Iman Sutiawan: Amsakar–Li Claudia Berjuang Benahi Air, Masyarakat Diminta Beri Dukungan Penuh

- Publisher

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan. Foto: INIKEPRI.COM

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM — Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, mengajak masyarakat Batam untuk menyikapi persoalan air bersih secara jernih, proporsional, dan tidak reaktif. Menurutnya, masalah air bukan persoalan yang lahir hari ini, melainkan akumulasi panjang dari kebijakan, pembangunan infrastruktur, dan pertumbuhan kota yang tidak seimbang selama bertahun-tahun.

Iman menegaskan bahwa masa transisi pengelolaan air dari ATB ke Moya telah berlangsung sejak periode kepemimpinan sebelumnya. Infrastruktur dasar air bersih yang digunakan hingga kini dibangun pada masa ketika jumlah penduduk Batam masih relatif kecil. Pipa-pipa berdiameter terbatas dan kapasitas distribusi yang minim kala itu dinilai memadai, namun tidak dirancang untuk menghadapi lonjakan penduduk, pertumbuhan perumahan, dan ekspansi kawasan industri seperti yang terjadi saat ini.

BACA JUGA:  Ketua DPD Gerindra Kepri Instruksikan Kader Perkuat Soliditas dan Kedekatan dengan Rakyat

“Batam berkembang sangat cepat, tetapi sistem airnya tumbuh lambat. Ketimpangan inilah yang hari ini kita rasakan dampaknya,” ujar tokoh muda Kepulauan Riau tersebut.

Pasca pengelolaan air dipegang oleh Moya, kondisi pelayanan air diakui belum menunjukkan perbaikan signifikan sesuai harapan masyarakat. Namun demikian, Iman mengingatkan bahwa fase ini merupakan tahap koreksi besar, di mana berbagai persoalan lama justru muncul ke permukaan dan terasa lebih tajam akibat ekspektasi publik yang tinggi.

Dalam konteks tersebut, Kepala dan Wakil Kepala BP Batam, yakni Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, dinilai tidak mewarisi kondisi ideal. Sebaliknya, keduanya menghadapi kompleksitas persoalan yang menumpuk, mulai dari keterbatasan teknis, kondisi infrastruktur lama, hingga kepercayaan publik yang sedang diuji.

BACA JUGA:  Kala Amsakar Achmad Bercerita Kisah Lukman Al Hakim

Meski demikian, Iman menilai upaya yang dilakukan Amsakar–Li Claudia sudah maksimal. Langkah-langkah evaluasi menyeluruh, penataan ulang prioritas, serta upaya pembenahan sistem distribusi terus dilakukan di tengah tekanan dan sorotan publik.

“Membenahi air bukan pekerjaan instan. Ini bukan soal memperbaiki keran bocor, tapi membangun ulang fondasi sistem pelayanan publik yang menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegasnya.

Ia menambahkan, tanpa dukungan sosial dan stabilitas politik, upaya pembenahan justru berpotensi tersendat. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak saling menyalahkan, apalagi melemahkan legitimasi kepemimpinan yang sedang bekerja menyelesaikan persoalan struktural ini.

BACA JUGA:  Di Ulang Tahun ke-53 Li Claudia, Iman Sutiawan Titip Harapan Tentang Kepemimpinan yang Menyinari

Iman menekankan bahwa kritik tetap penting sebagai bagian dari kontrol publik, namun harus diarahkan secara konstruktif. Dukungan masyarakat menjadi faktor kunci agar pembenahan sistem air bersih dapat berjalan berkelanjutan dan menghasilkan dampak jangka panjang.

“Air adalah kebutuhan dasar. Ketika pemimpin sudah bekerja di garis depan, maka tugas masyarakat adalah memberi kepercayaan, mendukung dengan cara yang bijak, dan mengawal agar perubahan benar-benar terwujud,” ujarnya.

Menurut Iman, persoalan air adalah cermin kedewasaan sebuah kota. Cara Batam menyikapi krisis ini akan menentukan apakah kota ini hanya tumbuh besar secara fisik, atau benar-benar matang sebagai kota yang berkeadaban dan berkeadilan bagi warganya.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Kepala BP Batam Dukung Program Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih, Dorong Pembangunan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas
Amsakar–Li Claudia Hadiri Musrenbang Lubukbaja, Capaian Pembangunan Batam Dipaparkan
Kepala BP Batam Sambut Baik Kepengurusan Baru KADIN, Dorong Sinergi dan Energi Positif Bagi Ekonomi Batam 2026
Targetkan 1.000 Jemaah, Erlita Amsakar Matangkan Persiapan Isra Mikraj dan Penyambutan Ramadan 1447 H di Masjid Sultan
Perkuat SDM Lokal, Amsakar–Li Claudia Siapkan Pelatihan Kerja 2026 untuk 1.220 Warga Batam
Musrenbang Kecamatan Galang, Iman Tegaskan Sekolah Rakyat sebagai Investasi Masa Depan Anak Bangsa
Resmikan Click Gallery, Amsakar Tekankan Pentingnya Bisnis Adaptif dan Inovatif
Musrenbang Batamkota, Wali Kota Amsakar Tekankan Skala Prioritas Pembangunan

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:29 WIB

Kepala BP Batam Dukung Program Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih, Dorong Pembangunan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:36 WIB

Amsakar–Li Claudia Hadiri Musrenbang Lubukbaja, Capaian Pembangunan Batam Dipaparkan

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:18 WIB

Targetkan 1.000 Jemaah, Erlita Amsakar Matangkan Persiapan Isra Mikraj dan Penyambutan Ramadan 1447 H di Masjid Sultan

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:59 WIB

Perkuat SDM Lokal, Amsakar–Li Claudia Siapkan Pelatihan Kerja 2026 untuk 1.220 Warga Batam

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:48 WIB

Musrenbang Kecamatan Galang, Iman Tegaskan Sekolah Rakyat sebagai Investasi Masa Depan Anak Bangsa

Berita Terbaru