Hehe! Akhirnya Puan Ngaku Matikan Mikrofon, Begini Ceritanya

- Admin

Kamis, 12 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puan Maharani (ist)

Puan Maharani (ist)

Setelah sempat bungkam, akhirnya Puan Maharani ngaku memang bener mematikan mik Irwan Fecho. Hal itu dia sampaikan dalam kanal YouTube Boy William yang diunggah pada 12 November 2020.

Puan dan Boy berkeliling gedung DPR hingga sampai di ruang sidang. “Ini ruang sidang Paripurna yang happening itu lho,” kata Puan.

Ketua DPR RI wanita pertama itu menjelaskan ke Boy William yang kelihatan takjub kalau kursi di deretan paling depan untuk fraksi besar. Obrolan beralih ke insiden mik. “Kasus mik kok bisa mati, sih?” tanya Boy.

Baca Juga :  KPU Kota Batam: Pelanggaran TSM yang Didalilkan Nuryanto-Hardi Tidak Jelas

Puan lalu menjelaskan kalau ada beberapa pimpinan di DPR. “DPR itu punya aturan tata tertib. Kita yang pimpin itu ada lima dan siapa yang akan pimpin (rapat) itu kesepakatan dari rapat pimpinan,” jelas Puan. Meski begitu, pimpinan tetap berkewajiban untuk mengatur jalannya rapat.

Baca Juga :  Duet Anies-Puan di Pilpres 2024 Mengemuka, Pengamat: Bisa Terjadi

Dia lalu menjelaskan posisi duduk, bahwa kursi pimpinan berada di tengah. Puan juga menjelaskan tata cara rapat di DPR. “Jadi kalau satu orang sudah mendapat kesempatan berbicara seharusnya kemudian tidak mengulang lagi, tetapi ia memberi kesempatan yang lain untuk berbicara.”

Selama rapat berlangsung, hanya ada satu mikrofon yang bisa aktif dalam ruang sidang. Maka ketika anggota sedang berbicara, mik pimpinan rapat otomatis mati. “Kalau floor sedang berbicara, yang di atas itu tidak bisa ngomong karena memang otomatis.”

Baca Juga :  Pengamat Sebut Gibran 'Kartu Truf' Prabowo Raup Suara Milenial-Gen Z

Puan mengaku harus menyudahi interupsi Irwan untuk memberikan kesempatan pada yang lain. “Karena ngomong terus tentu saja sebagai pimpinan sidang harus mengatur agar semua dapat kesempatan dan waktu berbicara.“

Diminta Matikan Mik Oleh Pemimpin Rapat

Berita Terkait

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama
Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir
Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam
KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah
Raja Hery Mokhrizal Kembali Nahkodai Hanura Batam, Janji Bangun Kekuatan dari Akar Rumput
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo–Gibran Capai 81 Persen
Pemerintah Persilakan DPR Bahas Draf RUU Perampasan Aset
Ini Alasan Revisi UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaran Ibadah Haji dan Umrah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:39 WIB

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama

Kamis, 20 November 2025 - 12:39 WIB

Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir

Kamis, 13 November 2025 - 10:49 WIB

Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam

Senin, 10 November 2025 - 07:04 WIB

KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah

Jumat, 31 Oktober 2025 - 08:28 WIB

Raja Hery Mokhrizal Kembali Nahkodai Hanura Batam, Janji Bangun Kekuatan dari Akar Rumput

Berita Terbaru