INIKEPRI.COM – Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Natuna menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Natuna untuk meninjau kembali capaian pembangunan sekaligus mengevaluasi berbagai persoalan yang masih membutuhkan perhatian.
Dalam amanatnya pada upacara peringatan HUT ke-27 Natuna di Alun-Alun Pantai Piwang, Ranai, Senin (12/10/2026), Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah indikator pembangunan yang menunjukkan perkembangan positif. Ia juga menyampaikan dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang mencapai sekitar Rp637,53 miliar pada 2026.
Cen Sui Lan menegaskan, peringatan hari jadi daerah tidak semestinya berhenti pada seremoni tahunan. Momentum tersebut harus menjadi ruang refleksi untuk mengenang perjalanan daerah, mengapresiasi perjuangan para pendahulu, sekaligus memperkuat komitmen menyelesaikan pekerjaan rumah pembangunan.
“Selama 27 tahun perjalanan pembangunan Kabupaten Natuna telah mengalami berbagai perkembangan dan perubahan. Berbagai keberhasilan telah kita raih, namun kita juga menyadari masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang memerlukan perhatian, kesungguhan dan kerja sama,” ujarnya.
Ia turut menyampaikan penghormatan kepada para pejuang, tokoh pendiri, mantan pemimpin pemerintahan, serta masyarakat yang telah berkontribusi dalam perjalanan pembangunan Natuna.
IPM Meningkat, Kemiskinan Menurun
Di tengah keterbatasan fiskal daerah, sejumlah indikator sosial dan ekonomi Natuna menunjukkan perbaikan.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Natuna pada 2025 tercatat meningkat menjadi 78,94. Sementara itu, tingkat kemiskinan turun menjadi 4,81 persen, atau berkurang 0,44 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari sisi ekonomi, Natuna juga mencatat pertumbuhan sebesar 0,59 persen pada 2025. Angka tersebut membaik dibandingkan tahun sebelumnya yang mengalami kontraksi sebesar 1,61 persen.
Meski demikian, Cen Sui Lan mengingatkan bahwa capaian statistik perlu diikuti dampak nyata yang dapat dirasakan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi, menurutnya, harus mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, memperkuat usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta memberikan manfaat bagi nelayan, petani dan pelaku usaha.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mendorong pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dukungan Rp637,53 Miliar untuk Berbagai Sektor
Untuk mempercepat pembangunan, Pemkab Natuna terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.
Pada 2026, Natuna memperoleh dukungan anggaran sekitar Rp637,53 miliar dari APBN dan Pemerintah Provinsi Kepri. Dukungan tersebut diarahkan untuk sejumlah sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, perikanan, pertanian dan perumahan hingga ketahanan pangan serta pelayanan masyarakat.
Dalam amanatnya, Cen Sui Lan menyebut sejumlah program yang mendapat dukungan anggaran, di antaranya pembangunan infrastruktur sekitar Rp91 miliar dan Program Kampung Nelayan Merah Putih di 20 lokasi dengan anggaran sekitar Rp95 miliar.
Di sektor pendidikan, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp39 miliar untuk rehabilitasi 62 sekolah, yang terdiri atas 30 taman kanak-kanak (TK), 22 sekolah dasar (SD), dan 10 sekolah menengah pertama (SMP).
Dukungan lainnya mencakup pembangunan jalan sekitar Rp41 miliar serta pembangunan pengaman pantai tahap II dengan anggaran sekitar Rp76 miliar.
Sementara itu, pembangunan infrastruktur bidang rawa di Batubi, Tapau dan Depan mendapat dukungan sekitar Rp11 miliar. Untuk bidang air baku dan air tanah, anggaran yang disebutkan mencapai sekitar Rp5 miliar, sedangkan normalisasi sungai di delapan lokasi memperoleh sekitar Rp2 miliar.
Pada sektor perumahan, program perbaikan dan pemugaran rumah tidak layak huni menyasar 393 unit dengan anggaran sekitar Rp7,86 miliar.
Salah satu program dengan alokasi terbesar adalah pembangunan Sekolah Rakyat yang mendapat dukungan anggaran sekitar Rp216 miliar. Selain itu, terdapat pula Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di sejumlah titik di Natuna.
Pembangunan Harus Dirasakan Masyarakat
Besarnya dukungan anggaran menjadi salah satu peluang bagi Natuna untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan program berjalan sesuai sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Bagi daerah kepulauan seperti Natuna, pemerataan pembangunan menjadi penting agar akses terhadap pendidikan, layanan dasar, infrastruktur dan peluang ekonomi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Cen Sui Lan menekankan bahwa capaian yang telah diraih perlu menjadi dorongan untuk bekerja lebih baik, sementara berbagai persoalan yang belum terselesaikan harus dihadapi melalui kesungguhan dan kerja sama.
Peringatan HUT ke-27 Natuna pun menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah bukan semata-mata tentang angka dan besaran anggaran. Lebih dari itu, pembangunan harus bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat serta terbukanya kesempatan yang lebih luas bagi generasi mendatang.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















