Tengah Malam Nanti Pemblokiran IMEI Dilakukan, Cek HP Anda!

- Admin

Jumat, 17 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Setelah melalui proses yang panjang, aturan IMEI untuk memblokir ponsel BM (black market) di Indonesia akan mulai diberlakukan pada 18 April mendatang. Aturan ini rencananya bakal tetap diterapkan, meski Indonesia berada di situasi darurat pandemi virus corona.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengungkapkan, aturan blokir ponsel BM via IMEI tetap berjalan sesuai rencana dan mulai berlaku per 18 April 2020, pukul 00.00 WIB. Ia juga menjelaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan lembaga lainnya untuk mematangkan aturan IMEI blokir ponsel BM.

Johnny G Plate mengungkapkan, white list system akan segera berlaku dan EIR di setiap operator seluler pun sudah dapat diaktifkan. Tak hanya itu, Johnny juga mengatakan Central EIR di Kementerian Perindustrian juga sudah dapat digunakan pada 18 April 2020 mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagi IMEI black market yang selama ini sudah digunakan akan tetap dapat digunakan, namun yang baru tidak dapat digunakan dan secara otomatis pendaftarannya akan ditolak,” kata Johnny.

Cek Dulu IMEI Ponsel Sebelum Beli
Ponsel BM dengan nomor IMEI yang tak terdaftar di basis data Kementerian Perindustrian, tidak akan dapat terhubung dengan jaringan seluler operator manapun di Indonesia. Karena itu, pemerintah melalui Kementerian Kominfo, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan, mengimbau masyarakat agar mengecek terlebih dahulu nomor IMEI ponsel sebelum membeli.

Baca Juga :  Larry Tesler, Pencipta Copy, Cut dan Paste Meninggal Dunia

Nomor IMEI bisa dilihat melalui stiker yang ada pada bagian belakang dus ponsel. Adapun pengecekan IMEI bisa dilakukan dengan mudah melalui laman imei.kemenperin.go.id. “

IMEI Telepon Seluler

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk beli perangkat handphone, komputer genggam, dan tablet (HKT) yang legal,” kata Ismail, Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo saat ditemui KompasTekno di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Know your mobile lewat halaman Kemenperin sebelum pembelian baik melalui toko ataupun online,” imbuh Ismail.

Wakil Ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Merza Fachys, mengatakan hal senada. Menurut Merza, imbauan tersebut berlaku untuk calon pembeli ponsel setelah regulasi ini diimplementasikan.

“Cek-lah IMEI-nya dulu, karena IMEI akan tertulis di kemasan sesuai dengan aturan Kementerian Perdagangan. Kalau legal, belilah. Kalau tidak, jangan,” kata Merza.

Pemerintah menggunakan skema whitelist dalam memblokir ponsel BM. Whitelist menerapkan mekanisme “normally off”, di mana hanya ponsel IMEI legal/terdaftar saja yang bisa tersambung ke jaringan operator seluler. Metode ini bertujuan agar konsumen mengetahui ponselnya ilegal atau tidak, sebelum membeli ponsel dan membawa pulang.

Baca Juga :  Ubah Kebijakan, Pengguna WhatsApp Harus Serahkan Data ke Facebook atau Hapus Akun

Pakai Ponsel BM Jangan Suka Ganti SIM Card Atau Terblokir!
Wakil Ketua Umum ATSI, Merza Fachys menghimbau kepada masyarakat bahwa tidak ada perubahan yang berarti bagi pemilik ponsel apabila perangkatnya sudah tersambung jaringan operator seluler sebelum berlakunya penerapan blokir IMEI pada 18 April 2020.

Meski begitu, dalam kesempatan yang sama, Kepala Subdirektorat Industri Peralatan Informasi dan Komunikasi, Perkantoran, dan Elektronika Profesional Kemenperin, Najamudin mengatakan kalau ponsel dengan IMEI yang tidak tercantum disarankan untuk tidak menggonta-ganti SIM Card karena bisa saja di proses dalam pemblokiran sistem.

“Untuk hp lama yang tidak mendapat layanan operator seluler harus terverifikasi dahulu ke dalam sistem, dan itu prosesnya masih belum bisa diupayakan. maka saran kami jangan menggonta-ganti SIM Card,” kata Najamudin.

Jangan mengganti nomor seluler

Mengenai hal itu, Merza menambahkan memang masih perlu evaluasi dalam penerapan pemblokiran IMEI dan juga mengenai verifikasi ponsel ilegal untuk dicantumkan ke dalam IMEI masih perlu dibahas.

“Memang ada perbedaan pendapat masih terjadi yang akan kita selesaikan dalam beberapa hari ini. Intinya, selama hp ini belum tercuri dan belum di laporkan jadi masih bisa dilakukan pergantian sim card. jadi ini masih kita bahas,” ujar Merza.

Berita Terkait

Pengembang Gim Harus Verifikasi Usia Pengguna
Telin – SingTel Kolaborasi Tingkatkan Konektivitas Data Center Singapura – Batam
Menkominfo: Dewan Media Sosial untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
Registrasi IMEI akan Dikembangkan untuk Proteksi Kehilangan dan Pencurian
TikTok Tes Fitur Unggahan Konten Video Durasi 60 Menit
iPhone 16 Pro Dikabarkan Akan Dapat Peningkatan Kamera
Starlink dipastikan Tak Dapat Insentif dari Pemerintah
Berikut Tiga Fungsi Indonesia Digital Test House Milik Kominfo
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 08:34 WIB

Pengembang Gim Harus Verifikasi Usia Pengguna

Jumat, 7 Juni 2024 - 09:11 WIB

Telin – SingTel Kolaborasi Tingkatkan Konektivitas Data Center Singapura – Batam

Rabu, 5 Juni 2024 - 07:45 WIB

Menkominfo: Dewan Media Sosial untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

Sabtu, 1 Juni 2024 - 08:32 WIB

Registrasi IMEI akan Dikembangkan untuk Proteksi Kehilangan dan Pencurian

Senin, 27 Mei 2024 - 07:28 WIB

TikTok Tes Fitur Unggahan Konten Video Durasi 60 Menit

Jumat, 24 Mei 2024 - 08:08 WIB

iPhone 16 Pro Dikabarkan Akan Dapat Peningkatan Kamera

Senin, 20 Mei 2024 - 06:13 WIB

Starlink dipastikan Tak Dapat Insentif dari Pemerintah

Sabtu, 18 Mei 2024 - 13:44 WIB

Berikut Tiga Fungsi Indonesia Digital Test House Milik Kominfo

Berita Terbaru