Wawan kemudian secara terbuka menyatakan tak mempermasalahkan kepada siapapun yang ingin menonton film G30SPKI. Apalagi film itu mudah sekali diakses di saluran berbagi video di Youtube.

Artinya, kata dia, film itu bisa ditonton kapanpun, di mana pun bahkan oleh siapapun. Termasuk tak mempermasalahkan kepada pihak yang ingin menonton film itu tiap hari.
Yang pasti larangan menonton film itu tidak ada. Kendati dia mempertanyakan untuk apa menonton film kencang digelorakan, padahal situasi negara tidak dalam kondisi bahaya.
Sejauh ini, BIN kata dia, tentu akan melakukan yang terbaik bagi masyarakat, termasuk melakukan upaya-upaya penelusuran ideologi apapun yang mencoba mempengaruhi.
“Kita tentu akan lakukan upaya-upaya agar tidak masuk. Maka itu, kita ingin masyarakat menahan diri untuk tidak terprovokasi terhadap pihak-pihak yang ingin membangkitkan emosi, permusuhan satu dengan yang lain,” kata dia.
Digoreng lagi
Sementara itu Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago menyatakan jika isu PKI bangkit lagi memang sengaja digoreng lagi oleh sejumlah pihak.
Tetapi yang membuatnya heran, isu ini dihembuskan kembali padahal tidak dalam kontestasi Pilpres. Sementara, kata dia, isu ini sangat santer pada dua Pilpres lalu antara Jokowi vs Prabowo.

“Dulu isu ini memang sangat efektif. Sebab isu ini mudah masuk di daerah-daerah yang tidak suka dengan ideologi berbau komunis. Sementara kalau sekarang, tentu Harusnya disangkutkan dengan realitas, itu yang dibutuhkan masyarakat,” kata dia di kesempatan yang sama.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















