INIKEPRI.COM – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Kepulauan Riau dan Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau membuka peluang kerja sama dalam upaya memperkuat budaya literasi dan meningkatkan kemahiran berbahasa masyarakat di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara jajaran pengurus AMSI Kepri dengan Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepri, Dr. Titik Wijanarti, S.S., M.A., di Kantor Bahasa Kepri yang berada di Kompleks BPMP Kepri, Ceruk Ijuk, Kabupaten Bintan, Senin (8/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua AMSI Kepri Jailani hadir bersama Sekretaris AMSI Kepri Muhammad Bunga Ashab, Ketua Bidang Teknologi dan Informasi Rinto Situmorang, serta Ketua Bidang Pendidikan dan Litbang Chairullah.
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepri, Dr. Titik Wijanarti, menyambut positif rencana sinergi dengan AMSI Kepri. Menurutnya, penguatan literasi dan peningkatan kemampuan berbahasa merupakan pekerjaan bersama yang memerlukan keterlibatan banyak pihak, termasuk media massa.
Ia menilai perkembangan media sosial yang begitu cepat telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat. Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya diiringi dengan meningkatnya budaya membaca, terutama di kalangan generasi muda.
“Fenomena media sosial saat ini turut memengaruhi cara berpikir masyarakat. Karena itu, diperlukan kerja bersama yang cukup besar untuk membangun kesadaran literasi, terutama di kalangan pelajar,” ujarnya.
Titik menegaskan, Kantor Bahasa Kepri siap mendukung berbagai program yang berfokus pada peningkatan kecakapan berbahasa dan penguatan budaya literasi di tengah masyarakat.
“Kami siap bekerja sama dan bergandengan tangan dalam berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kecakapan literasi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua AMSI Kepri, Jailani, mengatakan kunjungan tersebut selain menjadi ajang silaturahmi, juga bertujuan memperkenalkan organisasi AMSI kepada Kantor Bahasa Kepri sekaligus membangun kerja sama yang saling mendukung.
“Kehadiran kami tentunya untuk bersilaturahmi dan mengenalkan AMSI,” kata Jailani.
Menurutnya, media memiliki tanggung jawab besar dalam menghadirkan informasi yang berkualitas dan mencerdaskan masyarakat. Oleh sebab itu, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kantor Bahasa Kepri, menjadi langkah strategis dalam memperkuat literasi publik.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri media, termasuk dampak kebijakan efisiensi terhadap keberlangsungan usaha media, Jailani menilai sinergi antar-lembaga sangat diperlukan untuk menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap dapat saling membantu dan merancang kegiatan-kegiatan besar yang berfokus pada penguatan literasi masyarakat di Kepulauan Riau,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi tersebut, AMSI Kepri dan Kantor Bahasa Kepri diharapkan dapat menghadirkan berbagai program edukatif yang mampu meningkatkan budaya membaca, kecakapan berbahasa, serta kualitas literasi masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau.
Penulis : RP
Editor : IZ

















