Batam, inikepri.com – Pemerintah tak main-main dalam menata Kampung Tua Tanjung Riau. Desainnya ciamik, bagaikan resort.
“Ya, kontrak sudah diteken. Saat ini mulai ada pelaksanaan kegiatan di lapangan,” ujar Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin saat meninjau proyek yang berada di Kecamatan Sekupang itu, Selasa (27/10/2020).

Sebagaimana yang sudah direncanakan 2019 lalu, menurut Jefridin, penataan Kampung Tua Tanjung Riau ini memiliki nilai kontrak Rp15,5 miliar (multiyears Loan APBN 2020-2021).
“Waktu pelaksanaan Oktober, bulan ini tahun 2020 hingga Juni 2021 tahun depan,” terang suami Hj Hariyanti Jefridin ini.

Dilansir dari katabatam, inikepri.com mendapatkan gambar rancangan penataan Kampung Tua Tanjung Riau tersebut. Benar-benar menakjubkan. Sepintas mirip resort. Cocok menjadi tujuan wisata baru di Kota Batam.
Di foto itu ada pelantar lingkar, plaza, drainase lingkungan, dan jalan poros dengan arsitektur menawan.
Uniknya lagi masih dilengkapi pelantar lingkar, pedestrian, hingga gerbang. Semua berseling dengan taman asri di atas laut. Sungguh indah dan nyaman untuk berolahraga atau sekadar melepas penat.

Item pekerjaan yang dilaksanakan tidak sekaligus. Pada tahun 2020 ini yang dikerjakan pelantar lingkar, plaza, drainase lingkungan, dan sebagian jalan poros.
Selanjutnya, tahun 2021 dilanjutkan bangun pelantar lingkar, lanjutan jalan poros, pedestrian, dan gerbang.
“Kampung tua ini kita buat jadi cantik, kita tata rapi, untuk dijadikan tempat kunjungan wisata,” kata Jefridin.
Sebagaimana diketahui, Kampung Tua Tanjung Riau ini dibangun lewat bantuan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Penataan akan dilaksanakan di lahan seluas 19 hektare.
Selanjutnya Jefridin berharap agar warga ikut berpartisipasi. “Jadi lingkungan pemukimannya diperindah, diberi bunga, dan kita dorong masyarakat untuk berpartisipasi,” ujarnya. (ER)

















