Arab Saudi Segera Mulai Buka Kembali Umrah untuk Jamaah Lokal

- Publisher

Kamis, 17 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Arab Saudi dilaporkan akan memulai kembali ibadah umrah dalam waktu dekat. Berdasarkan laporan kantor berita setempat, Saudi Gazette, umrah hanya diizinkan untuk jemaah domestik atau warga negara asing yang sudah berada di wilayah Kerajaan.

Menurut sumber yang tidak mau disebutkan namanya, jemaah haji domestik akan diizinkan untuk menunaikan ibadah haji asalkan memenuhi syarat dan ketentuan tertentu.

Para jemaah wajib membawa sertifikat medis untuk menunjukkan bahwa mereka dinyatakan negatif virus corona. Pembukaan pintu umrah juga kata sang sumber akan dilakukan sejalan dengan langkah pencegahan dan protokol pencegahan virus corona.

BACA JUGA:  Berikut 10 Poin Penyelenggaraan Haji dan Umroh dari Menag

Dalam waktu dekat Kementerian Haji dan Umrah Saudi akan mengumumkan syarat dan ketentuan umrah tersebut.

Sumber itu mengatakan bahwa akan ada aplikasi seluler yang menentukan tanggal dan waktu pelaksanaan ibadah haji oleh setiap jemaah. Sementara izin umrah akan dikeluarkan oleh otoritas terkait kepada mereka yang memenuhi syarat dan ketentuan.

Wakil Menteri Haji dan Umrah untuk Urusan Haji Hussein Al-Sharif mengaku kementerian sedang mengevaluasi pengalaman keberhasilan melaksanakan ibadah haji di tengah pandemi corona.

BACA JUGA:  COVID-19 di Malaysia Cetak Rekor, Tembus 6.000 Kasus Sehari

Dia mengatakan kementerian akan memanfaatkan pengalaman sukses itu dalam menerapkan langkah-langkah kesehatan dan peraturan ketat untuk musim umrah mendatang.

Sebelumnya Arab Saudi disebut akan mengumumkan rencana membuka izin pelaksanaan umrah secara bertahap. Kebijakan itu dilakukan setelah kerajaan mencabut sebagian penangguhan penerbangan internasional mulai Selasa (15/9).

Arab Saudi diketahui menangguhkan umrah sepanjang tahun sejak Maret demi mencegah penyebaran virus corona ke kota-kota paling suci umat Islam. Saudi juga mengurangi jumlah jemaah yang diperbolehkan melakukan ibadah haji pada akhir Juli lalu.

BACA JUGA:  Erdogan: Turki Hanya Tunduk pada Allah!

Saat itu, hanya 10 ribu jemaah yang diperbolehkan melakukan ibadah haji tahunan. Padahal tahun lalu, 2,5 juta umat yang berpartisipasi dalam ziarah itu.

Sementara itu, pihak kerajaan juga akan mengakhiri semua pembatasan transportasi udara, darat dan laut untuk warga Saudi “setelah 1 Januari” tahun depan. Namun, pihak kementerian tidak memberikan tanggal pasti kapan pembatasan itu diangkat, seperti dikutip AFP.

Sumber : www.cnnindonesia.com

Berita Terkait

Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup
Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup
Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi
Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina
Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB
Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi
BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026
BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

Selasa, 29 September 2026 - 10:36 WIB

Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina

Jumat, 25 September 2026 - 08:12 WIB

Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB

Berita Terbaru