Terapis Pijat dan Pemandu Karaoke Demo Anies, Massa : Pak Gub, Tak Ingat Kami?

- Publisher

Selasa, 21 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seperti yang diungkapkan Anggun, salah seorang pemandu karaoke. Kata dia, semenjak PSBB, dia kesulitan menyambung hidup karena tempat kerjanya ditutup.

LC Karaoke yang ikut demo di Balai Kota DKI. Foto: Suara.

“Aduh keluhannya banyak banget. Kami tuh benar-benar susah banget kita punya anak kita punya keluarga beban kita berat,” kata Anggun.

Katanya, sudah lima bulan dia sudah menganggur bersama teman-temannya di rumah tanpa adanya penghasilan. “Kami di rumah cuma ngurus anak aja jadinya. Sedangkan mereka kan perlu jajan, perlu bayar sekolah dan juga cicilan.”

BACA JUGA:  Ini Isi Surat Utang Anies ke Sandi Saat Pilgub DKI, Nilainya Rp92 M

Ia pun mengaku bingung untuk mencukupi kebutuhan keluarganya di tengah situasi pandemi seperti saat ini.

Begitu pula disampaikan peserta demo lainnya, yang terdiri dari pemandu karaoke dan terapis pijat, Ica.

Wanita yang berprofesi sebagai pemandu lagu di tempat karaoke di Jakarta itu mengaku beban hidupya bertambah selama menganggur lantaran suaminya juga selama pandemi ini juga tidak bekerja.

BACA JUGA:  Duet Anies-Puan, Presiden PKS Sampaikan Tiga Syarat

“Saya enggak kerja, suami juga enggak kerja. Jadi enggak punya uang. Kasihan anak kami juga terlantar,” kata Ica.

Lebih lanjut, Anggun dan Ica berharap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera bisa membuka lagi sektor usaha hiburan di Jakarta terutama Karaoke.

“Jadi tolong pak Anies segera dibuka aja tempat kerja kami,” kata mereka.

BACA JUGA:  Kakak Ipar Bacok Ketua RT Gegara Doa Khotbah Salat Idul Fitri Ditiadakan

Seperti diketahui, hari ini, ada ratusan pekerja yang berasal dari terapis pijat, pegawai dan pemandu karaoke dan diskotek yang demo di depan kantor Gubernur Anies. Hingga berita ini dibuat, aksi unjuk rasa masih terus berlangsung.

Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija), Hana Suryani, menyayangkan banyaknya tempat hiburan tidak berizin yang masih beroperasi seperti biasanya. Sementara itu, tempat hiburan yang memiliki izin legal malah dilarang untuk dibuka.

Hops.id

Berita Terkait

Luar Biasa! Tim Futsal MAN Karimun Bawa Pulang Tiga Prestasi Sekaligus di HPMTBK Cup 2026
Ratusan Goweser dari Dalam dan Luar Negeri Ramaikan Fun Bike MaxOne, Batam Kian Mantap Jadi Destinasi Sport Tourism
Di Harlah ke-9 Selingsing, Amsakar Ajak Warga Jaga Solidaritas dan Dukung Pembangunan Batam
Baru Jalan Beberapa Bulan, Koperasi Kelurahan Merah Putih di Batam Mulai Tutup Satu per Satu
PLUT Natuna Perluas Perlindungan Sosial, Ratusan UMKM Dibidik Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Karimun Masuk PSN, Pemerintah Siapkan Penambahan Tangki BBM untuk Perkuat Cadangan Energi
PLN Batam Gerak Cepat Atasi Listrik Padam di Kavling Senjulung, Gardu Baru Resmi Beroperasi

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:19 WIB

Luar Biasa! Tim Futsal MAN Karimun Bawa Pulang Tiga Prestasi Sekaligus di HPMTBK Cup 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:20 WIB

Ratusan Goweser dari Dalam dan Luar Negeri Ramaikan Fun Bike MaxOne, Batam Kian Mantap Jadi Destinasi Sport Tourism

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:14 WIB

Di Harlah ke-9 Selingsing, Amsakar Ajak Warga Jaga Solidaritas dan Dukung Pembangunan Batam

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:27 WIB

Baru Jalan Beberapa Bulan, Koperasi Kelurahan Merah Putih di Batam Mulai Tutup Satu per Satu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:24 WIB

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz

Berita Terbaru