Perusahaan Biji Pelastik Ini Terindikasi Sengaja Buang Limbah Hingga Mencemari Lingkungan

- Publisher

Selasa, 3 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Salah satu perusahaan di bilangan Sekupang, Kota Batam diduga membuang air limbah hasil pengolahan plastik ke parit di depan perusahaan tersebut hingga mencemari lautan sekitar.

Adalah PT Nusa Rizki Industri yang bergerak di bidang pengolahan biji plastik. saban malam tiba, perusahaan ini dengan sengaja membuang air limbah yang diindikasikan bekas pencucian bahan baku biji plastik dan air bekas produksi pendinginan biji plastik ke parit yang menuju ke laut.

BACA JUGA:  Pemko Dukung Pelangi Nusantara 2021 di Kota Batam

DE, salah seorang bekas pekerja di perusahaan tersebut mengatakan, kegiatan ini sudah berlangsung lama dan tidak tersentuh oleh pihak terkait.

“Cek saja tiap malam, aliran airnya cukup kencang. Langsung ke parit,” katanya.

Pengamatan inikepri.com di lapangan, Senin (19/10/2020) sekitar pukul 21:00 WIB, didapati fakta adanya limbah cair yang berasal dari lingkungan perusahaan tersebut.

BACA JUGA:  Rival Pribadi: Tuduhan Tempo ke NasDem Bukan Kritik, Tapi Agitasi Berkedok Jurnalisme
Pantauan inikepri.com pada Senin (19/10/2020) malam, aliran air yang diduga mengandung bahan berbahaya dan beracun mengalir deras dari lingkungan perusahaan ke parit di depan pabrik pengolahan biji plastik (inikepri.com)

Salah seorang warga di sekitar perusahaan, SS menceritakan, beberapa saat yang lalu, akibat air dari perusahaan ini, salah seorang pemilik kolam ikan harus merasakan dampaknya.

“Satu kolam ikan miliknya habis mati. Sempat ada ribut, tapi akhirnya senyap,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Tata Titik Reklame, Pemko Bersama BP Batam Akan Tertibkan Titik Reklame Liar dan yang Tak Berizin

Pihak inikepri.com juga telah berkirim surat konfirmasi kepada perusahaan tersebut. Dua buah surat yang inikepri.com telah layangkan belum ada tanggapan hingga saat ini.

Terpisah, hingga berita ini ditulis, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam juga belum menjawab pesan yan WhatsApp yang inikepri.com kirimkan, pada Senin (02/11/2020) siang. (RWH)

Berita Terkait

Hadiri Musda V Demokrat Kepri, Cen Sui Lan Tekankan Pentingnya Sinergi untuk Daerah Perbatasan
KABAR BAIK! Pertengahan Juni, Trans Batam Mulai Layani Rute ke Bandara Hang Nadim
Dana BGN Belum Cair, Program Makan Bergizi Gratis di Kepri Dihentikan Sementara
Dari Keterbatasan ke Harapan: Kisah Daniel dan Wujud Kepedulian Amsakar-Li Claudia
BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam
PLN Batam Pastikan Tarif Listrik Belum Naik, Masyarakat Diminta Cek Informasi Resmi
Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan
Cen Sui Lan Sambut Jamaah Haji Natuna di Asrama Haji Batam, Pemkab Siapkan Penyambutan di Ranai

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 12:15 WIB

Hadiri Musda V Demokrat Kepri, Cen Sui Lan Tekankan Pentingnya Sinergi untuk Daerah Perbatasan

Senin, 8 Juni 2026 - 08:15 WIB

KABAR BAIK! Pertengahan Juni, Trans Batam Mulai Layani Rute ke Bandara Hang Nadim

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:00 WIB

Dana BGN Belum Cair, Program Makan Bergizi Gratis di Kepri Dihentikan Sementara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:05 WIB

Dari Keterbatasan ke Harapan: Kisah Daniel dan Wujud Kepedulian Amsakar-Li Claudia

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:30 WIB

BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam

Berita Terbaru