WhatsApp Anda Tidak Ingin Dibajak, Jangan Diklik Ok!

Batam, inikepri.com – Salah satu aplikasi yang memudahkan jalinan komunikasi yang sering dipakai oleh mayoritas masyarakat Indonesia adalah WhatsApp.

Pembajakan atau penyadapan merupakan kejahatan yang dilakukan dengan cara mengambil hak orang lain. Misalnya, percakapan di akun WA hanya bisa diketahui oleh pengguna ternyata juga bisa dilihat oleh orang lain.

WhatsApp merupakan salah satu aplikasi yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk menjalin komunikasi jarak jauh.

Sayangnya, belakangan ini banyak pengguna aplikasi WhatsApp yang mengeluh telah menjadi korban pembajakan.

Beberapa pengguna tersebut mengungkapkan kalau mereka mendapatkan notifikasi atau pemberitahuan yang mengatakan bahwa akun WhatsApp mereka tidak lagi terdaftar di ponsel yang mereka gunakan, tapi di perangkat lain.

Apa yang terjadi dengan akun WhatsApp kita jika tiba-tiba kita mendapatkan notifikasi tersebut. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Yuk, kita cari tahu!

Berikut ini adalah penampakan notifikasi yang tiba-tiba muncul pada akun WhatsApp pengguna.

Ternyata notifikasi tersebut muncul ketika ada pengguna lain yang telah berhasil masuk ke sebuah akun WhatsApp.

Jika notifikasi tersebut muncul, itu bukan tanda bahwa akun kita akan dibajak, tapi sebenanya sudah dibajak.

Nah, di notifikasi tersebut, kita disodori dengan dua pilihan, yakni “verify” atau ‘verifikasi’ dan “ok”.

Nah, saat mendapatkan notifikasi tersebut, jangan sampai kita pilih dan klik “ok”.

Soalnya, itu sama saja kita seakan malah menyetujui bahwa akun kita memang masuk di perangkat lain.

Sebaiknya klik “verifikasi” untuk mengambil alih akun milik kita. Maka, dengan begitu pengguna sejatinya harus melakukan verifikasi ulang akun WhatsApp.

Verifikasi tersebut dilakukan dengan cara memasukkan enam digit kode yang dikirimkan ke nomor ponsel kita. Kode verifikasi tersebut bisa dikirimkan melalui SMS atau telepon.

Nah, itulah cara mengatasi akun WhatsApp yang dibajak. Hati-hati dengan pembajakan, karena nantinya akun kita bisa disalahgunakan.

Dikutip dari CNN Indonesia, cara mengamankan WhatsApp agar tidak disadap, yakni:

1. Keluar dari WA Web
Bila melihat ada yang mencurigakan di akun WA, pengguna bisa mengakali dengan keluar dari WhatsApp Web. Cara cukup log out atau keluar melalui HP maupun perangkat laptop yang aktif.

2. Aktifkan Pindai Sidik Jari
Pemindaian sidik jari bisa menjadi benteng agar orang asing tidak dapat masuk ke dalam akun WA. Cara mengaktifkannya cukup dengan klik tiga titik di kanan atas, pilih privasi, klik kunci sidik jari dan aktifkan.

Daftarkan dan pasang sidik jari. Terakhir, pilih waktu berapa lama aplikasi akan terkunci otomatis.

3. Aktifkan Verifikasi Dua Faktor
Selain pindai sidik jari, verifikasi dua faktor juga menjadi benteng agar WA tidak dibajak atau disadap oleh orang asing. Cara mengaktifkannya dengan klik tiga titik di kanan atas, kemudian pilih setting, account, dan two step verification.

Pilih enable, dan masukkan enam kode yang diinginkan, serta alamat email untuk memulihkan kode bila pengguna lupa.

4. Nonaktifkan Akun
Cara mengembalikan WhatsApp yang dibajak terakhir dengan mengirim email ke support@whatsapp.com. Dalam email tersebut, jelaskan bahwa pengguna ingin menonaktifkan akun WA.

Setelah akun nonaktif, pengguna berkesempatan aktif kembali menggunakan akun lama setelah 30 hari sebelum akun WA benar-benar dihapus.

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img

Berita Populer