INIKEPRI.COM – Banyak pengguna menganggap umur ponsel hanya dihitung sejak pertama kali dibeli. Padahal, usia sebuah smartphone Android juga ditentukan oleh masa dukungan perangkat lunak yang diberikan produsen.
Masa dukungan tersebut meliputi pembaruan sistem operasi Android dan pembaruan keamanan (security update). Selama masih mendapatkan pembaruan, perangkat akan tetap memperoleh perlindungan dari celah keamanan sekaligus peningkatan performa.
Sebaliknya, ketika masa dukungan berakhir, ponsel memang masih dapat digunakan. Namun, perangkat tidak lagi menerima pembaruan keamanan sehingga lebih rentan terhadap serangan siber, terutama saat digunakan untuk aktivitas penting seperti mobile banking, transaksi belanja daring, hingga menyimpan data pribadi.
Setiap produsen memiliki kebijakan yang berbeda terkait lama dukungan perangkat. Ponsel flagship keluaran terbaru umumnya memperoleh pembaruan hingga tujuh tahun, sedangkan perangkat kelas menengah rata-rata didukung selama tiga hingga empat tahun sejak pertama kali dirilis.
Karena itu, mengetahui sisa masa dukungan perangkat menjadi hal penting agar pengguna dapat memperkirakan kapan waktu yang tepat untuk mengganti ponsel.
Cara mengecek sisa umur HP Android
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakah ponsel masih berada dalam masa dukungan resmi:
Cek tahun peluncuran perangkat. Informasi ini dapat dilihat melalui spesifikasi resmi ponsel di situs produsen atau dengan mencari tipe perangkat di internet.
Periksa versi Android. Masuk ke menu Pengaturan → Tentang Ponsel (About Phone) → Versi Android untuk mengetahui sistem operasi yang digunakan.
Lihat status pembaruan keamanan. Masuk ke Pengaturan → Keamanan atau Pembaruan Sistem, lalu periksa kapan terakhir perangkat menerima pembaruan keamanan.
Cari kebijakan dukungan dari produsen. Beberapa merek seperti Samsung, Google, Xiaomi, Motorola, OPPO, dan vivo telah mengumumkan lama dukungan untuk setiap seri perangkat melalui situs resminya.
Tanda HP mulai memasuki akhir masa pakai
Selain berhentinya pembaruan sistem, terdapat sejumlah indikator lain yang menunjukkan sebuah ponsel mulai menua, di antaranya:
Tidak lagi menerima pembaruan Android maupun patch keamanan.
Performa mulai melambat meski ruang penyimpanan masih lega.
Baterai cepat habis atau kesehatan baterai menurun drastis.
Sejumlah aplikasi terbaru tidak lagi kompatibel dengan perangkat.
Kapasitas penyimpanan dan RAM sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan aplikasi masa kini.
Jika perangkat sudah melewati masa dukungan resmi dan mulai mengalami berbagai kendala tersebut, pengguna sebaiknya mulai mempertimbangkan untuk beralih ke ponsel yang lebih baru, terutama bila perangkat digunakan untuk aktivitas yang berkaitan dengan data pribadi maupun transaksi keuangan.
Dengan mengetahui sisa umur dan masa dukungan perangkat, pengguna dapat memastikan ponsel tetap aman, optimal, serta terlindungi dari berbagai risiko keamanan digital.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















