BIN: Ada Agenda di Balik Isu PKI Bangkit Lagi

- Admin

Rabu, 30 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo BIN (Antara)

Logo BIN (Antara)

Wawan kemudian secara terbuka menyatakan tak mempermasalahkan kepada siapapun yang ingin menonton film G30SPKI. Apalagi film itu mudah sekali diakses di saluran berbagi video di Youtube.

Film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI. Foto: Wikipedia

Artinya, kata dia, film itu bisa ditonton kapanpun, di mana pun bahkan oleh siapapun. Termasuk tak mempermasalahkan kepada pihak yang ingin menonton film itu tiap hari.

Baca Juga :  Pilu! Kisah Pengangkat Jenazah G30S: Bikin 2 Hari tak Nafsu Makan

Yang pasti larangan menonton film itu tidak ada. Kendati dia mempertanyakan untuk apa menonton film kencang digelorakan, padahal situasi negara tidak dalam kondisi bahaya.

Sejauh ini, BIN kata dia, tentu akan melakukan yang terbaik bagi masyarakat, termasuk melakukan upaya-upaya penelusuran ideologi apapun yang mencoba mempengaruhi.

“Kita tentu akan lakukan upaya-upaya agar tidak masuk. Maka itu, kita ingin masyarakat menahan diri untuk tidak terprovokasi terhadap pihak-pihak yang ingin membangkitkan emosi, permusuhan satu dengan yang lain,” kata dia.

Baca Juga :  Projo Sebut Tiga Faktor Penting Penentu Jalannya Pilpres 2024

Digoreng lagi

Sementara itu Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago menyatakan jika isu PKI bangkit lagi memang sengaja digoreng lagi oleh sejumlah pihak.

Tetapi yang membuatnya heran, isu ini dihembuskan kembali padahal tidak dalam kontestasi Pilpres. Sementara, kata dia, isu ini sangat santer pada dua Pilpres lalu antara Jokowi vs Prabowo.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Dorong Transparansi dan Pengawasan Ketat Pilkada 2024
Kegiatan nobar film G30S/PKI. Foto: Antara.

“Dulu isu ini memang sangat efektif. Sebab isu ini mudah masuk di daerah-daerah yang tidak suka dengan ideologi berbau komunis. Sementara kalau sekarang, tentu Harusnya disangkutkan dengan realitas, itu yang dibutuhkan masyarakat,” kata dia di kesempatan yang sama.

Berita Terkait

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama
Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir
Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam
KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah
Raja Hery Mokhrizal Kembali Nahkodai Hanura Batam, Janji Bangun Kekuatan dari Akar Rumput
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo–Gibran Capai 81 Persen
Pemerintah Persilakan DPR Bahas Draf RUU Perampasan Aset
Ini Alasan Revisi UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaran Ibadah Haji dan Umrah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:39 WIB

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama

Kamis, 20 November 2025 - 12:39 WIB

Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir

Kamis, 13 November 2025 - 10:49 WIB

Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam

Senin, 10 November 2025 - 07:04 WIB

KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah

Jumat, 31 Oktober 2025 - 08:28 WIB

Raja Hery Mokhrizal Kembali Nahkodai Hanura Batam, Janji Bangun Kekuatan dari Akar Rumput

Berita Terbaru