Jawab Tuduhan Publik Yang Bilang PDIP Sarang PKI, Begini Kata Megawati

- Admin

Kamis, 27 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Megawati Soekarnoputri mengaku kesal dengan pihak-pihak yang menuduh PDIP sebagai sarang PKI dan menganut paham komunisme. Kata dia, tuduhan tersebut sama sekali tidak beralasan dan terkesan mengada-ada.

Pada suatu acara yang digelar secara virtual, Megawati mengatakan, saat ini Indonesia sudah terikat dengan satu ideologi, yakni Pancasila. Itulah sebabnya, sudah tidak ada lagi PKI di dalam negeri. Sehingga, tuduhan yang selalu dialamatkan untuknya, Jokowi, dan seluruh jajaran di PDIP mutlak keliru

“Masalah Pancasila itulah tempat kita berpijak untuk politik. Kita ini partai nasionalis. Semua inspirasinya datang dari proklamator kita yang orang boleh saja enggak senang, malah Bung Karno pernah sementara waktu dibilang komunis, saya anaknya dibilang komunis, saya kalem aja,” ujarnya, dikutip dari Kumparan, Rabu 26 Agustus 2020.

Baca Juga :  Ganjar Pranowo Ditetapkan Jadi Capres PDIP

Megawati memastikan, orang-orang yang kerap menuduh dia dan Jokowi PKI berasal dari kelompok ‘seberang’ yang tidak menyukai pihaknya, baik secara personal maupun partai. Kenyataan tersebut membuat dia heran dan bertanya-tanya mengenai jalan pikir si penuduh.

“Orang yang enggak senang selalu bilang saya PKI, Pak Jokowi itu PKI. Nalarnya pada ke mana?” tanyanya.

Baca Juga :  KPU Tidak Bisa Diskualifikasi Pelanggar Protokol Kesehatan di Pilkada 2020

Padahal, Mega menyebut, masalah ideologi sudah selesai dengan beberapa kali dia menjabat sebagai pelayan publik, hingga menjadi Presiden Indonesia kelima.

“Saya ini dijadikan anggota DPR tiga kali, berarti 15 tahun, dipotong dua tahun karena saya jadi Wapres. Saya pertama kali jadi itu zaman Pak Harto, jadi saya kena screening tentara. Kenapa saya bisa lewat? Berarti, entengnya, yang screening saya itu dong yang PKI, kalau saya PKI? Karena dia yang meloloskan, bukan saya yang minta,” tegasnya.

Baca Juga :  KPU Tegaskan tak Ada Niat Memanipulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu

Mega Sebut PDIP Partai Nasionalis

Setelah membeberkan hal tersebut, dikutip dari CNN, Mega meminta seluruh calon kepala daerah yang diusung PDIP di Pilkada Serentak tahun ini, bisa menjalankan perjuangan politik dengan berpedoman pada ideologi Pancasila dan semangat nasionalisme.

Lantas jika tidak, maka mereka tidak sepaham dengan gagasan yang dianut PDIP. Sebab, partai yang dibinanya tersebut merupakai kelompok nasionalis yang berideologikan Pancasila.

“Jadi kalo masih mau ikut PDIP enggak ada cara lain ya harus jadi nasionalis, ikut ideologi Pancasila,” kata dia.

Berita Terkait

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama
Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir
Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam
KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah
Raja Hery Mokhrizal Kembali Nahkodai Hanura Batam, Janji Bangun Kekuatan dari Akar Rumput
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo–Gibran Capai 81 Persen
Pemerintah Persilakan DPR Bahas Draf RUU Perampasan Aset
Ini Alasan Revisi UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaran Ibadah Haji dan Umrah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:39 WIB

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama

Kamis, 20 November 2025 - 12:39 WIB

Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir

Kamis, 13 November 2025 - 10:49 WIB

Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam

Senin, 10 November 2025 - 07:04 WIB

KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah

Jumat, 31 Oktober 2025 - 08:28 WIB

Raja Hery Mokhrizal Kembali Nahkodai Hanura Batam, Janji Bangun Kekuatan dari Akar Rumput

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB