Batam Tawarkan Stabilitas Regulasi kepada Investor Eropa dan Jepang

- Publisher

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Delegasi BP Batam yang dipimpin Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Francis bertemu Minister Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Kenji Enoshita, pada Selasa (24/2/2026). Foto: INIKEPRI.COM/BP Batam

Delegasi BP Batam yang dipimpin Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Francis bertemu Minister Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Kenji Enoshita, pada Selasa (24/2/2026). Foto: INIKEPRI.COM/BP Batam

INIKEPRI.COM – BP Batam memperkuat diplomasi ekonomi dengan Jerman dan Jepang guna memperluas jejaring investasi global serta mempertegas posisi Batam sebagai pusat industri strategis di kawasan.

Delegasi BP Batam yang dipimpin Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Francis bertemu dengan Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste pada Senin (23/2/2026) dan Minister Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Kenji Enoshita, pada Selasa (24/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Fary didampingi Direktur Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar; Direktur Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Irfan Syakir Widyasa; serta Kepala Kantor Penghubung BP Batam, Irwan.

BACA JUGA:  Jaksa Tolak Vonis Bebas Dua Bos Properti di Batam: Memori Kasasi Roma Nasir Sudah Dikirim, Riki Lim Menyusul

Dalam kesempatan tersebut, BP Batam memaparkan berbagai transformasi kebijakan sepanjang satu tahun terakhir.

Di antaranya penguatan kewenangan perizinan terpadu melalui Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2025 dan perluasan wilayah KPBPB Batam melalui Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2025.

“Kebijakan ini menjadi landasan kami untuk meningkatkan kepastian berusaha, mempercepat proses investasi, serta mengoptimalkan potensi maritim dan logistik,” ujar Fary.

Dalam pertemuan dengan pihak Jerman, pembahasan difokuskan pada peluang kolaborasi di sektor industri berteknologi tinggi dan rekayasa teknik.

Jerman tercatat sebagai salah satu mitra utama Eropa dan secara konsisten menempati peringkat kedua investor asal Eropa di Batam.

BACA JUGA:  BP Batam Berkurban 6 Ekor Sapi dan 10 Ekor Kambing, Sempena Idul Adha 1441 H

Diskusi juga menyoroti pentingnya stabilitas regulasi dan integrasi ekosistem kawasan dalam memperkuat kemitraan industri jangka panjang.

Sementara itu, dialog dengan pihak Jepang membahas integrasi ekosistem kawasan, termasuk sinergi antara KPBPB, KEK, serta Proyek Strategis Nasional (PSN).

Jepang merupakan salah satu investor utama Batam secara global dan memberikan perhatian pada penguatan sektor maritim serta logistik sebagai bagian dari strategi konektivitas regional.

Fary mengatakan, diplomasi ekonomi menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Batam dalam arus investasi global.

BACA JUGA:  Kepri Diklaim Masuk Malaysia, Nyat Kadir: Mahatir Mohamad Keliru!

Selain itu, BP Batam juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas dialog internasional dan meningkatkan daya saing kawasan di tengah dinamika ekonomi global yang kian multipolar.

“Batam akan terus bertransformasi menjadi execution hub yang menghubungkan arus investasi dan rantai pasok antara Eropa dan Asia,” pungkasnya.

Delegasi BP Batam yang dipimpin Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Francis bertemu dengan Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste. Foto: INIKEPRI.COM/BP Batam

Pihak Kedutaan Besar Jerman menyampaikan ketertarikan untuk memahami lebih lanjut arah pengembangan Batam dalam menarik investasi Eropa dan membuka peluang kolaborasi industri yang lebih luas.

Adapun perwakilan Kedutaan Besar Jepang menilai penguatan kewenangan perizinan meningkatkan kepastian hukum dan kepercayaan investor untuk memperluas kemitraan di kawasan.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, turun langsung ke Waduk Nongsa untuk melihat kondisi sumber air
Interkoneksi Pipa, BP Batam Lakukan Penguatan Suplai Air Untuk Wilayah Nongsa
Garuda Juara, Dataran Engku Putri Bergemuruh: Amsakar Rayakan Kemenangan Bersama Warga
Amsakar Buka Data Capaian Batam: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun, UHC Capai 98 Persen
Kodam Mahmud Riayat Syah Segera Berdiri, Markasnya di Batam, Rionardo Jadi Pangdam
Dari Batam untuk Garuda! Pemko dan Ultras Garuda Ajak Warga Nobar Final Indonesia vs Thailand
Ekonomi Tumbuh 7,28 Persen, Investasi Rp40 Triliun: Batam Kian Dilirik Dunia
Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Suhendri Ditunjuk sebagai Kapolda Kepri
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, turun langsung ke Waduk Nongsa untuk melihat kondisi sumber air

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Interkoneksi Pipa, BP Batam Lakukan Penguatan Suplai Air Untuk Wilayah Nongsa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:03 WIB

Garuda Juara, Dataran Engku Putri Bergemuruh: Amsakar Rayakan Kemenangan Bersama Warga

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Amsakar Buka Data Capaian Batam: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun, UHC Capai 98 Persen

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Kodam Mahmud Riayat Syah Segera Berdiri, Markasnya di Batam, Rionardo Jadi Pangdam

Berita Terbaru