Arab Saudi Catat Rekor, 3.531 Pasien Covid-19 Sembuh dalam Sehari

- Publisher

Jumat, 29 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arab Saudi, inikepri.com – Arab Saudi mencatatkan sebanyak 3.531 pasien sembuh dari infeksi virus corona (Covid-19) dalam 24 jam terakhir. Ini adalah jumlah tertinggi pasien Covid-19 sembuh yang dikonfirmasi pemerintah negeri padang pasir itu dalam laporan harian mereka.

Selain itu, Arab Saudi mencatatkan 1.644 kejadian baru infeksi corona, sehingga totalnya menjadi 80.185 kasus pada Kamis (28/5/2020). Kementerian Kesehatan Arab Saudi juga melaporkan, ada 16 orang yang sebelumnya dinyatakan positif corona meninggal karena komplikasi dalam 24 jam terakhir.

BACA JUGA:  Vaksin Berbayar di Malaysia Pakai Sinopharm dan Sinovac

Namun, angka kematian akibat Covid-19 di Arab Saudi masih relatif rendah dibandingkan negara-negara lain di dunia, dengan total pasien meninggal 441 jiwa sejauh ini. Meskipun ada peningkatan yang stabil pada kasus Covid-19, Arab Saudi juga menyaksikan peningkatan signifikan pada kasus kesembuhan dengan hampir 70 persen atau 54.553 orang dari total pasien yang terjangkit virus telah pulih sampai hari ini.

BACA JUGA:  Presiden Mengingatkan Kepala Daerah Waspadai Pergerakan Covid-19

Arab Saudi akan mengurangi pembatasan terkait dengan langkah-langkah pencegahan wabah virus corona. Beberapa kegiatan ekonomi dan perdagangan akan kembali normal secara bertahap sesuai persetujuan Raja Salman bin Abdulaziz. Kementerian Dalam Negeri Kerajaan Arab Saudi mengumumkan itu sebelumnya pada Selasa (26/5/2020).

Menteri Kesehatan Arab Saudi, Tawfiq bin Fawzan al-Rabiah, pada Senin (25/5/2020) mengatakan, pemerintah akan memulai fase baru dari strategi pelonggaran jam malam mulai Kamis (28/5/2020). Arab Saudi juga akan mengizinkan kembali penyelenggaraan ibadah shalat berjamaah di semua masjid di luar Makkah mulai 31 Mei ini, kata Kemendagri Arab Saudi seperti dikutip kantor berita negara, Saudi Press Agency.

BACA JUGA:  Bos WHO Tedros: Corona Terjadi Secara Alami

Kebijakan pelonggaran itu akan didasarkan pada dua pilar, yakni kapasitas sistem perawatan kesehatan dalam mengakomodasi kasus-kasus kritis dan kebijakan memperluas pengujian dan deteksi dini.

Aksi

Berita Terkait

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Berita Terbaru