Walikota Batam Minta Notaris Cek Betul Layak Tidaknya Perusahaan Ikut Tender

- Publisher

Jumat, 24 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Walikota Batam H Muhammad Rudi meminta dukungan notaris untuk benar-benar meriksa apakah perusahaan tersebut layak dan siap untuk mengikuti tender pemerintah.

Demikian disampaikan Rudi dalam Rapat Koordinasi Prinsip Mengenal Pengguna Jasa (PMPJ) Bagi Notaris di Hotel Aston, Kamis (23/7).

“Kami adalah pelaksana pembangunan daerah. Kami punya anggaran cukup besar. Anggaran ini akan dikembalikan ke masyarakat dengan proyek yang ada. Kalau proyek dilaksanakan oleh perusahaan tapi tidak sempurna, dampaknya ke masyarakat juga,” ujarnya.

Ia mencontohkan ketika ada proyek pemerintah yang tersendat. Setelah dilakukan penelusuran, ternyata perusahaan tersebut tidak kuat secara finansial. Artinya ada proses yang salah dari awal.

BACA JUGA:  Amsakar-Li Claudia Matangkan RPJMD 2025-2029, Fokus Sinergi dan SDM Unggul

“Kalau proses dari pendirian perusahaan sejak awal ada masalah, maka akhirnya akan jadi masalah. Maka saya ajak notaris. Kita mulai dari sekarang. Bukan mau kesampingkan anak bangsa. Tapi mau mulai menegakkan. Supaya suatu hari sempurna,” tuturnya.

Kepala Badan Pengusahaan Batam ini juga mengajak para notaris untuk bersama pemerintah membangun dan menjaga Batam. Jika semua pihak bersatu, termasuk notaris, pembangunan Batam akan lebih cepat.

“Ayo kita buat yang terbaik. Hari ini aturan demi aturan terbit. Pemerintah hanya mengontrol administrasinya. Pelaksanaan di lapangan ada di Bapak Ibu sekalian,” kata dia.

Sering Dimanfaatkan Oknum

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Riau, Agus Widjaja mengatakan selama ini notaris sering dimanfaatkan orang tidak bertanggung jawab dalam kegiatan pencucian uang. Baik itu terorisme, narkotika, dan lainnya.

BACA JUGA:  BP Batam Bentuk Tim Tanggap Insiden Siber

“Notaris tidak punya pelatihan pendidikan intelijen. Jadi tidak punya perkiraan siapa klien kita. Apakah betul-betul mempunya modal, punya dokumen yang sah, atau berpura-pura saja. Sehingga banyak notaris jadi korban dalam masalah hukum,” ungkapnya.

Seperti yang disampaikan Walikota, sambung Agus, terlihat banyak perusahaan di Batam. Tapi tidak diketahui apakah perusahaan tersebut memiliki finansial yang cukup untuk ikut tender.

“Ini kita adakan sebagai bentuk perlindungan kepada notaris, dengan memberikan informasi. Pendekatan yang dipakai dalam penerapan PMPJ ini sesuai ketentuan, pendekatan berbasis risiko. Dengan begitu mudah-mudahan Batam dan Kepri menjadi role model notaris di Indonesia,” tutur Agus.

BACA JUGA:  Rudi Perkenankan Pembelajaran Tatap Muka, Asal...

Penghargaan Untuk Notaris

Ketua Panitia, Darsyad mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi dan meningkatkan pengetahuan serta pemahaman tentang PMPJ.

Narasumber yang dihadirkan antara lain dari Kementerian Hukum dan HAM, PPATK, dan Pengurus Wilayah Ikatan Notaris.

Adapun pesertanya adalah notaris se-Kota Batam, serta perwakilan notaris dari Kota Tanjungpinang, Kabupaten Karimun, dan Kabupaten Bintan.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan pada notaris. Penghargaan diberikan kepada notaris yang paling tertib administrasi dalam pemeriksaan protokol dan penyampaian laporan bulanan melalui aplikasi Silaris.

Berita Terkait

Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi
KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang
Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar
Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 31 Oktober 2026
Cuaca Batam 7 Oktober: Sejumlah Wilayah Diprakirakan Berkabut, Suhu hingga 32 Derajat
TMA Waduk Nongsa Alami Penyusutan, BP Batam Percepat Langkah Teknis Amankan Pasokan Air Warga

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:02 WIB

KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar

Berita Terbaru