Mulai April, Kepri Siap Terima Wisatawan Mancanegara

- Publisher

Minggu, 14 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelabuhan Batam Center (ist)

Pelabuhan Batam Center (ist)

INIKEPRI.COM – Upaya Kepri memulihkan ekonomi dengan menggairahkan sektor pariwisata semakin mendapat perhatian serius. Lagoi di Bintan dan Nongsa Point Marina Batam menjadi poin awal untuk masuknya wisatawan mancanegara. Dua kawasan ini sudah siap dan siap menjalankannya dengan protokol kesehatan yang ketat serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukungnya.

Demikian di antara poin dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Kepri, di Graha Kepri, Batam, Sabtu (13/3). Rapat ini dipimpin langsung Gubernur H Ansar Ahmad. Hadir juga pada kesempatan itu Wakil Gubernur Kepri Hj. Marlin Agustina, Ketua DRPD Kepri Jumaga Nadeak, Sekdaprov Kepri H. TS. Arif Fadillah, Kapolda Kepri Irjend Pol Aris Budiman, Kajati Kepri Hari Setiyono, Danlantamal IV Laksamana Pertama Indarto Budiarto, Kepala Staf Kogabwilhan I Syafrudin, Kepala OPD Provinsi Kepri dan juga Sekdako Batam Jefridin.

Kesiapan di sektor pariwisata itu dimulai dengan vaksiniasasi. Akhir pekan depan, Gubernur Ansar memastikan bahwa pelaku pariwisata akan di vaksin. Dimana untuk tahap awal disediakan 2200 vial, yang diambilkan dari setok vaksin regular. Kekurangannya menunggu pengajuan ke pusat melalui kementrian kesehatan yang saat ini masih dalam proses.

BACA JUGA:  Siswi MTsN 3 Batam Raih Juara 1 Olimpiade Bahasa Arab Nasional 2025
rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Kepri, di Graha Kepri, Batam, Sabtu (13/3) (ist)

Pemberian vaksin nanti juga diprioritaskan pula kepada masyarakat di kawasan tersebut. Ini semua dalam upaya kembali reaktivasi sektor pariwisata, tambahnya.

Di Lagoi, Bintan, meski ada 15 hotel, namun baru 4 (empat) hotel yang akan buka. Kawasan ini juga sudah menyiapkan perangkat Swab PCR. Meski sudah tersedia, kemungkinan cukup menggunakan Genose yang terbukti efektif mendeteksi virus corona.

Saat ini, kata Gubernur, ada delapan GNose C19. Penggunaan GNose ini disambut baik mereka yang ingin berkunjung ke Kepri. Selain caranya yang mudah, juga biayanya yang murah.

BACA JUGA:  Ansar Hadiri Pelantikan Pengurus Daerah INTI Provinsi Kepri dan Cabang Kota Batam

“Secara umum mereka sangat siap. Mudah-mudahan langkah ini, menjadi awal yang baik mengembalikan Kepri sebagai daerah tujuan wisata. Sehingga perekonomian Kepri terus meningkat dan kembali mencapai pertumbuhan yang tinggi, dimana kasus penyebaran Covid-19 bisa terus ditekan,” kata Gubernur Ansar.

Menurut Gubernur, pihaknya juga terus berkomunikasi dengan Singapura. Termasuk mendapat dukungan dari pemerintah pusat, yang juga melakukan perbincangan secara goverment to goverment. Diperkirakan, mulai 21 April 2021 dua kawasan ini siap menerima wisatawan mancanegara.

Selain fokus pemulihan ekonomi melalui reaktivasi sektor pariwisata, penegakan protokol kesehatan di tempat umum, juga menjadi perhatian serius.

Gubernur tak ingin masyarakat terlena karena karena saat ini Kepri terus bergerak menuju zona hijau. Meski sudah hijau, Gubernur menekankan semua untuk disiplin dengan protokol kesehatan. Termasuk mereka yang sudah di vaksin, juga harus disiplin protokol kesehatan.

BACA JUGA:  Amsakar-Li Claudia Resmi Buka MTQH XXXIV Nongsa, Antusias Warga Bikin Wali Kota Kagum

Di antara beberapa lokasi yang mendapat perhatian serius untuk penegakan protokol kesehatan adalah tempat yang selalu menjadi tujuan ramai orang yang datang, seperti pasar. Para pedagang dan pengunjung diminta untuk tetap patuh dengan protokol kesehatan. Tim Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 diminta rutin melakukan penegakan itu.

Selain itu, juga dengan penegakkan protkes di transportasi umum seperti kapal feri yang melayani penumpang. Setiap penumpang harus menegakan protokol kesehatan. Begitupun dengan pengaturan jarak dan tempat duduk.

Adapun untuk fasilitas tempat umum lainnya seperti mall, rumah makan, tempat hihuran hingga taman bermain, solusinya dengan memaksimalkan tim Satgas Mobile, guna lebih maksimal dalam pengawasan.

“Mereka harus berpatroli rutin melakukan pegawasan, dan tetap sampaikan himbauan secara humanis. Agar mereka bisa menerima dengan baik, ” tutupnya. (RWH)

Berita Terkait

BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam
PLN Batam Pastikan Tarif Listrik Belum Naik, Masyarakat Diminta Cek Informasi Resmi
Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan
Cen Sui Lan Sambut Jamaah Haji Natuna di Asrama Haji Batam, Pemkab Siapkan Penyambutan di Ranai
Natuna Kembali Raih Opini WTP 2025, Cen Sui Lan: Hasil Kerja Keras Kita Bersama
Cuaca Batam 4 Juni 2026, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Pagi hingga Dini Hari
Respons BP Batam Soal Air Keruh di Tiban: ABHi Lakukan Penanganan dan Flushing Bertahap Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi
Volume Peti Kemas Direct Call Tembus 58 Ribu TEUs, TPK Batu Ampar Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:30 WIB

BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:46 WIB

PLN Batam Pastikan Tarif Listrik Belum Naik, Masyarakat Diminta Cek Informasi Resmi

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:29 WIB

Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:23 WIB

Cen Sui Lan Sambut Jamaah Haji Natuna di Asrama Haji Batam, Pemkab Siapkan Penyambutan di Ranai

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:00 WIB

Natuna Kembali Raih Opini WTP 2025, Cen Sui Lan: Hasil Kerja Keras Kita Bersama

Berita Terbaru