4. Mengaku Pengurus LAKI dan Bikin Heboh Kepri Mall
Bulan Maret 2020 yang lalu, Paulus Lein juga membuat kehebohan di Kepri Mall, Kota Batam.
Dilansir dari daulatkepri.co.id, pada waktu itu, Paulus yang mengaku dari organisasi kemasyarakatan (Ormas) Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI), menemukan dugaan limbah pembuangan dari Kepri Mall menuju Waduk Duriangkang tidak melalui proses standar Instasi Pengolaan Air Limbah (IPAL).
Paul yang termasuk salah satu tim investigasi LSM LAKI bersama awak media mencoba konfirmasi kepada pihak pengelola Kepri Mall pada Senin (2/3/2020) soal proses pembuangan limbah tersebut.
Danil yang mengaku manager operasional Kepri Mall lewat seluler berjanji akan melakukan pertemuan pada Selasa di Kepri Mall.
Esoknya pada Selasa (3/2/2020) pagi, Paul mendatangi kembali Kepri Mall untuk bertemu Danil seperti yang dijanjikan.
Namun, ditemukan kantor Kepri Mall tutup, Paul kaget yang menemuinya pihak securiti dan menanyakan keperluan Paul.
“Dia securiti itu tanya saya pula bukti janji ketemu, padahal Danil sendiri yang nyuruh saya kesini. Ini ada apa,” ujar Paul.
Karena merasa ditipu Danil, akhirnya Paul melakukan orasi spontan seorang diri. Dan jadi tontonan pengunjung Kepri pagi itu.
“Kita masyarakat Batam, dibodohi Pemerintah dan Kepri Mall, kita minum air limbah mereka,” teriak Paul dalam orasinya.
Namun, orasi itu kemudian mereda setelah datang pihak Polresta Barelang bersama seorang yang mengaku Chief Engenering Kepri Mall. Dia berjanji menemukan dengan pihak yang lebih berwenang untuk menjawab permasalahan limbah.
Saat Paul minum kopi untuk menunggu pihak Kepri Mall, datang sekelompok oknum aparat dan securiti yang langsung menyeret Paul sehingga terhempas ke lantai.
Sekitar 5 orang memegang Paul, sambil mengepalkan dan mengarahkan tinjunya bahkan terhadap media yang ada didekat Paul.
Paul sendiri mengaku ada 2 pukulan mendarat dikepalanya. Namun pihak securiti mengklaim hanya mengamankan dan tanpa ada pukulan. Paul lalu digiring paksa ke Pos security.

Terkait pengakuan Paulus Lein yang mengaku sebagai pengurus Ormas Laki, hal itu dibantah oleh Yustinus Buulolo.
Yustinus juga mengaku geram setalah mendapatkan kabar tersebut.
“Jadi begini, saya tegaskan ya. Saudara Paulus lein, itu bukan anggota Ormas LAKI. Dan apapun yang dilakukannya di Kepri Mall. Itu bukan atas nama LAKI,” kata Yustinus, dikutip dari daulatkepri.co.id (5/3/2020). (RD)

















