[VIDEO] Awalnya Sok Jago Mengancam Tim Medis, Akhirnya Nangis Saat di Interogasi Polisi

- Admin

Senin, 8 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Cepatnya perkembangan zaman, membuat semakin tingginya pemakai media sosial saat ini. Namun, banyak para pengguna media sosial ini menggunakan etika dan moral. Acapkali kita sering melihat, para pengguna media sosial yang berurusan dengan pihak keamanan gara-gara hal ini.

Idris bin Baharuddin, pengguna facebook dengan akun Reza Idris ini misalnya. Pria Teluk Sunti, Kecamatan Belakang Padang ini mesti berurusan dengan pihak kepolisian.

Baca Juga :  Nafsu di Ubun-ubun, Pria ini Turun dari Motor untuk Begal Payudara Baby Sitter

Pasalnya, ia membuat status yang mengancam tim medis. Ia bahkan mengajak orang distatusnya untuk menyiapkan parang dan bensin apabila tim medis ke tempat mereka. Karena keisengan tangannya membuat status itu, ia mesti berurusan dengan Polsek Belakang Padang guna mempertanggungjawabkan apa yang telah diperbuat.

Baca Juga :  Retreat Hari Ketiga: Implementasi Wawasan Nusantara Hingga Kebijakan Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi

Setelah dilakukan pemeriksaan, pria yang berprofesi penjual online ini diberikan peringatan agar tidak lagi mengulangi perbuatannya.

Dalam sebuah video yang diterima oleh redaksi inikepri.com, tampak Idris meminta maaf atas kesalahannya itu. Ia berdalih, status itu ia buat karena takut di Rapid test Covid-19 yang akan dilakukan oleh tim medis.

Baca Juga :  Wow! Pelakor Ini Minta DPR Tolak Omnibus Law, Ancam Dilaporin ke Istri

Sambil menangis Idris berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi. Saya mohon maaf sebesar-besarnya,” tangisnya sambil meraung.

https://www.instagram.com/p/CBK3GEggae7/?igshid=1sdo0h81ldjtl

Sebagai pengguna media sosial hendaknya kita lebih bijak. Jangan sampai perbuatan kita di dunia maya membuat kita berurusan dengan pihak Kepolisian.

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB