Sang Nanggala 402 bekerja tanpa sanjungan. Berkarya tanpa pujian. Menggetarkan dalam tiap tugas dan serbuan, karena satu kalimat melaksanakan kewajiban.
INIKEPRI.COM – Ditemui awak media, Dado Herdiansyah Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gema Aliansi Putra Putri Daerah (Garuda) ketika sedang berdiskusi bersama Komandan TRC BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta Pristiawan wahyu Buntoro, Sabtu (24/4/2021) mengatakan, saat ini dunia militer Indonesia sedang berduka, kita mendo’akan yang terbaik untuk awak kru KRI Nanggala-402.
Dado melanjutkan, dukungan do’a terbaik saat ini terus mengalir deras untuk KRI Nanggala-402 yang hilang di Laut Utara Bali.
“Meski telah berusia 40 tahun, tapi sebenarnya KRI Nanggala masih layak beroperasi, terbukti kapal selam yang berada di bawah kendali Satuan Kapal Selam Komando Armada RI Kawasan Timur, masih dioperasikan bahkan dijadwalkan memperkuat armada tempur TNI Angkatan Laut dalam latihan dan ujicoba rudal di Laut Bali,” kata Dado.
Selain itu, DPN Garuda, kata Dado, juga mengapresiasi gerak cepat TNI AL dalam melakukan pencarian KRI Nanggala-402.

“DPN Garuda meminta untuk pemerintah melalui Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk segera merevitalisasi Alutsista Militer yang dimiliki Republik Indonesia,” ujar Dado.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispen AL) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono meyakini KRI awak kapal KRI Nanggala-402 melakukan prosedur hemat oksigen.
“Mereka akan melakukan prosedur penghematan,” kata Kadispenal, Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, Sabtu (24/4/2021), sebagaimana dilansir Antara.
Nanggala-402 hanya memiliki setia, “The order of command” atau perintah komando dari pemiliknya Rakyat Indonesia, yang mengamanahkannya pada TNI AL bertugas menjaga kedaulatan setiap jengkal perairan Nusantara dari para pengganggu dan penyusup. Berpuluh tahun bertugas dalam tenang bukan waktu yang singkat. Tentu juga tidak mudah, mengarungi samudera pengabdian bergerak sendiri dalam gelap di dasar dalam senyap
Sementara itu, menurut Pristiawan W Buntoro mengatakan, apa yang dilakukan jajaran TNI AL bersama instansi pendukung sudah sangat tepat dalam melakukan tahapan pencarian dan penyelamatan, karena waktu cadangan oksigen sangat menipis.

“Mari kita semua, seluruh rakyat Indonesia bersama berdoa dikhususkan pada seluruh awak dan personil Kapal Selam Nanggala-402 Agar diberi keselamatan oleh Allah Subhanahuwataala,” tutup Komandan TRC BPBD DIY tersebut. (RD)

















