Anak Hinterland Bisa Kuliah di UI, ITB hingga UGM, Pemko Batam Siapkan Beasiswa

- Publisher

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Wali Kota Batam. Foto: Istimewa

Kantor Wali Kota Batam. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam membuka jalan lebih lebar bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan tinggi. Tidak hanya bagi siswa berprestasi, program beasiswa kini juga secara khusus memprioritaskan pelajar dari wilayah hinterland dan keluarga kurang mampu.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan, Batam membutuhkan generasi muda yang terdidik, kompetitif, dan siap menjawab tantangan pembangunan di masa depan.

“Batam membutuhkan tenaga berpendidikan dan anak-anak yang siap bersaing. Mudah-mudahan melalui sosialisasi ini para siswa semakin bersungguh-sungguh menjadi generasi terbaik,” ujar Amsakar saat sosialisasi program beasiswa di Batam, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, Pemerintah Kota Batam kini menghadirkan skema baru dengan memperluas sasaran penerima. Jika sebelumnya beasiswa hanya difokuskan untuk siswa berprestasi, kini anak-anak dari pulau penyangga dan keluarga tidak mampu mendapat prioritas khusus.

BACA JUGA:  Rudi Targetkan Dua Minggu Lagi Batam Nol Kasus COVID-19

“Kami mencari varian baru, yaitu beasiswa untuk anak-anak hinterland dan yang kurang mampu. Kita ingin berpihak kepada mereka dan memberi jalan melalui pendidikan,” kata Amsakar.

Kepala Bagian Kerja Sama Setdako Batam John Hendri menjelaskan, program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan daerah sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi.

“Program ini kini mencakup siswa berprestasi melalui jalur SNBP, siswa kurang mampu melalui jalur SNBT, serta pelajar hinterland melalui kerja sama dengan perguruan tinggi mitra,” ujarnya.

Pemko Batam juga mengarahkan penerima beasiswa untuk mengambil program studi yang selaras dengan kebutuhan industri lokal, khususnya bidang rekayasa dan teknologi.

BACA JUGA:  Pimpin Upacara 17 Hari Bulan, Amsakar Tegaskan Komitmen Kolaboratif Bangun Batam

“Misalnya jurusan perkapalan, karena sangat relevan dengan industri galangan kapal di Batam. Seluruh daftar jurusan tercantum dalam Surat Edaran Wali Kota Nomor 134 Tahun 2026,” jelas John.

Untuk kategori siswa berprestasi, bantuan yang diberikan berupa pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Sementara penerima dari keluarga kurang mampu dan wilayah hinterland akan memperoleh bantuan UKT sekaligus dukungan biaya pendidikan lainnya.

Program ini bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi ternama, antara lain Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, serta kampus lokal seperti Universitas Maritim Raja Ali Haji dan Politeknik Negeri Batam.

BACA JUGA:  Video Detik-detik ASN Kemenhub Kelabui Petugas Bandara, Ternyata Bawa Sabu 3 Kg

Dengan tambahan dua kampus mitra baru, jumlah perguruan tinggi yang bekerja sama kini mencapai sembilan institusi.

“Untuk kategori kurang mampu tersedia di Politeknik Negeri Batam dan UMRAH. Sedangkan beasiswa untuk siswa hinterland tersedia di Politeknik Negeri Batam dan ITS,” terang John.

Saat ini, sekitar 100 mahasiswa telah dibiayai melalui program tersebut. Dengan perluasan kerja sama dan skema baru, jumlah penerima diperkirakan meningkat hingga sekitar 200 mahasiswa.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Batam untuk memastikan bahwa keterbatasan ekonomi dan lokasi tempat tinggal tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak daerah dalam meraih pendidikan tinggi dan masa depan yang lebih baik.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

HUT ke-81 RI: 1.357 Warga Binaan Batam Terima Remisi, 19 Langsung Bebas
Bareskrim Gerebek Sejumlah THM, Pemko Batam: Kalau Terbukti, Izinnya Dicabut
HUT ke-81 RI di Batam, Amsakar Serukan Persatuan dan Gotong Royong untuk Pembangunan
Penggerebekan Kasino Batam: 197 Orang Diamankan, 10 WNA dan Rp7,7 Miliar Disita
BP Batam Hormati Hak Warga, Buka Ruang Dialog dan Verifikasi dalam Penyiapan Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih
Jelang HUT ke-81 RI, Amsakar dan Li Claudia Pastikan Kesiapan Upacara di Batam
Sudah Pindah ke Batam, Tapi Tak Bisa Urus AK-1 karena KTP Non-Permanen
Kaveling Laut dan Reklamasi Tanpa Izin Marak di Batam, PSDKP Ungkap Tren Pelanggaran

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:00 WIB

HUT ke-81 RI: 1.357 Warga Binaan Batam Terima Remisi, 19 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:16 WIB

Bareskrim Gerebek Sejumlah THM, Pemko Batam: Kalau Terbukti, Izinnya Dicabut

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Penggerebekan Kasino Batam: 197 Orang Diamankan, 10 WNA dan Rp7,7 Miliar Disita

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:15 WIB

BP Batam Hormati Hak Warga, Buka Ruang Dialog dan Verifikasi dalam Penyiapan Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:12 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Amsakar dan Li Claudia Pastikan Kesiapan Upacara di Batam

Berita Terbaru