INIKEPRI.COM – Kebakaran kembali terjadi di kawasan galangan kapal Batu Aji, Kota Batam, Minggu (25/1/2026) siang. Sekitar pukul 14.00 WIB, kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari area industri maritim yang diduga berada di lingkungan PT ASL Shipyard Indonesia.
Berdasarkan rekaman visual yang beredar di media sosial, api terlihat melalap sebuah kapal berwarna putih yang sedang berada dalam kondisi docking atau perbaikan. Kobaran api tampak membesar dari bagian kapal, memicu kepanikan di sekitar lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun aparat terkait mengenai penyebab kebakaran, jumlah korban, maupun potensi kerugian akibat insiden tersebut. Petugas pemadam kebakaran dilaporkan segera menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Bukan Insiden Pertama
Kebakaran ini menambah daftar insiden serupa yang pernah terjadi di galangan PT ASL Shipyard. Sebelumnya, pada Oktober 2025, kebakaran hebat melanda kapal tanker MT Federal II yang tengah menjalani perbaikan di lokasi yang sama. Peristiwa tersebut menewaskan belasan pekerja dan melukai puluhan lainnya, sehingga menjadi salah satu kecelakaan kerja terbesar di sektor galangan kapal Batam.
Selain itu, pada Juni 2025, kebakaran juga dilaporkan terjadi di area galangan saat proses perbaikan kapal, yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka. Sejumlah kasus tersebut sempat masuk dalam proses penyelidikan aparat penegak hukum, termasuk pemeriksaan penerapan standar keselamatan kerja.
Menunggu Hasil Penyelidikan
Insiden kebakaran yang kembali terjadi ini menimbulkan perhatian publik terhadap aspek keselamatan dan pengawasan kerja, khususnya pada aktivitas perbaikan kapal yang melibatkan pekerjaan panas (hot work).
Pihak kepolisian diharapkan segera menyampaikan hasil awal penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran serta memastikan tidak adanya korban jiwa. Hingga saat ini, masyarakat dan pekerja sekitar lokasi masih menunggu informasi resmi dari pihak berwenang.
Batam sebagai kawasan industri dan maritim strategis nasional dinilai membutuhkan penerapan standar keselamatan kerja yang ketat guna mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.
Penulis : IZ

















