INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna menggelar pasar murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di kawasan Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini menjadi upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Sejumlah komoditas yang dijual memiliki harga sekitar Rp2.000 hingga Rp3.000 lebih rendah dibandingkan harga di pasaran.
Bahan pangan yang disediakan meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, telur, bawang merah, bawang putih, wortel, dan kentang. Pelaksanaan program ini melibatkan sejumlah perangkat daerah serta Perum Bulog Cabang Natuna.
“Kita tahu kondisi ekonomi masyarakat saat ini, sehingga kita hadirkan bahan pokok dengan harga murah,” kata Cen Sui Lan, Sabtu (24/10/2026).
Program pasar murah dan GPM dilaksanakan melalui pembagian peran sejumlah organisasi perangkat daerah. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkopum) Natuna menyediakan komoditas berupa gula pasir, tepung terigu, dan telur.
Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Natuna bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Natuna untuk menyediakan sejumlah bahan pangan lainnya, termasuk beras, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, wortel, dan kentang.
Gula Rp12 Ribu, Telur Rp45 Ribu per Papan
Kepala Disperindagkopum Kabupaten Natuna, Marwan Sjah Putra, mengatakan pihaknya menyiapkan dua ton gula pasir, 1,5 ton tepung terigu, dan 500 papan telur untuk kegiatan tersebut.
Komoditas itu dijual dengan harga di bawah pasaran. Gula pasir dibanderol Rp12.000 per kilogram, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, sedangkan telur dijual Rp45.000 per papan.
Marwan menjelaskan, komoditas gula pasir, tepung terigu, dan telur mendapat subsidi dari pemerintah daerah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Adapun beras dan minyak goreng memperoleh dukungan subsidi melalui program pemerintah pusat, dengan Perum Bulog bertugas menyalurkan komoditas tersebut kepada masyarakat.
Melalui skema tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan pengeluaran yang lebih ringan.
Sayuran Dijual Lebih Murah
Selain komoditas yang disediakan Disperindagkopum, DKPP Natuna turut menghadirkan sejumlah bahan pangan, seperti bawang merah, wortel, dan kentang.
Kepala DKPP Natuna, Wan Syazali, menjelaskan pihaknya memperoleh bahan pangan tersebut melalui pembelian secara grosir dari pedagang. Selanjutnya, komoditas dijual kembali kepada masyarakat dengan harga eceran yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Menurutnya, DKPP Natuna belum memiliki anggaran khusus untuk memberikan subsidi terhadap komoditas sayuran tersebut. Namun, mekanisme pembelian grosir memungkinkan pemerintah menawarkan harga yang lebih terjangkau.
Wan Syazali menyebut kegiatan itu juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Kabupaten Natuna dan sejalan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia.
Lebih dari 17 Kali Digelar, Enam Wilayah Masih Menunggu
Pemkab Natuna mencatat program pasar murah telah dilaksanakan lebih dari 17 kali sepanjang 2026. Dari total 17 kecamatan di Natuna, masih terdapat sejumlah wilayah yang belum menjadi lokasi pelaksanaan program tersebut.
Wilayah yang masih menunggu pelaksanaan pasar murah meliputi Subi, Serasan, Serasan Timur, Midai, Seluan, dan Pulau Panjang.
Cen Sui Lan sebelumnya menyampaikan bahwa kegiatan serupa dilaksanakan secara berkala di sejumlah kecamatan untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap bahan pangan murah.
Tantangan geografis menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pemerataan program, mengingat sejumlah wilayah tersebut berada di pulau-pulau yang terpisah dari pusat pemerintahan kabupaten.
Di sisi lain, masyarakat berharap pasar murah terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah. Warga juga mengharapkan sistem antrean yang lebih tertib agar proses pembelian berlangsung nyaman.
Melalui pasar murah dan Gerakan Pangan Murah, Pemkab Natuna berupaya menjaga keterjangkauan harga pangan serta memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok, termasuk bagi warga yang tinggal di wilayah kepulauan.
Penulis : RP
Editor : IZ

















