyelesaian administrasi dan jadwal dari pihak penerima di Jerman.

“Kami masih menunggu jadwal resmi dari pihak Jerman. Rencananya Bupati Cen berangkat tanggal dua November, kalau semua urusan di kedutaan selesai,” ujar Izhar, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setdakab Natuna.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Pecat Dirut dan Jajaran RSUD Natuna, Buntut Amburadulnya Layanan

Bangun Sinergi dengan Jerman untuk Teknologi dan Ekonomi Maritim

Dalam lawatan ini, Bupati Cen akan didampingi oleh perwakilan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Selain meninjau fasilitas radar dan pelatihan operator, kunjungan ini juga diharapkan menjadi pintu pembuka kerja sama baru antara Pemkab Natuna dan Pemerintah Jerman di bidang teknologi lingkungan, mitigasi bencana, dan penguatan ekonomi maritim.

“Radar ini bukan hanya untuk memantau cuaca. Ke depan, fungsinya juga bisa dioptimalkan untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, terutama di sektor perikanan dan kelautan,” kata Cen Sui Lan menegaskan.

Dengan beroperasinya radar MS-2 buatan Jerman, Natuna akan menjadi pusat pengamatan cuaca maritim paling canggih di kawasan barat Indonesia, sekaligus simbol keberhasilan sinergi antara perjuangan lokal dan dukungan teknologi global.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Cen Sui Lan Serahkan Sertifikat dan TISKA kepada 25 Pramuka Natuna Peserta Jambore Nasional XII
Kemarau hingga 2027, Cen Sui Lan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan dan Karhutla di Natuna
MAN 1 Natuna Borong Tiga Gelar di STAI Cup 2026, Dominasi Sepak Takraw dan Voli
Cen Sui Lan Kawal Hilirisasi Kelapa Natuna, 497 Petani Dapat Dukungan 350 Hektare
Turnamen Voli Gubernur-Wagub Kepri Ditutup, Cen Sui Lan Minta Dukungan Olahraga untuk Natuna Diperkuat
Pulau Laut, Serasan dan Midai Bakal Punya Gedung Bulog, Pemkab Natuna Pastikan Persiapan Rampung
Natuna Menatap 2027: Bupati dan DPRD Kunci Arah Anggaran Pembangunan
Cen Sui Lan Bawa Dokter Spesialis ke Kelarik, 80 Warga Ikuti CKG: Pelayanan Kesehatan Harus Datang Mendekat ke Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Cen Sui Lan Serahkan Sertifikat dan TISKA kepada 25 Pramuka Natuna Peserta Jambore Nasional XII

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:13 WIB

Kemarau hingga 2027, Cen Sui Lan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan dan Karhutla di Natuna

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Cen Sui Lan Kawal Hilirisasi Kelapa Natuna, 497 Petani Dapat Dukungan 350 Hektare

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Turnamen Voli Gubernur-Wagub Kepri Ditutup, Cen Sui Lan Minta Dukungan Olahraga untuk Natuna Diperkuat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Pulau Laut, Serasan dan Midai Bakal Punya Gedung Bulog, Pemkab Natuna Pastikan Persiapan Rampung

Berita Terbaru