APBD Terbatas, Amsakar Tekankan Skala Prioritas di Musrenbang Batuampar

- Publisher

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Batuampar. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Batuampar. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menuntut pemerintah dan masyarakat untuk lebih cermat dalam menentukan skala prioritas pembangunan.

Penegasan itu disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Batuampar di Sentosa Seafood Batam, Taman Pasifik Lot 1, Kamis (29/1/2026).

Dalam forum tersebut, Amsakar mengapresiasi kekompakan warga, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan setempat yang aktif mengawal usulan pembangunan sejak tahapan rembuk warga hingga Musrenbang kecamatan.

Menurutnya, Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan ruang strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pemerintah daerah secara realistis.

“Musrenbang ini penting karena menjadi tempat kita menyaring usulan. Tidak semua bisa langsung direalisasikan, sehingga perlu ditentukan mana yang paling mendesak dan berdampak luas,” ujar Amsakar.

BACA JUGA:  Danlanud Hang Nadim Tandatangani Pakta Integritas Menuju WBK dan WBBM

Ia memaparkan bahwa kebutuhan pembangunan Kota Batam saat ini diperkirakan mencapai Rp9 triliun. Sementara itu, kemampuan APBD Batam baru berada di kisaran Rp4,29 triliun.

“Artinya, ada gap yang cukup besar. Di sinilah pentingnya skala prioritas agar anggaran yang terbatas benar-benar digunakan untuk kebutuhan yang paling urgen dan dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga menyampaikan sejumlah capaian indikator makro ekonomi Batam yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Batam sepanjang 2025 tercatat sebesar 6,6 persen dan diproyeksikan meningkat hingga sekitar 7 persen pada triwulan III 2026.

Realisasi investasi juga melampaui target dengan capaian Rp69,3 triliun atau sekitar 115,5 persen dari Indikator Kinerja Utama (IKU) sebesar Rp60 triliun. Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 4,85 persen pada 2024 menjadi 3,81 persen pada 2025.

BACA JUGA:  Dongkrak Ekonomi, Amsakar Jadikan Batam Tujuan Investasi

Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam tercatat sebesar 83,8, tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga terus menunjukkan tren penurunan dan kini berada di angka 7,57 persen.

“Capaian ini tidak lepas dari kerja bersama. Ada sinergi pemerintah, DPRD, Forkopimda, serta dukungan dunia usaha. Bahkan, kontribusi swasta mencapai sekitar Rp150 miliar untuk pembangunan Sekolah Rakyat,” ungkap Amsakar.

Meski demikian, ia tidak menutup mata terhadap sejumlah persoalan mendasar yang masih dihadapi Batam, khususnya terkait penyediaan air bersih, pengelolaan sampah, dan penanganan banjir.

Terkait sampah, Amsakar menjelaskan bahwa penutupan Zona A di TPA Punggur oleh kementerian terkait sempat menimbulkan antrean panjang armada pengangkut. Pemerintah Kota Batam kemudian mengambil langkah cepat melalui pemanfaatan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dan optimalisasi Zona B.

BACA JUGA:  Lapor, Pak Wali! Pelantar Wargamu di Pulau Terung Hampir Roboh

“Antrean truk sempat mencapai empat jam karena kondisi tumpukan sampah yang sudah setinggi sekitar 20 meter. Alhamdulillah, kondisi ini mulai terurai berkat langkah taktis dan dukungan dunia usaha, termasuk bantuan pengerasan jalan menuju TPA senilai Rp3–4 miliar,” jelasnya.

Di sektor lainnya, Pemko Batam terus memfokuskan perbaikan layanan air bersih di 18 kawasan stres air, serta melakukan normalisasi drainase dan pembangunan pompa untuk mengurangi risiko banjir di kawasan perkotaan.

Menutup sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk terus menjaga kolaborasi dan suasana kondusif demi keberlanjutan pembangunan Kota Batam.

“Dengan kebersamaan dan skala prioritas yang tepat, kita optimistis Batam bisa terus melangkah maju,” pungkasnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Kapal LCT Mutiara Garlib Samudra Kandas, Limbah Minyak Hitam Cemari Laut Batam
MTQH ke-XXXIV Tanjung Sari, Menjaga Tradisi Qur’ani di Tengah Masyarakat Pesisir
PLN Batam Gelar First Piling Proyek PLTGU Batam #1 120 MW, Perkuat Sistem Kelistrikan dan Dorong Ekonomi Batam
Realisasi Investasi Tembus Rp69,3 Triliun, Batam Sabet Dua Penghargaan Nasional, Amsakar: Ini Buah Kepercayaan Investor
TP-PKK Batam Perkuat Pembinaan Akhlak, Gandeng Baznas Tingkatkan Kepedulian Sosial
Dari Seibeduk untuk Batam, Amsakar Selaraskan Aspirasi Masyarakat dan Kebijakan Pembangunan
Batam Tampung 359 Pengungsi, Sebanyak 67 Anak Telah Mengakses Pendidikan Formal
Kepala BP Batam Dukung Program Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih, Dorong Pembangunan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:33 WIB

Kapal LCT Mutiara Garlib Samudra Kandas, Limbah Minyak Hitam Cemari Laut Batam

Sabtu, 31 Januari 2026 - 08:58 WIB

MTQH ke-XXXIV Tanjung Sari, Menjaga Tradisi Qur’ani di Tengah Masyarakat Pesisir

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:12 WIB

PLN Batam Gelar First Piling Proyek PLTGU Batam #1 120 MW, Perkuat Sistem Kelistrikan dan Dorong Ekonomi Batam

Jumat, 30 Januari 2026 - 09:15 WIB

Realisasi Investasi Tembus Rp69,3 Triliun, Batam Sabet Dua Penghargaan Nasional, Amsakar: Ini Buah Kepercayaan Investor

Jumat, 30 Januari 2026 - 09:10 WIB

APBD Terbatas, Amsakar Tekankan Skala Prioritas di Musrenbang Batuampar

Berita Terbaru