Presiden Jokowi Dorong Transparansi dan Pengawasan Ketat Pilkada 2024

- Publisher

Selasa, 20 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo menghadiri Rapat Konsolidasi Nasional dalam rangka Kesiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024, yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Selasa, 20 Agustus 2024. Foto: BPMI Setpres/Rusman

Presiden Joko Widodo menghadiri Rapat Konsolidasi Nasional dalam rangka Kesiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024, yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Selasa, 20 Agustus 2024. Foto: BPMI Setpres/Rusman

INIKEPRI.COM – Presiden Joko Widodo hadir dalam Rapat Konsolidasi Nasional untuk mempersiapkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Selasa (20/8/2024). Dalam sambutannya, Presiden Jokowi memberikan apresiasi atas kerja keras Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang sukses menyelenggarakan Pemilu 2024.

Presiden juga mendorong kesuksesan itu bisa tercipta di Pilkada 2024 lewat transparansi dan pengawasan yang ketat dalam prosesnya.

“Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada KPU, baik di pusat maupun daerah, yang telah berhasil menyelenggarakan seluruh tahapan pilpres dan pemilu legislatif 2024 dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Presiden dikutip dari keterangan tertulis BPMI Setpres.

BACA JUGA:  Presiden: OJK Harus Makin Inklusif

Presiden Jokowi juga mengakui tantangan besar yang dihadapi dalam penyelenggaraan pemilu serentak terbesar dalam sejarah Indonesia. Setelah menyelesaikan tugas besar ini, KPU kini harus segera bersiap menghadapi Pilkada serentak di 508 kabupaten/kota dan 37 provinsi.

“Sebanyak 203 juta pemilih tercatat dalam daftar pemilih sementara, tepatnya 203.920.554 pemilih,” ungkap Presiden.

Presiden menekankan pentingnya belajar dari berbagai masalah yang muncul pada Pemilu sebelumnya, seperti ketidakakuratan pendaftaran pemilih, masalah distribusi logistik, hingga gangguan dalam proses penghitungan suara.

BACA JUGA:  KPU Tegaskan tak Ada Niat Memanipulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu

“Saya ingin menekankan bahwa masalah-masalah di masa lalu jangan sampai terulang kembali,” tegas Presiden.

Selain itu, Presiden juga menyoroti pentingnya pengawasan dan transparansi dalam proses pemilihan untuk mencegah kecurangan dan memastikan penegakan hukum yang adil.

“Penting untuk meningkatkan fungsi pengawasan pemilu dengan menempatkan pengawas independen yang netral dan meningkatkan transparansi proses penghitungan suara dengan memanfaatkan teknologi yang andal,” ucap Presiden.

Presiden Jokowi mengajak seluruh elemen penyelenggara pemilu untuk bekerja sama demi kesuksesan Pilkada 2024. Dengan persiapan matang dan kerja keras, Presiden optimis bahwa pilkada serentak pertama yang melibatkan lebih dari 203 juta pemilih ini akan sukses dan membawa legitimasi kuat dari masyarakat.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi akan Terima Penghargaan Agricola Medal dari FAO atas Usaha Melawan Kelaparan

“KPU adalah penjaga utama kualitas demokrasi elektoral, jadi laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, serta kehormatan dan integritas,” tutur Presiden.

Dalam acara tersebut, Presiden didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Hadi Tjahjanto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Ketua KPU Mochammad Afifuddin, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, dan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional
Banyak Capaian Nyata dalam 1,5 Tahun, KNPI Puji Pemerintahan Prabowo: Mulai Pemberantasan Korupsi hingga Mafia Tambang
Gerindra Kepri Terus Bergerak Hadirkan Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat
Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak PROJO, Ini Alasannya
DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama
Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir
Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam
KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:20 WIB

Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional

Sabtu, 11 April 2026 - 15:38 WIB

Banyak Capaian Nyata dalam 1,5 Tahun, KNPI Puji Pemerintahan Prabowo: Mulai Pemberantasan Korupsi hingga Mafia Tambang

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:32 WIB

Gerindra Kepri Terus Bergerak Hadirkan Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:07 WIB

Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak PROJO, Ini Alasannya

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:39 WIB

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama

Berita Terbaru