WNA India yang Kabur dari Karantina Ditemukan Lagi Makan Martabak di Batam

- Publisher

Kamis, 29 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – 7 Warga Negara Asing (WNA) asal India yang lolos dari karantina karena kongkalikong dengan pegawai pemerintah DKI Jakarta, satu persatu mulai ditemukan oleh pihak kepolisian.

Mulanya, polisi sempat kesulitan menelusuri warga India yang tercecer dari karantina tersebut. 

“Orangnya tidak ada di hotel yang semestinya mereka ditempatkan,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta Komisaris Akhmad Alexander Yurikho, dilansir dari Tempo.co

Usut punya usut, ternyata WNA India tersebut sudah berhasil lolos karantina Covid-19 itu pergi ke kota-kota besar yang menjadi tujuan awal mereka. 

BACA JUGA:  Amsakar: Batik Batam Harus Jadi Ikon dan Sumber Ekonomi Baru

“Di sana, mereka ditampung oleh komunitas sesama warga India, perusahaan tempat mereka akan bekerja, sampai keluarga yang sudah lebih dulu menetap di Indonesia,” kata Alexander di Polres Bandara Soekarno-Hatta, Rabu 28 April 2021.

Seorang WNA India yang membayar jutaan rupiah untuk menghindari karantina Covid-19 14 hari itu, Cherelovapil Mukri Muhammad Jabir, misalnya ditemukan polisi sedang makan martabak di Komplek Tanjung Pantun, Sungai Jodoh, Batam, Kepulauan Riau.

BACA JUGA:  Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan iPhone, Rokok dan Barang Ilegal Lainnya Senilai Milyaran Rupiah

“Dia bersama komunitas India lainnya di Batam,” kata Alexander.

Begitu juga Senthil Ranganathan ditangkap di Bandung bersama komunitasnya. Senthil berhasil lolos dari karantina Covid-19 lantaran dibantu oleh Zakaria Ramdhan yang bekerja sebagai staf di perusahaan tempat Senthil bekerja. 

Lalu, ada pula WN India atas nama Kankurte Madhuri yang berhasil lolos dari karantina atas bantuan suami dan anaknya yang sudah dua tahun tinggal di Indonesia. Suami Madhuri, Sathyanarayana Raomendarkar terlebih dulu memesan kamar di Mercure Hotel sebagai pilihan tempat karantina.

BACA JUGA:  Projo & Sarinah Kepri Berbagi Ribuan Paket Sembako Di Batam

Namun ternyata itu hanyalah siasat saja. Kankurte dijemput sang suami di pelataran Terminal 3, dan langsung membawanya dengan taksi menuju ke apartemen mereka di Jakarta Barat.

Adapun WN India Patel Narendra, dan Patel Satish Darayan ditemukan polisi di Surabaya. Mereka menginap di Jalan Kertajaya Indah Timur, Darmawangsa Surabaya. 

Tersisa Dua yang Belum Ditemukan

Berita Terkait

Mooncake Festival Meriah, Amsakar Bicara Potensi Budaya untuk Gerakkan Ekonomi Batam
18 Koperasi Desa Merah Putih Batam Diverifikasi, Tinggal Menunggu Tahap Serah Terima
Cegah Banjir, Batam Rutin Normalisasi Drainase hingga Siapkan Kolam Retensi 2027
Amsakar Dorong Guru Al-Qur’an Lebih Kreatif, Tak Hanya Kuasai Materi tapi Juga Teknologi
Amsakar – Li Claudia Siapkan SWRO untuk Penuhi Kebutuhan Air Data Center, Waduk Tetap untuk Masyarakat
Pastikan Kebutuhan Air Warga Tak Terganggu, Data Center Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 lt/s
Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang, Investasi SDM Untuk Masa Depan Anak Hinterland
Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:57 WIB

Mooncake Festival Meriah, Amsakar Bicara Potensi Budaya untuk Gerakkan Ekonomi Batam

Senin, 28 September 2026 - 07:22 WIB

18 Koperasi Desa Merah Putih Batam Diverifikasi, Tinggal Menunggu Tahap Serah Terima

Minggu, 27 September 2026 - 07:05 WIB

Amsakar Dorong Guru Al-Qur’an Lebih Kreatif, Tak Hanya Kuasai Materi tapi Juga Teknologi

Sabtu, 26 September 2026 - 07:49 WIB

Amsakar – Li Claudia Siapkan SWRO untuk Penuhi Kebutuhan Air Data Center, Waduk Tetap untuk Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 07:59 WIB

Pastikan Kebutuhan Air Warga Tak Terganggu, Data Center Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 lt/s

Berita Terbaru