Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara

- Publisher

Kamis, 23 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta Laut Natuna Utara. Foto: Istimewa

Peta Laut Natuna Utara. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Penyebutan Laut China Selatan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2002 tentang Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Pemohon meminta frasa tersebut diubah menjadi Laut Natuna Utara agar selaras dengan kebijakan resmi pemerintah Indonesia.

Permohonan uji materi itu diajukan oleh warga negara Indonesia, Zico Leonard Djagardo Simanjuntak, dan telah tercatat di Mahkamah Konstitusi dengan nomor registrasi 277/PU-XXIV/2026 tertanggal 20 Juli 2026.

Objek yang diuji adalah Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2002 yang masih menggunakan istilah Laut China Selatan dalam penetapan batas wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

BACA JUGA:  Pangkoarmada RI Periksa Kesiapan Unsur KRI di Laut Natuna Utara

Dalam permohonannya, Zico berpendapat bahwa penggunaan nomenklatur tersebut sudah tidak sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang sejak 2017 menetapkan penyebutan Laut Natuna Utara untuk wilayah perairan di utara Kepulauan Natuna.

Menurutnya, perbedaan istilah antara kebijakan pemerintah dengan produk undang-undang berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum.

Pemohon meminta Mahkamah Konstitusi mengabulkan seluruh permohonan dan menyatakan frasa “Laut China Selatan” dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a UU Nomor 25 Tahun 2002 bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, sepanjang tidak dimaknai sebagai “Laut Natuna Utara.”

BACA JUGA:  Mantap! Indonesia Resmi Tolak Klaim China di Laut China Selatan

Dalam argumentasinya, Zico menilai ketidaksinkronan tersebut tidak hanya berdampak pada aspek administrasi hukum, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan dalam kepentingan diplomatik maupun hukum internasional.

Ia mengingatkan bahwa kawasan Laut China Selatan masih menjadi wilayah sengketa, terutama terkait klaim sepihak Tiongkok melalui konsep nine-dash line yang sebelumnya telah ditolak oleh Mahkamah Arbitrase Internasional pada 2016.

Karena itu, menurutnya, penggunaan istilah yang berbeda dalam peraturan perundang-undangan dapat memunculkan interpretasi yang tidak sejalan dengan posisi resmi Indonesia terkait kedaulatan wilayah.

BACA JUGA:  Gubernur Kepri Minta TNI AL Intensifkan Pengamanan Laut Natuna

Pemohon juga mendalilkan bahwa keberadaan norma tersebut bertentangan dengan prinsip kepastian hukum sebagaimana dijamin Pasal 28D ayat (1) UUD 1945.

Selain itu, ia menilai persoalan tersebut berkaitan dengan hak dan kewajiban warga negara dalam ikut serta membela negara sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 30 ayat (1) UUD 1945.

Dalam petitumnya, pemohon meminta Mahkamah Konstitusi mengubah pemaknaan frasa tersebut menjadi Laut Natuna Utara. Namun apabila majelis hakim memiliki pandangan lain, pemohon memohon agar diputuskan seadil-adilnya sesuai kewenangan Mahkamah Konstitusi.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Mau Ikut Magang Nasional 2026? Ini Jadwal Pendaftaran dan Pengumuman Hasilnya
BAZNAS Buka 4 Lowongan Kerja 2026 untuk Lulusan S1, Cek Syarat dan Cara Daftar
Mau Tambah Nama di Kartu Keluargan karena Kelahiran atau Nikah? Simak Syarat dan Cara Mengurusnya
Tak Perlu ke Kantor Dukcapil, Begini Cara Cetak KK Sendiri dari Rumah
Pindah KK ke Luar Kota Tak Perlu Surat RT/RW, Ini Syarat dan Cara Mengurusnya
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Capaian Program dan Target Ekonomi 2027
Nasib Driver Ojol Mulai Terungkap, RUU Baru Atur Status hingga Hak Pekerja
Resmi Dilantik Prabowo, Ini Daftar 24 Anggota Wantimpres Periode Baru

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:50 WIB

Mau Ikut Magang Nasional 2026? Ini Jadwal Pendaftaran dan Pengumuman Hasilnya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:00 WIB

BAZNAS Buka 4 Lowongan Kerja 2026 untuk Lulusan S1, Cek Syarat dan Cara Daftar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Mau Tambah Nama di Kartu Keluargan karena Kelahiran atau Nikah? Simak Syarat dan Cara Mengurusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:04 WIB

Tak Perlu ke Kantor Dukcapil, Begini Cara Cetak KK Sendiri dari Rumah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Pindah KK ke Luar Kota Tak Perlu Surat RT/RW, Ini Syarat dan Cara Mengurusnya

Berita Terbaru