BP Batam Paparkan Keunggulan Batam dalam FGD Peluang Investasi di KEK Indonesia

- Admin

Minggu, 6 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam memaparkan keunggulan Batam dalam sebuah forum discussion group (FGD) tentang Peluang Investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Indonesia, yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, di R Hotel Rancamaya, Bogor, Jumat (4/9/2020).

FGD dibuka oleh Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang selaku Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, Wahyu Utomo.

Wahyu Utomo mengatakan FGD ini penting dilakukan dalam rangka mendorong peningkatan investasi asing di Indonesia, khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Indonesia dan Free Trade Zone (FTZ).

Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suharto Pranoto, yang juga merupakan Sekretaris Dewan Nasional KEK menjadi narasumber dalam FGD tersebut didampingi oleh Kepala Bidang Analisa Ekonomi Makro dan Sektor Strategis BP Batam, Irfan Syakir Widyasa.

Enoh Suharto Pranoto dalam kesempatan tersebut mengemukakan, Pemerintah akan terus memfasilitasi investor yang ada, termasuk menyelesaikan berbagai kendala dalam menjalankan operasinya, di antaranya memangkas birokrasi yang panjang.

Baca Juga :  BP Batam Pastikan Seluruh Dokumen Perizinan Lengkap

Enoh Suharto Pranoto, pada forum ini, juga menyosialisasikan pengembangam sektor jasa pendidikan tinggi dan jasa kesehatan. “Roadmapnya sedang disusun BP Batam tahun ini,” kata Enoh.

“Ini sangat positif sekali untuk Batam ke depan dan akan memberikan kontribusi untuk PDRB. Memberikan peluang kenagakerjaan. Dan dukungan vokasi industri. Sekaligus mengurangi uang yang terbang ke luar negeri dengan banyaknya WNI berobat ke luar dan juga mencari pendidikan tinggi di luar negeri,” kata Enoh.

Enoh Suharto, menambahkan, BP Batam terus berupaya meningkatkan sektor-sektor strategis baru agar ekonomi Batam lebih kuat dan bervariasi dan lebih banyak pilihan sektor bagi investor untuk berinvestasi.

Kepala Bidang Analisa Ekonomi Makro dan Sektor Strategis BP Batam, Irfan Syakir Widyasa, mengatakan, BP Batam juga memaparkan tentang fasilitas investasi di FTZ Batam.

Dikatakan Irfan, adapun peluang Investasi di Batam, Batam secara geografis memiliki letak yang sangat strategis, berada di jalur lalu lintas perdagangan internasional Selat Malaka yang merupakan jalur perdagangan internasional yang sangat ramai yang dilalui lebih dari 60.000 kapal setiap tahunnya.

Baca Juga :  Jaringan Telkomsel Sudah Kembali Normal

Dengan status Free Trade Zone (FTZ) akan sangat menguntungkan investor yang orientasinya ekspor. Ditambah dengan fasilitas dan infrastruktur yang memadai, serta besarnya dukungan ekosistem untuk pengembangan industri atau sektor strategis baru di Batam.

“Contohnya dukungan keberadaan perusahaan teknologi tinggi di Batam. Secara klasifikasi OECD 17% perusahaan yang beroperasi di Batam masuk kategori high tech. Contoh lain, yaitu dukungan human resource di Batam. Human Development Index Batam di atas rata-rata nasional,” kata Irfan.

“Selain itu, tersedianya pilihan lokasi investasi yang beragam. Masih tersedia 330 hektar lebih lokasi di 24 Kawasasan Industri di Batam,” tambah Irfan.

“Dengan Pengembangan KEK di Pulau Batam, seperti MRO Batam Aero Teknik dan KEK Digital di Nongsa Digital Park, juga akan semakin memperkuat Batam sebagai kawasan investasi,” kata Irfan.

Dalam pertemuan ini juga dilakukan business matching. Ada pengusaha anggota AMCHAM (American Chamber), yang hadir, menanyakan lokasi yang paling cocok untuk pabrik furniture yang dekat dengan sumber bahan baku dan tenaga kerja, di mana hal ini langsung ditindaklanjuti oleh kawasan industri yang siap. Selain itu terdapat juga ketertarikan dari anggota AMCHAM mengenai pengembangan sektor medis dan world class university.

Baca Juga :  Bimtek Pengelolaan Website, BP Batam Kenalkan Inovasi Permohonan Informasi Melalui Aplikasi B-Care

Selain dari BP Batam, pembicara inti adalah Wakil Ketua III Pelaksana Dewan Nasional KEK, Budi Santoso, dengan tema Fasilitas dan Kemudahan KEK, dan Managing Director, America Chamber Of Commerce, A Lin Meumann, dengan tema Potensi Investasi Bisnis Amerika di KEK.

FGD juga dihadiri Wakil Ketua II Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, I Gusti Putu Suryawirawan, bersama jajaran Dewan Nasional KEK, perwakilan Kementerian Perdagangan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, Badan Koordinasi Penanaman Modal, BP Batam, Kedutaan Besar Amerika Serikat, Asosiasi/Perusahaan, Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK.

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB