Berapa Lama Tubuh Kebal Corona Setelah Disuntik Vaksin COVID-19?

- Publisher

Jumat, 21 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Hingga sekarang mungkin masih ada pertanyaan berapa lama daya tahan vaksin COVID-19. Menurut Direktur Bio Farma, Honesti Basyir sampai sekarang belum diketahui mengenai hal tersebut.

“Mengacu uji klinis hampir semua vaksin, belum ada satupun yang mengatakan daya tahan vaksin berapa lama, 6 bulan, 1 tahun, 2 tahun. Itu belum ada yang memastikan,” kata Honesti dalam rapat dengan Komisi IX DPR RI, dikutip dari kanal YouTube DPR RI, Kamis (20/5/2021).

BACA JUGA:  Canggih! Dilengkapi GPS, Setiap Dosis Vaksin Covid19 Dibuat untuk Satu Penduduk

Dia mengatakan ada informasi kemungkinan daya tahan itu minimal satu tahun. Namun Honesti menegaskan belum bisa dikatakan seperti itu sebab belum ada data penelitiannya.

Honesti menambahkan saat ini juga dilakukan penelitian lanjutan Sinovac di Bandung. Dengan tujuan mendapatkan waktu daya tahan vaksin tersebut.

BACA JUGA:  Vaksin Covid-19 Bisa Besarkan Penis? Ini Faktanya

Menurut Honesti tidak perlu dilakukan karena tidak ada data pembanding. Ini berbeda dengan relawan vaksin yang memiliki data sebelum dan sesudah vaksin.

Honesti yang juga menjadi relawan uji klinis mengatakan data tersebut sebagai pembanding apakah antibodi-nya muncul.

Dia mengatakan tidak disarankan untuk melakukan tes antibodi tersebut. Menurutnya cara pengetesannya juga tidak ada standar dari WHO. “Tidak disarankan melakukan tes antibodi, tidak ada pembandingnya. Cara pengetesan enggak lazim tidak ada standar WHO,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Vaksin COVID-19 Pfizer Sedang Diincar Masyarakat, Halalkah?

Senada dengan Honesti, Ketua Komnas PP KIPI Hinky Hindra Irawan Satari juga tidak menyarankan untuk melakukan pengetasan itu.

“Kalau dianjurkan tidak perlu diperiksa, mengandalkan hasil uji. Sinovac sudah selesai,” kata Hindra. (AFP/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa
Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Berita Terbaru