Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam

- Publisher

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden AS Donald Trump. Foto: Istimewa

Presiden AS Donald Trump. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa Washington memiliki kemampuan untuk menghancurkan seluruh infrastruktur vital milik Iran dalam waktu sangat singkat apabila situasi memaksa.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara dengan Fox News pada Jumat (15/5), usai kunjungannya ke China.

“Saya tidak meremehkan apa pun. Kami telah menghantam mereka dengan sangat keras,” ujar Trump.

BACA JUGA:  Joe Biden Resmi Jadi Presiden Amerika

Ia menambahkan bahwa Amerika Serikat sejatinya masih menahan diri dan belum menargetkan sejumlah fasilitas penting Iran, seperti jembatan dan jaringan kelistrikan.

“Kami membiarkan jembatan mereka. Kami membiarkan kapasitas listrik mereka. Kami bisa melumpuhkan semuanya dalam dua hari. Semuanya,” tegas Trump.

BACA JUGA:  Indonesia Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Sekjen IMO yang Baru

Selain menyampaikan ancaman tersebut, Trump juga menyoroti proses diplomasi antara Washington dan Teheran yang menurutnya kerap menemui jalan buntu.

Ia menilai negosiasi dengan Iran sulit diprediksi dan tidak selalu menghasilkan kemajuan yang konsisten.

BACA JUGA:  Iran Siapkan Balasan atas Terbunuhnya Pemimpin Hamas

Menurut Trump, penyelesaian ketegangan antara kedua negara kini berada pada dua kemungkinan, yakni menahan diri melalui jalur diplomasi atau menghadapi eskalasi yang lebih besar.

Pernyataan itu kembali menegaskan kerasnya sikap Trump terhadap Iran, di tengah dinamika hubungan kedua negara yang masih dipenuhi ketegangan.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke
Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun
Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi
Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk
Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh
Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia
267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai
Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:51 WIB

Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam

Senin, 4 Mei 2026 - 08:30 WIB

Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:31 WIB

Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun

Senin, 27 April 2026 - 08:32 WIB

Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi

Selasa, 14 April 2026 - 06:51 WIB

Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk

Berita Terbaru

Presiden AS Donald Trump. Foto: Istimewa

Internasional

Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:51 WIB