Gubernur Ansar Gesa Percepatan Pembangunan Jembatan Batam Bintan

- Publisher

Jumat, 12 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Batam-Bintan (ist)

Jembatan Batam-Bintan (ist)

INIKEPRI.COM – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad terus menggesa percepatan pembangunan infrastruktur di Kepri, khususnya Jembatan Batam Bintan. Soal jembatan Batam Bintan, Gubernur ingin pembangunannya dimulai tahun 2022.

Gubernur Ansar Ahmad menyambangi Kementerian PUPR (ist)

“Kita bersyukur semua berjalan sesuai progres. Semoga tahun 2022 Pemerintah Pusat mulai merealisasikan pembangunannya” kata Gubernur Ansar, di Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (10/3).

BACA JUGA:  Ansar Lobi Dua Menteri untuk Jalan Inpres di Kepri Hingga Balai Latihan Kerja

Di Jakarta, Gubernur Ansar melangsungkan pertemuan dengan Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Eko D. Heripoerwanto. Hadir juga pertemuan itu Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan, Reni Ahiantini.

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Eko D. Heripoerwanto menyambut baik kehadiran Gubernur Ansar. Pihak Kementerian sendiri menargetkan Jembatan Batam Bintan selesai akhir 2023 atau awal 2024.

BACA JUGA:  Ansar Pimpin Rakor DKPBPB Bintan-Karimun, Dorong Percepatan Investasi dan Penguatan Kelembagaan

Sesuai koordinasi awal, Jembatan Batam Bintan ini nantinya memiliki row jalan 100 meter dan dibagi dalam tiga trase. Panjang Trase Pulau Batam adalah 1,64 Km dilanjutkan trase Pulau Tanjungsauh sepanjang 3,35 Km dan Trase Pulau Bintan sepanjang 2,40 Km.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Kembali Perjuangkan Kapal Roro Mini untuk Lingga Saat Raker dengan Kemenhub

Dari sejumlah informasi lelang KPBU bakal dilaksanakan tahun ini. Pelelangan akan dimulai setelah mendapatkan rekomendasi tinggi vertical clearance Jembatan Batam Bintan.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Kementerian PUPR (ist)

Akhir tahun lalu, Pemprov Kepri sudah mengusulkan vertical clerance untuk tiap trase. Vertical clearance untuk trase Batam ke Tanjungsauh setinggi 20 meter. Sementara dari Tanjungsauh ke Pula Buau setinggi 40 meter. (ET)

Berita Terkait

Beda Karakter, Sama Visi: “Kami Komplementer”, Amsakar Ungkap Kunci Kekompakan dengan Li Claudia
Cekcok Komando dan PBB di Polsek Batu Aji Nyaris Ricuh, Aiptu Neri Beri Teguran: “Ini Bukan Pasar!”
Anak Hinterland Bisa Kuliah di UI, ITB hingga UGM, Pemko Batam Siapkan Beasiswa
Pemko Batam Susun Revolusi Persampahan, Tagihan Air dan Sampah Dikaji Digabung, Dua Zona Dikelola Swasta
Integrasikan CSR dan ESG, PLN Batam Hadirkan Ketahanan Energi dan Pembangunan Berkelanjutan
Amsakar Achmad Tutup Rangkaian Kejuaraan Voli Piala Walikota 2026, Berikut Deretan Prestasi BP Batam
Muskot Akuatik Batam 2026: Donal Frans P Nahkoda Baru, Fokus pada Pembinaan dan Prestasi
BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca, Antisipasi Dampak “El Nino” Demi Jaga Ketahanan Air Baku

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 21:20 WIB

Beda Karakter, Sama Visi: “Kami Komplementer”, Amsakar Ungkap Kunci Kekompakan dengan Li Claudia

Senin, 18 Mei 2026 - 20:29 WIB

Cekcok Komando dan PBB di Polsek Batu Aji Nyaris Ricuh, Aiptu Neri Beri Teguran: “Ini Bukan Pasar!”

Senin, 18 Mei 2026 - 18:58 WIB

Anak Hinterland Bisa Kuliah di UI, ITB hingga UGM, Pemko Batam Siapkan Beasiswa

Senin, 18 Mei 2026 - 16:55 WIB

Pemko Batam Susun Revolusi Persampahan, Tagihan Air dan Sampah Dikaji Digabung, Dua Zona Dikelola Swasta

Senin, 18 Mei 2026 - 15:50 WIB

Integrasikan CSR dan ESG, PLN Batam Hadirkan Ketahanan Energi dan Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru