INIKEPRI.COM – Aktivitas fisik tetap diperlukan untuk menjaga kebugaran tubuh selama menjalankan ibadah puasa. Namun, pemilihan jenis olahraga serta waktu pelaksanaannya perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan kelelahan atau dehidrasi.
Anjuran tersebut sejalan dengan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang menyarankan olahraga berintensitas rendah hingga sedang selama berpuasa. Aktivitas ringan dinilai mampu menjaga metabolisme tanpa memaksa tubuh bekerja terlalu keras saat tidak ada asupan makanan dan minuman.
Pilih Olahraga Ringan dan Tidak Menguras Energi
Beberapa jenis olahraga yang aman dilakukan saat puasa antara lain:
Jalan kaki
Aktivitas ini mudah dilakukan tanpa peralatan khusus dan tidak membebani tubuh. Jalan santai menjelang waktu berbuka juga bisa menjadi pilihan sambil menunggu azan magrib.
Yoga dan tai chi
Gerakan yang terkontrol membantu meningkatkan fleksibilitas, melatih pernapasan, serta memberikan efek relaksasi bagi tubuh dan pikiran.
Pilates dan stretching
Latihan ini berfokus pada kekuatan inti dan kelenturan otot dengan intensitas yang tidak terlalu berat, sehingga aman dilakukan saat energi terbatas.
Bersepeda santai atau jogging ringan
Boleh dilakukan dalam durasi singkat dan intensitas rendah, terutama pada sore hari menjelang berbuka agar energi segera tergantikan setelah makan.
Perhatikan Waktu Berolahraga
Waktu terbaik untuk berolahraga saat puasa adalah:
- Menjelang berbuka puasa, sehingga tubuh dapat segera mendapatkan asupan cairan dan nutrisi.
- Setelah berbuka (dengan jeda waktu), ketika tubuh sudah kembali memiliki energi.
Sebaliknya, olahraga berat di siang hari sebaiknya dihindari karena berisiko menyebabkan dehidrasi dan kelelahan.
Imbangi dengan Pola Makan Seimbang
Agar olahraga tetap aman dan bermanfaat, kebutuhan gizi harus terpenuhi saat sahur dan berbuka. Menu dianjurkan mengandung:
- Karbohidrat sebagai sumber energi
- Protein untuk pemulihan otot
- Lemak sehat
- Sayur dan buah sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat
Kecukupan cairan juga penting. Disarankan mengonsumsi sekitar 2 liter air setiap hari, yang dapat dibagi:
- 2 gelas saat sahur
- 2 gelas saat berbuka
- 4 gelas di malam hari
Kenali Sinyal Tubuh
Jika saat berolahraga muncul keluhan seperti pusing, lemas berlebihan, atau tanda dehidrasi, aktivitas sebaiknya segera dihentikan dan tubuh diberi waktu untuk beristirahat.
Dengan memilih jenis olahraga yang tepat, menjaga pola makan, serta memperhatikan waktu pelaksanaan, puasa tetap bisa dijalani dengan tubuh yang sehat, bugar, dan berenergi.
Penulis : DI
Editor : IZ

















