Sejumlah Layanan Kesehatan di Anambas Tutup Sementara Karena Covid-19

- Publisher

Rabu, 25 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Pusat Pelayanan Masyarakat (Puskesmas) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) serta Puskesmas Batu Tambun ditutup sementara sebagai langkah pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.

Hal tersebut dilakukan setelah salah satu petugas kesehatan di Puskesmas dan RSUD Tarempa positif terpapar virus Corona atau Covid-19 pada Senin (23/11/2020) malam lalu. 

“Hal itu diputuskan manajemen Puskesmas dan RSUD untuk menghindari terjadinya penularan dan sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Kepala Puskesmas Tarempa, Januardi, A.Mk saat dihubungi media, Selasa (24/11/2020).

BACA JUGA:  Ansar Tegaskan Anak Kepri Tidak Minder Bersaing Saat Berkunjung di SMAN 1 Jemaja

Pria yang disapa bang Adi ini menambahkan, kemarin pasien bernama inisial (BJ) yang terpapar positif Covid-19, sebelum dirujuk ke Batam, BJ sempat berobat ke Puskesmas dan RSUD.

Kepala Puskesmas Tarempa, Januardi, A.Mk (ist)

“Hal tersebut kita lakukan, untuk pencegahan penyebaran corona virus, kita sterilkan dulu bang,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Herianto dan juga selaku koordinator operasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 KKA membenarkan terkait penutupan sementara Puskesmas dan RSUD tersebut.

BACA JUGA:  Batam Menuju Zona Hijau

“Benar pak, hal tersebut kita lakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol Covid-19. Namun pelayanan tetap berjalan,” kata Herianto kepada media ini.

Herianto menjelaskan, penutupan itu dilakukan untuk proses sterilisasi ruangan dalam pencegahan penyebaran virus Corona.

“Sterilisasi dengan menyemprot cairan disinfektan di sejumlah ruangan. Kita ketahui beberapa hari ini, pasien terpapar Covid-19 di Anambas semakin meningkat. Ini sebagai langkah pencegahan,” jelasnya.

Herianto menambahkan, pihaknya masih belum dapat memastikan penutupan sementara Puskesmas dan RSUD tersebut hingga kapan.

BACA JUGA:  Lepas Pakaian untuk Dijadikan Masker, Perempuan Ini Hanya Pakai BH dan Celana Dalam

Menurut dia, pihaknya saat ini masih fokus untuk sterilisasi ruangan dan nantinya akan kembali mengumumkan apabila seluruh proses telah berjalan.

“Kami belum tahu pembersihan ini akan memakan waktu berapa lama. Setelah disemprot kita cek lagi, nanti akan kami umumkan, harapannya ya secepatnya, ya paling lama 14 hari,” imbuhnya.

Herianto juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas atas ditutupnya layanan Puskesmas dan Rumah Sakit. (RD)

Berita Terkait

Fenomena Langka di Anambas, 25 Titik Rafflesia Ditemukan Mekar di Satu Kawasan Hutan
Ansar Paparkan Deretan Proyek 2026 untuk Anambas, Infrastruktur hingga Perlindungan Nelayan Dilanjutkan
Call Center 110 Polri Jadi Andalan Pemudik di Anambas, Respon Cepat Tanpa Biaya
Nelayan di Anambas Ditangkap Jual Sabu, Barang Asal Temuan Pantai
Kuasa Hukum Tegaskan Tiga Dump Truck PT TBI Lengkap Dokumen
Agar Khutbah Sah: Ini Syarat dan Rukun yang Harus Dipenuhi Khatib
Gubernur Ansar: “Letung Simpul Penting Pelayaran, Sedanau Pusat Perikanan dan Perdagangan”
Kekurangan Guru, Kepala KUA Jemaja Turut Serta Mengajar di MTsS Al-Ma’arif

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:43 WIB

Fenomena Langka di Anambas, 25 Titik Rafflesia Ditemukan Mekar di Satu Kawasan Hutan

Selasa, 14 April 2026 - 06:12 WIB

Ansar Paparkan Deretan Proyek 2026 untuk Anambas, Infrastruktur hingga Perlindungan Nelayan Dilanjutkan

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:00 WIB

Call Center 110 Polri Jadi Andalan Pemudik di Anambas, Respon Cepat Tanpa Biaya

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:39 WIB

Nelayan di Anambas Ditangkap Jual Sabu, Barang Asal Temuan Pantai

Senin, 26 Januari 2026 - 13:57 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Tiga Dump Truck PT TBI Lengkap Dokumen

Berita Terbaru