Pemkab Natuna Buka 7 Kuota Beasiswa Dokter Spesialis, Penerima Terikat Pengabdian 20 Tahun

- Publisher

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penguman program Beasiswa Pendidikan Dokter Spesialis Tahun 2026 untuk memenuhi kebutuhan tenaga dokter spesialis di RSUD Natuna. Foto: Istimewa

Penguman program Beasiswa Pendidikan Dokter Spesialis Tahun 2026 untuk memenuhi kebutuhan tenaga dokter spesialis di RSUD Natuna. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Natuna kembali meluncurkan program beasiswa pendidikan dokter spesialis pada tahun 2026 sebagai upaya memperkuat layanan kesehatan dan memenuhi kebutuhan tenaga medis di RSUD Natuna.

Sebanyak tujuh kuota disiapkan melalui pembiayaan bersama antara Pemerintah Kabupaten Natuna dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Program ini menjadi salah satu investasi sumber daya manusia di bidang kesehatan yang diharapkan mampu menjamin ketersediaan dokter spesialis di daerah perbatasan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, mengatakan tujuh kuota tersebut terbagi menjadi tiga orang yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Natuna dan empat orang lainnya melalui APBD Provinsi Kepulauan Riau.

“Tahun ini kita mendapat tujuh kuota beasiswa dokter spesialis. Tiga orang akan dibiayai melalui APBD Kabupaten Natuna dan empat orang melalui APBD Provinsi Kepulauan Riau,” kata Hikmat Aliansyah, Selasa (9/6/2026).

BACA JUGA:  Proyek Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna Catat Progres Tertinggi Secara Nasional

Ia menjelaskan, program tersebut diperuntukkan bagi tujuh bidang spesialis yang saat ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pelayanan kesehatan di RSUD Natuna, yakni spesialis penyakit dalam, bedah, anak, anestesi, rehabilitasi medik, radiologi, dan ortopedi.

Program beasiswa ini menyasar dokter berstatus aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di rumah sakit maupun puskesmas di Kabupaten Natuna. Selain itu, kesempatan juga diberikan kepada peserta non-ASN dan lulusan baru yang memenuhi persyaratan, termasuk dari luar daerah.

“Untuk PNS kami prioritaskan yang telah mengabdi di Kabupaten Natuna. Sedangkan untuk lulusan baru dapat berasal dari luar Natuna sepanjang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan,” ujarnya.

BACA JUGA:  SAT SET! Belum 100 Hari, Cen Sui Lan-Jarmin Sidik Selesaikan Satu Persatu Persoalan Daerah

Menurut Hikmat, seluruh penerima beasiswa nantinya wajib menandatangani perjanjian pengabdian selama 20 tahun setelah menyelesaikan pendidikan dokter spesialis.

“Setelah selesai pendidikan mereka wajib mengabdi selama 20 tahun. Jika tidak menjalankan kewajiban tersebut, maka harus mengganti biaya pendidikan sebesar 20 kali lipat dari biaya yang telah dikeluarkan pemerintah,” tegasnya.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan keberadaan dokter spesialis di Natuna dapat terjaga dalam jangka panjang sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Program beasiswa ini juga mendapat dukungan penuh dari Bupati Natuna Cen Sui Lan dan Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik yang menempatkan sektor kesehatan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

BACA JUGA:  BPGN Natuna dan Tim Evaluator Akhiri Kunjungan Lapangan Geopark

Tahapan pelaksanaan program telah dimulai dengan sosialisasi pada 9 Juni 2026. Pendaftaran dibuka hingga 19 Juni 2026 dan akan dilanjutkan dengan seleksi administrasi, pengumuman hasil administrasi, psikotes, wawancara, serta penetapan peserta yang lulus pada awal Juli mendatang.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman yang disediakan Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna. Pemerintah daerah berharap program tersebut dapat melahirkan tenaga dokter spesialis yang profesional, kompeten, dan memiliki komitmen untuk mengabdi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Natuna.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Kementan Bangun Lima Irigasi Perpompaan di Natuna, Targetkan Petani Bisa Panen Tiga Kali Setahun
Enam Siswa MIS Darul Ulum Ranai Wakili Natuna pada OSN Tingkat Provinsi Kepri 2026
PLN Tambah Dua Mesin Mobiler di Sedanau, Pasokan Listrik Natuna Mulai Kembali Normal
DPRD Natuna Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Fraksi Beri Sejumlah Catatan Strategis
Bupati Cen Sui Lan Lantik Delapan Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Natuna
Tinjau Revitalisasi SDN 001 Sedanau, Bupati Cen Sui Lan Dorong Dukungan Anggaran Pendidikan untuk Natuna
Kunjungi Bunguran Barat, Bupati Cen Sui Lan Gelar Pasar Murah dan Tinjau Sejumlah Proyek Strategis
Bupati Cen Sui Lan Salurkan Beras Cadangan Pemerintah untuk Warga Bunguran Barat

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:13 WIB

Kementan Bangun Lima Irigasi Perpompaan di Natuna, Targetkan Petani Bisa Panen Tiga Kali Setahun

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:11 WIB

Enam Siswa MIS Darul Ulum Ranai Wakili Natuna pada OSN Tingkat Provinsi Kepri 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 07:37 WIB

PLN Tambah Dua Mesin Mobiler di Sedanau, Pasokan Listrik Natuna Mulai Kembali Normal

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:27 WIB

DPRD Natuna Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Fraksi Beri Sejumlah Catatan Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:49 WIB

Bupati Cen Sui Lan Lantik Delapan Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Natuna

Berita Terbaru