Mendagri Tito Prediksi 220 Kepala Daerah Maju Lagi di Pilkada 2020

- Publisher

Rabu, 26 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memperkirakan sebanyak 220 kepala dengan status petahana akan kembali bertarung di perhelatan Pilkada serentak 2020.

“Dari 270, 220 diperkirakan petahana bertanding lagi. 220 ini mayoritas berarti. Dia bertanding lagi. Untuk bisa bertahan,” kata Tito saat melakukan kunjungan kerja ke Padang, Sumatera Barat yang disiarkan di Kanal Youtube Kemendagri.

Sementara sisanya, kata Tito, sekitar 50 kepala daerah lainnya tidak lagi mengikuti pesta demokrasi di daerah karena beberapa alasan. Ada yang sengaja tak berniat mencalonkan lagi hingga terbentur regulasi sudah menjabat sebanyak dua periode.

BACA JUGA:  Jelang Pilkada, Pengamanan Gudang Logistik KPU Batuaji Diperketat

Meski demikian, Tito menyatakan kepala daerah yang akan rampung masa jabatannya tersebut pasti akan mendukung salah satu kandidat yang berkontestasi di wilayahnya masing-masing.

Para kepala daerah yang tak ikut berkontestasi lagi, kata Tito, cenderung menghendaki kebijakan yang dibuat pada masa pemerintahannya bisa terus berjalan.

BACA JUGA:  Ini Alasan Revisi UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaran Ibadah Haji dan Umrah

“Tapi dalam praktek mayoritas yang ga bertanding lagi, ini teori, cenderung akan mendorong jagoan. Kenapa? untuk amankan kebijakan-kebijakan yang udah dibuat, supaya bisa langgeng,” kata Tito.

Melihat kondisi demikian, Tito menyebut Pilkada 2020 akan dijadikan momentum pemicu bagi pemerintah daerah untuk menangani penyebaran virus (covid-19) dan dampaknya. Terlebih jika, banyak kepala daerah petahana akan maju lagi dalam pilkada.

BACA JUGA:  Pilwako Batam 2024 Diprediksi Jadi Dejavu Pilkada Sidrap 2018: Pertarungan Istri Petahana VS Wakil Petahana

“Caranya gimana? di setting supaya aturan-aturan dan perlindungan penanganan pandemi dimasukkan dalam proses pilkada,” kata dia.

Diketahui, Pilkada tahun 2020 akan digelar secara serentak di 270 wilayah. Kemendagri mencatat ada 105.852.716 orang yang berpotensi menjadi pemilih pada gelaran yang jatuh 9 Desember 2020 mendatang.

Sumber : www.cnnindonesia.com

Berita Terkait

Konsolidasi di Batam, Ahmad Ali Tegaskan Target PSI Rebut Satu Kursi DPR RI dari Kepri
Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Subianto Turun Jadi 9,8 Persen
Sekretaris Projo Kepri: Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA
Jokowi Ungkap Sudah Jadi Anggota PSI, November Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina
Usulan Pilkada Tanpa Wakil Layak Dikaji, Sudah Dibahas Lintas Fraksi DPR
Silaturahmi Hanura dan Bawaslu Batam, Bahas SIPOL hingga Validitas Kepengurusan Partai
Formasi Baru! Duet ‘Kak Randi– Mas Kamal’ Resmi Pimpin NasDem Batam: Siap Dekatkan Politik ke Rakyat, Pemilih Muda Dibidik
Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Konsolidasi di Batam, Ahmad Ali Tegaskan Target PSI Rebut Satu Kursi DPR RI dari Kepri

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Subianto Turun Jadi 9,8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Sekretaris Projo Kepri: Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Minggu, 27 September 2026 - 10:15 WIB

Jokowi Ungkap Sudah Jadi Anggota PSI, November Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Usulan Pilkada Tanpa Wakil Layak Dikaji, Sudah Dibahas Lintas Fraksi DPR

Berita Terbaru