Amsakar Buka Data Capaian Batam: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun, UHC Capai 98 Persen

- Publisher

Senin, 5 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama RT/RW, LPM, dan Tokoh Masyarakat se-Kecamatan Sekupang di Aula SMP Kartini Sei Harapan. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama RT/RW, LPM, dan Tokoh Masyarakat se-Kecamatan Sekupang di Aula SMP Kartini Sei Harapan. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam Amsakar Achmad memaparkan sejumlah capaian pembangunan sekaligus mengajak RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan tokoh masyarakat memperkuat kolaborasi dari tingkat lingkungan.

Ajakan itu disampaikan Amsakar saat menghadiri Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama RT/RW, LPM, dan Tokoh Masyarakat se-Kecamatan Sekupang di Aula SMP Kartini Sei Harapan, Minggu (4/10/2026) malam.

Menurut Amsakar, pembangunan kota tidak mungkin hanya mengandalkan pemerintah. RT dan RW memiliki posisi penting karena menjadi unsur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari mata rantai pelayanan pemerintahan di tingkat lingkungan.

“Batam membutuhkan ikhtiar bersama. Batam tidak memerlukan narasi-narasi yang saling melemahkan. Yang kita perlukan adalah bagaimana RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat mendukung kebijakan lurah dan camat,” ujar Amsakar.

Ia menilai, komunikasi antara pemerintah dan masyarakat harus terus diperkuat. Forum silaturahmi, kata dia, menjadi ruang untuk menyelaraskan informasi, menyerap aspirasi, sekaligus membicarakan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Amsakar juga mengingatkan camat dan lurah agar tidak hanya menunggu laporan dari balik meja. Menurutnya, keberhasilan pelayanan publik sangat ditentukan oleh seberapa dekat pemerintah dengan masyarakat.

BACA JUGA:  Perayaan Ulang Tahun ke-23 Partona Toga Siregar, Amsakar Ajak Warga Kompak Jadikan Batam Rumah Bersama

“Saya selalu ingatkan kepada camat dan lurah, jika ingin berhasil melayani warga, perbanyaklah turun dan bersilaturahmi dengan RT, RW, serta tokoh masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar turut memaparkan sejumlah indikator pembangunan Batam bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.

Dari sisi ekonomi, pertumbuhan ekonomi Batam pada semester I 2026 tercatat mencapai 7,28 persen, dengan realisasi investasi sebesar Rp39,89 triliun.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan ekonomi Batam sekaligus memperkuat posisi kota industri dan perdagangan ini sebagai tujuan investasi, termasuk dengan berkembangnya ekosistem pusat data dan kecerdasan buatan (AI) berskala internasional.

Di sektor pendidikan, Pemko Batam mencatat telah menyalurkan 105.670 set seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP, baik sekolah negeri maupun swasta. Pemerintah juga menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan.

Sementara di bidang kesehatan, cakupan Universal Health Coverage (UHC) berbasis KTP disebut telah mencapai 98 persen penduduk Batam.

BACA JUGA:  Siswa MAN IC Batam Lolos Paskibraka Kepri 2026, Sempat Wakili Daerah di Seleksi Nasional

Perhatian terhadap kelompok lanjut usia juga ditingkatkan. Insentif bagi sekitar 4.000 lansia kini mencapai Rp300.000.

Dari sektor ekonomi kerakyatan, program pinjaman modal tanpa bunga bagi pelaku UMKM telah menjangkau 1.500 pemohon, dengan total realisasi mencapai Rp1,3 miliar.

Sektor ketenagakerjaan juga menjadi bagian dari program yang dipaparkan. Pemko Batam telah menyelenggarakan 108 jenis pelatihan kerja yang diikuti 4.433 peserta.

Selain itu, Pemko Batam telah menandatangani nota kesepahaman dengan 30 perusahaan di bawah naungan Apindo untuk memprioritaskan sedikitnya 20 persen kuota rekrutmen bagi tenaga kerja lokal.

Indikator sosial juga menunjukkan perubahan. Amsakar menyampaikan angka kemiskinan Batam turun dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam mencapai 83,8.

Namun, Amsakar menegaskan seluruh capaian tersebut tidak bisa dilekatkan sebagai keberhasilan dirinya bersama Li Claudia semata.

“Semua raihan ini bukan klaim personal Amsakar-Li Claudia, melainkan hasil kontribusi kolektif dari RT, RW, LPM, pimpinan kecamatan, kelurahan, Forkopimda, hingga kader Posyandu dan PKK,” tegasnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat menghindari ego sektoral. Menurutnya, pembangunan Batam membutuhkan orkestrasi berbagai elemen agar program pemerintah benar-benar sampai dan dirasakan masyarakat.

BACA JUGA:  Amsakar Achmad: Ramadan Momentum Harapan Meraih Predikat Taqwa

“Mari kita hentikan ego sektoral dan terus berorkestrasi membangun Batam,” kata Amsakar.

Dukungan dari tingkat lingkungan dinilai penting karena keberhasilan berbagai program pemerintah pada akhirnya sangat bergantung pada komunikasi dan pengawasan di lapangan.

Perwakilan tokoh masyarakat Kecamatan Sekupang, Fajar Fajri Pembudi, mengatakan pembangunan di wilayahnya mulai dirasakan masyarakat. Ia menyebut sejumlah perubahan terlihat, antara lain pada sektor drainase, jalan, dan pelayanan pengangkutan sampah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali atas silaturahmi ini. Di Sekupang, dampak pembangunan sangat terasa,” ujar Fajar.

Ia menegaskan RT, RW, dan tokoh masyarakat Sekupang siap mendukung sekaligus mengawal keberlanjutan program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Batam.

Bagi Pemko Batam, pertemuan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi. Forum itu menjadi ruang untuk mempertemukan pemerintah dengan masyarakat secara langsung, menyatukan informasi, serta memastikan pembangunan tidak berhenti pada angka dan program, tetapi terus bergerak hingga ke lingkungan warga.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Kodam Mahmud Riayat Syah Segera Berdiri, Markasnya di Batam, Rionardo Jadi Pangdam
Dari Batam untuk Garuda! Pemko dan Ultras Garuda Ajak Warga Nobar Final Indonesia vs Thailand
Ekonomi Tumbuh 7,28 Persen, Investasi Rp40 Triliun: Batam Kian Dilirik Dunia
Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Suhendri Ditunjuk sebagai Kapolda Kepri
Amsakar Achmad Tegaskan Penanganan Banjir Jadi Perhatian Serius, 167 Titik Jadi Prioritas
BP Batam Siapkan Penguatan Struktur Jalan Gajah Mada, Pergerakan Tanah Dipantau di 50 Titik Tanjakan Vista
Bright By PLN Batam Segera Diluncurkan, Urusan Listrik Makin Mudah dari Genggaman Lewat Digital
Batam Masuk 10 Besar Pelabuhan dengan Pertumbuhan Konektivitas Tertinggi Dunia

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Amsakar Buka Data Capaian Batam: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun, UHC Capai 98 Persen

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Kodam Mahmud Riayat Syah Segera Berdiri, Markasnya di Batam, Rionardo Jadi Pangdam

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Dari Batam untuk Garuda! Pemko dan Ultras Garuda Ajak Warga Nobar Final Indonesia vs Thailand

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Ekonomi Tumbuh 7,28 Persen, Investasi Rp40 Triliun: Batam Kian Dilirik Dunia

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Suhendri Ditunjuk sebagai Kapolda Kepri

Berita Terbaru